Peranan Orang Persia dalam Daulah Abbasiyah: Dihabisi di Era Khalifah Al-Muktasim
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian ketika al-Mahdi anak al-Mansur menduduki jabatan khalifah menggantikan ayahnya, maka diapun mempercayakan wazirnya kepada anak Khalid ibn Barmaki, yaitu Yahya ibn Khalid, selain itu dia pun kawin dengan orang Persia yang kelak menjadi ibu Harun al-Rasyid.
Syed Mahmudunnasir dalam bukunya berjudul "Islam Konsepsi dan Sejarahnya" (Bandung: Rosda Bandung, 1988) menyebut andil orang-orang Persia semakin meningkat dan mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Harun alRasyid dan al-Makmun.
Baca juga: Perkembangan Ilmu Kimia dan Farmasi di Era Daulah Abbasiyah
Pada masa pemerintahan Harun al-Rasyid, dia telah benar-benar memberikan peranan yang penting kepada orang-orang Persia.
Selain dia mengangkat Yahya dalam jabatan wazir juga kemudian digantikan oleh Ja’far ibn Khalid, bahkan semua jabatan tinggi negara baik sipil maupun militer telah diduduki oleh orang-orang pilihan dari keluarga Persia, juga mereka diberikan wewenang penuh untuk mengatur pajak dalam pemerintahan.
Selain itu, sumbangan bangsa Persia dalam memajukan pemerintahan Daulah Abbasiyah adalah mempersembahkan istana-istana yang mereka bangun di Baghdad timur karena mereka telah menjadi hartawan yang kaya.
Ada satu istana yang di bangun oleh wazir Ja’far yang diberi nama “istana Ja’farin” yang disumbangkannya kepada Khalifah Harun al-Rasyid dalam kedudukannnya sebagai khalifah.
Andil mereka yang lain dalam pemerintahan Daulah Abbasiyah adalah kedermawanan mereka yang memberikan hadiah-hadiah kepada para penyair, ahli ilmu, sehingga ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat. Mereka juga pandai mengatur administrasi negara, sehingga pemerintahan Daulah Abbasiyah menjadi kaya raya karena pendapatan negara meningkat yang membuat kehidupan rakyat menjadi makmur.
Baca juga: Perkembangan Ilmu Matematika, Astronomi dan Fisika di Era Daulah Abbasiyah
Akibat dari kemampuan dan ketangguhan mereka dalam mengendalikan pemerintahan Daulah Abbasiyah membuat nama mereka terkenal di mana-mana yang membuat mereka menjadi pujaan dan buah tutur atau buah bibir masyarakat.
Syed Mahmudunnasir dalam bukunya berjudul "Islam Konsepsi dan Sejarahnya" (Bandung: Rosda Bandung, 1988) menyebut andil orang-orang Persia semakin meningkat dan mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Harun alRasyid dan al-Makmun.
Baca juga: Perkembangan Ilmu Kimia dan Farmasi di Era Daulah Abbasiyah
Pada masa pemerintahan Harun al-Rasyid, dia telah benar-benar memberikan peranan yang penting kepada orang-orang Persia.
Selain dia mengangkat Yahya dalam jabatan wazir juga kemudian digantikan oleh Ja’far ibn Khalid, bahkan semua jabatan tinggi negara baik sipil maupun militer telah diduduki oleh orang-orang pilihan dari keluarga Persia, juga mereka diberikan wewenang penuh untuk mengatur pajak dalam pemerintahan.
Selain itu, sumbangan bangsa Persia dalam memajukan pemerintahan Daulah Abbasiyah adalah mempersembahkan istana-istana yang mereka bangun di Baghdad timur karena mereka telah menjadi hartawan yang kaya.
Ada satu istana yang di bangun oleh wazir Ja’far yang diberi nama “istana Ja’farin” yang disumbangkannya kepada Khalifah Harun al-Rasyid dalam kedudukannnya sebagai khalifah.
Andil mereka yang lain dalam pemerintahan Daulah Abbasiyah adalah kedermawanan mereka yang memberikan hadiah-hadiah kepada para penyair, ahli ilmu, sehingga ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat. Mereka juga pandai mengatur administrasi negara, sehingga pemerintahan Daulah Abbasiyah menjadi kaya raya karena pendapatan negara meningkat yang membuat kehidupan rakyat menjadi makmur.
Baca juga: Perkembangan Ilmu Matematika, Astronomi dan Fisika di Era Daulah Abbasiyah
Akibat dari kemampuan dan ketangguhan mereka dalam mengendalikan pemerintahan Daulah Abbasiyah membuat nama mereka terkenal di mana-mana yang membuat mereka menjadi pujaan dan buah tutur atau buah bibir masyarakat.
Lihat Juga :