Ini Pekerjaan Malaikat dan Jin yang Mendampingi Tiap Orang
Rabu, 13 November 2024 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Perhatikanlah hadis berikut agar Anda tahu bagaimana kedua pendamping ini, jin dan malaikat, bersaing untuk mengarahkan manusia. Al-Hafizh Abu Musa, dalam hadis Abu Zubair dari Jabir, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Saat seseorang beranjak ke tempat tidur, ia dikejar oleh satu malaikat dan satu setan. Malaikat berkata: 'Akhirilah dengan kebaikan."
Sementara itu, setan berkata: 'Tutuplah dengan keburukan.'
Jika orang ini berzikir kepada Allah hingga tidur, malaikat mengusir setan hingga tak berdaya.
Ketika ia bangun, setan dan malaikat menghambur kepadanya. Malaikat berkata: 'Awalilah dengan kebaikan.'
Sementara itu, setan berkata: 'Awalilah dengan keburukan.'
Baca juga: Mengenal Malaikat Hafazhah, Malaikat Penjaga Badan dan Roh
Jika orang ini mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan jiwaku sesudah mematikannya dan tidak mematikannya dalam tidurnya. Segala puji bagi Allah yang mencabut jiwa yang ditakdirkan untuk mati dan melepaskan jiwa yang lain hingga waktu tertentu.
Segala puji bagi Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak tergelincir. Jika keduanya runtuh, niscaya tidak ada seorang pun yang mampu menahannya selain Dia.
Segala puji bagi Allah yang menahan langit agar tidak jatuh menimpa bumi, kecuali atas izin-Nya,' malaikat mengusir setan dan melemahkannya."
Mengomentari hadis di atas, pen-fahqiq kitab Al-Wabil ash-Shayyib mengatakan, “Hadis ini diriwayatkan juga oleh Ibnu Hibban (No. 2362), al-Hakim (1/538). Disahihkan dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Rijal hadits adalah tsiqah. Al-Haitsami menuturkan hadis ini dalam Majma' az-Zawa'id (10/120) dan ia mengatakan: 'Diriwayatkan oleh Abu Ya'Ta sementara perawinya adalah perawi hadis sahih, kecuali Ibrahim asy-Syami'.”
Kami katakan, “Sesungguhnya, yang benar adalah Ibrahim bin al-Hajjaj as-Sami: dengan sin."
“Saat seseorang beranjak ke tempat tidur, ia dikejar oleh satu malaikat dan satu setan. Malaikat berkata: 'Akhirilah dengan kebaikan."
Sementara itu, setan berkata: 'Tutuplah dengan keburukan.'
Jika orang ini berzikir kepada Allah hingga tidur, malaikat mengusir setan hingga tak berdaya.
Ketika ia bangun, setan dan malaikat menghambur kepadanya. Malaikat berkata: 'Awalilah dengan kebaikan.'
Sementara itu, setan berkata: 'Awalilah dengan keburukan.'
Baca juga: Mengenal Malaikat Hafazhah, Malaikat Penjaga Badan dan Roh
Jika orang ini mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan jiwaku sesudah mematikannya dan tidak mematikannya dalam tidurnya. Segala puji bagi Allah yang mencabut jiwa yang ditakdirkan untuk mati dan melepaskan jiwa yang lain hingga waktu tertentu.
Segala puji bagi Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak tergelincir. Jika keduanya runtuh, niscaya tidak ada seorang pun yang mampu menahannya selain Dia.
Segala puji bagi Allah yang menahan langit agar tidak jatuh menimpa bumi, kecuali atas izin-Nya,' malaikat mengusir setan dan melemahkannya."
Mengomentari hadis di atas, pen-fahqiq kitab Al-Wabil ash-Shayyib mengatakan, “Hadis ini diriwayatkan juga oleh Ibnu Hibban (No. 2362), al-Hakim (1/538). Disahihkan dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Rijal hadits adalah tsiqah. Al-Haitsami menuturkan hadis ini dalam Majma' az-Zawa'id (10/120) dan ia mengatakan: 'Diriwayatkan oleh Abu Ya'Ta sementara perawinya adalah perawi hadis sahih, kecuali Ibrahim asy-Syami'.”
Kami katakan, “Sesungguhnya, yang benar adalah Ibrahim bin al-Hajjaj as-Sami: dengan sin."
Lihat Juga :