Memperbaiki Hati, Salah Satu Cara Meraih Surga Allah Ta'ala
Senin, 31 Agustus 2020 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Hadis tersebut menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kesombongan adalah menolak kebenaran, menolak nasehat kebaikan, misalnya pergi meninggalkan dari majelis taklim yang dibacakan Qolallahu Ta'ala dan Qolarasulullahi shallallahu alaihi wa sallam. Kesombongan jenis ini adalah sombong dalam bentuk perbuatan, karena mulutnya tidak mengucapkan apapun.
(Baca juga : Balikkan Kinerja Jadi Untung, Pertamina Tak Bisa cuma Abrakadabra )
Kesombongan berikutnya karena memandang rendah orang yang menyampaikan kebenaran, sehingga pesan apapun yang disampaikan kepada mereka, meskipun pesan itu mengenai kebaikan akan dipandang sebelah mata. Harus kita sadari bahwa sesungguhnya kesombongan adalah sifat warisan Iblis laknatullah yang menjadi penghalang seseorang meraih surga.
Kesombongan adalah karakter perilaku penentang dakwah Rasulullah;
فَقَالَ الْمَلأ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ مَا نَرَاكَ إِلا بَشَرًا مِثْلَنَا وَمَا نَرَاكَ اتَّبَعَكَ إِلا الَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِ وَمَا نَرَى لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ ۞
”Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya, Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kalian memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami.” (QS. Hud: 27)
Padahal, sesungguhnya kesombongan adalah karakter Iblis laknatullah.
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيْسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِيْنَ
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan yang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 34)
(Baca juga : Mengenal Cara Berpakaian Ummul Mukminin )
Saat ini, tanamkan dalam hati agar kita dan keluarga bisa dibimbing Allah Ta'ala menuju surga. Mulai menjauhkan hati dan sifat buruk yang bisa menghalangi menuju surga. Tanamkan kelembutan di hati dan kecintaan kepada semua hal yang disyariatkan Allah dan rasul-Nya.
Wallahu A'lam.
(Baca juga : Balikkan Kinerja Jadi Untung, Pertamina Tak Bisa cuma Abrakadabra )
Kesombongan berikutnya karena memandang rendah orang yang menyampaikan kebenaran, sehingga pesan apapun yang disampaikan kepada mereka, meskipun pesan itu mengenai kebaikan akan dipandang sebelah mata. Harus kita sadari bahwa sesungguhnya kesombongan adalah sifat warisan Iblis laknatullah yang menjadi penghalang seseorang meraih surga.
Kesombongan adalah karakter perilaku penentang dakwah Rasulullah;
فَقَالَ الْمَلأ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ مَا نَرَاكَ إِلا بَشَرًا مِثْلَنَا وَمَا نَرَاكَ اتَّبَعَكَ إِلا الَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِ وَمَا نَرَى لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ ۞
”Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya, Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kalian memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami.” (QS. Hud: 27)
Padahal, sesungguhnya kesombongan adalah karakter Iblis laknatullah.
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيْسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِيْنَ
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan yang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 34)
(Baca juga : Mengenal Cara Berpakaian Ummul Mukminin )
Saat ini, tanamkan dalam hati agar kita dan keluarga bisa dibimbing Allah Ta'ala menuju surga. Mulai menjauhkan hati dan sifat buruk yang bisa menghalangi menuju surga. Tanamkan kelembutan di hati dan kecintaan kepada semua hal yang disyariatkan Allah dan rasul-Nya.
Wallahu A'lam.
(wid)
Lihat Juga :