Kisah Iblis Menyamar sebagai Suraqah Ibnu Malik dalam Perang Badar
Jum'at, 08 November 2024 - 14:11 WIB
loading...
Iblis tampil dalam gabungan tentara setan dalam bentuk seorang yang mereka kenal, bernama Suraqah Ibnu Malik Ibnu Ju’syum, yang ditakuti Suku Quraisy karena ada dendam di antara mereka. Ilustrasi; AI
A
A
A
JIN seringkali sering menampakkan diri di masa Rasulullah SAW . Kadangkala mereka tampil laiknya manusia. Hal ini terjadi, misalnya, pada saat awal Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul.
Pakar tafsir, Ibnu Katsir menceritakan ketika pemuka-pemuka suku di Makkah berunding untuk menghadapi Nabi Muhammad SAW, iblis tampil dalam bentuk seorang tua terhormat dari suku Najed dan memberikan mereka saran agar memilih dari setiap suku seorang pemuda.
Kemudian, pemuda-pemuda pilihan itu secara bersamaan membunuh Muhammad. Dengan demikian, suku Nabi Muhammad ( Quraisy ) tidak dapat menuntut balas karena mereka akan berhadapan dengan banyak suku.
Ibnu Katsir mengemukakan juga riwayat yang dinisbahkan kepada Ibnu Abbas RA bahwa dalam perang Badar , iblis tampil dalam gabungan tentara setan dalam bentuk seorang yang mereka kenal, bernama Suraqah Ibnu Malik Ibnu Ju’syum, yang ditakuti Suku Quraisy karena ada dendam di antara mereka.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Suraqah berkata kepada kaum musyrikin, "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan aku adalah pembela kamu.”
Akan tetapi, ketika perang berkecamuk, Rasulullah mengambil segumpal tanah dan melemparkannya ke muka orang-orang musyrik sehingga mereka kacau balau.
Kala itu, malaikat Jibril menuju ke arah iblis yang menyerupai Suraqah yang sedang memegang tangan salah seorang musyrik. Dan, setelah ia melihat Jibril, makhluk terkutuk itu melepaskan tangan yang dipegang dan meninggalkan medan pertempuran bersama kelompoknya.
Rasulullah SAW juga pernah bercerita bahwa dirinya sempat menangkap jin Ifrit. Rasulullah menyampaikan kepada para sahabat sebagai berikut:
"Semalam, tiba-tiba muncul di hadapanku jin Ifrit untuk membatalkan sholatku, Allah menganugerahkan aku kemampuan menangkapnya dan aku bermaksud mengikatnya pada salah satu tiang masjid hingga kalian semua di pagi hari dapat melihatnya. Tetapi, aku mengingat ucapan (permohonan) saudaraku (Nabi) Sulaiman, 'Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku'.” ( QS Shad : 35).
Baca juga: Jangan Keliru, Inilah Perbedaan Jin, Setan dan Iblis
Tiga Golongan
Jin memiliki kemampuan membentuk dirinya dalam berbagai bentuk. Selain berwujud manusia, jin juga dapat tampil dalam wujud binatang.
Pakar tafsir, Ibnu Katsir menceritakan ketika pemuka-pemuka suku di Makkah berunding untuk menghadapi Nabi Muhammad SAW, iblis tampil dalam bentuk seorang tua terhormat dari suku Najed dan memberikan mereka saran agar memilih dari setiap suku seorang pemuda.
Kemudian, pemuda-pemuda pilihan itu secara bersamaan membunuh Muhammad. Dengan demikian, suku Nabi Muhammad ( Quraisy ) tidak dapat menuntut balas karena mereka akan berhadapan dengan banyak suku.
Ibnu Katsir mengemukakan juga riwayat yang dinisbahkan kepada Ibnu Abbas RA bahwa dalam perang Badar , iblis tampil dalam gabungan tentara setan dalam bentuk seorang yang mereka kenal, bernama Suraqah Ibnu Malik Ibnu Ju’syum, yang ditakuti Suku Quraisy karena ada dendam di antara mereka.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Suraqah berkata kepada kaum musyrikin, "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan aku adalah pembela kamu.”
Akan tetapi, ketika perang berkecamuk, Rasulullah mengambil segumpal tanah dan melemparkannya ke muka orang-orang musyrik sehingga mereka kacau balau.
Kala itu, malaikat Jibril menuju ke arah iblis yang menyerupai Suraqah yang sedang memegang tangan salah seorang musyrik. Dan, setelah ia melihat Jibril, makhluk terkutuk itu melepaskan tangan yang dipegang dan meninggalkan medan pertempuran bersama kelompoknya.
Rasulullah SAW juga pernah bercerita bahwa dirinya sempat menangkap jin Ifrit. Rasulullah menyampaikan kepada para sahabat sebagai berikut:
"Semalam, tiba-tiba muncul di hadapanku jin Ifrit untuk membatalkan sholatku, Allah menganugerahkan aku kemampuan menangkapnya dan aku bermaksud mengikatnya pada salah satu tiang masjid hingga kalian semua di pagi hari dapat melihatnya. Tetapi, aku mengingat ucapan (permohonan) saudaraku (Nabi) Sulaiman, 'Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku'.” ( QS Shad : 35).
Baca juga: Jangan Keliru, Inilah Perbedaan Jin, Setan dan Iblis
Tiga Golongan
Jin memiliki kemampuan membentuk dirinya dalam berbagai bentuk. Selain berwujud manusia, jin juga dapat tampil dalam wujud binatang.
Lihat Juga :