Kisah Amr bin Ash Marah kepada Khalifah Utsman: Anak Unta yang Baru Disapih Itu Akan Binasa!
Jum'at, 18 Oktober 2024 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa dia memegang jabatan di Mesir itu sebelum ia berangkat ke Afrika, dan bahwa perang itu baru selesai dalam tahun 28 atau tahun 30 Hijri, atau sesudah itu.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Barqah dan Tripoli Tanpa Perlawanan
Menurut Haekal, perang di Afrika berakhir sesudah Amr menumpas pemberontakan orang-orang Romawi di Mesir serta pengusiran mereka yang kedua kalinya dari Iskandariah, dan bahwa peristiwa itu terjadi pada akhir-akhir tahun 25 atau permulaan tahun 26 Hijri.
Afrika yang disebut oleh orang Arab waktu itu ialah Afrika bagian utara yang membentang dari Tunis sampai ke Tangier di Maroko.
Semua kawasan ini berada di bawah kekuasaan Romawi, yang telah memperoleh pemerintahan otonomi di bawah seorang pangeran dari Romawi dengan pembayaran pajak setiap tahun yang begitu besar kepada pihak Byzantium.
Ada yang mengatakan bahwa penguasanya ketika diserang pasukan Arab itu bernama Gregory [atau Jirjir seperti dalam sebutan at-Tabari, Ibn Asir dan yang lain]. Ia telah mengambil tanggung jawab di tempat itu dari Byzantium, dan mengumumkan dirinya sebagai kaisar.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Iskandariah: Kemenangan Muslimin di Naqiyus
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Barqah dan Tripoli Tanpa Perlawanan
Menurut Haekal, perang di Afrika berakhir sesudah Amr menumpas pemberontakan orang-orang Romawi di Mesir serta pengusiran mereka yang kedua kalinya dari Iskandariah, dan bahwa peristiwa itu terjadi pada akhir-akhir tahun 25 atau permulaan tahun 26 Hijri.
Afrika yang disebut oleh orang Arab waktu itu ialah Afrika bagian utara yang membentang dari Tunis sampai ke Tangier di Maroko.
Semua kawasan ini berada di bawah kekuasaan Romawi, yang telah memperoleh pemerintahan otonomi di bawah seorang pangeran dari Romawi dengan pembayaran pajak setiap tahun yang begitu besar kepada pihak Byzantium.
Ada yang mengatakan bahwa penguasanya ketika diserang pasukan Arab itu bernama Gregory [atau Jirjir seperti dalam sebutan at-Tabari, Ibn Asir dan yang lain]. Ia telah mengambil tanggung jawab di tempat itu dari Byzantium, dan mengumumkan dirinya sebagai kaisar.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Iskandariah: Kemenangan Muslimin di Naqiyus
(mhy)
Lihat Juga :