Hiasan Rumah dalam Islam: Ini Lambang Kemewahan dan Kemusyrikan yang Dilarang
Selasa, 01 September 2020 - 05:00 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto/Tierbonavi
A
A
A
RUMAH adalah tempat yang dipakai seseorang untuk melindungi kebiasaan-kebiasaan tabiat dan dapat melepaskan diri dari ikatan-ikatan masyarakat sehingga dengan demikian tubuh ini bisa istirahat dan jiwa bisa tenang.
Baca juga: Pengembang Rumah Subsidi Tetap Optimistis di Tengah Pandemi
Untuk itulah Allah Taala berfirman dalam hubungannya dengan mengetengahkan kenikmatannya kepada manusia:
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنۢ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا
"Allah menjadikan untuk kamu rumah-rumah kamu sebagai tempat ketenangan." (QS an-Nahl: 80)
Rasulullah SAW senang sekali rumah yang luas, dan dimasukkan sebagai unsur kebahagiaan duniawi.
Maka sabdanya: "Empat hal yang membawa kebahagiaan, yaitu perempuan salehah , rumah yang luas, tetangga yang baik dan kendaraan yang enak." (Riwayat Ibnu Hibban)
Baca juga: Survei: 87% Perempuan Merasa Makeup Buat Mood Lebih Terjaga
Dan doa yang sering diucapkan Nabi ialah: "Ya Allah! Ampunilah dosaku, luaskanlah rumahku, berilah barakah dalam rezekiku! Kemudian beliau ditanya: Mengapa doa ini yang banyak engkau baca, ya Rasulullah? Maka jawab Nabi: Apa ada sesuatu yang lain yang kamu cintai?" (Riwayat Nasa'i dan Ibnu Sunni)
Rasulullah juga memerintahkan supaya rumah-rumah kita itu bersih, agar nampak syiar Islam yang diantaranya ialah bersih, dan agar merupakan tanda yang dapat membedakan seorang muslim dengan orang lain yang menurut penilaian agamanya, bahwa kotor itu merupakan salah satu wasilah untuk berkorban kepada Allah.
Baca juga: Doa Mustajab Muhammad bin Wasi’ di Tengah Kecamuk Perang
Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah itu baik, Dia suka kepada yang baik. Dia juga bersih, suka kepada yang bersih. Dia juga mulia, suka kepada yang mulia. Dia juga dermawan, sangat suka kepada yang dermawan. Oleh karena itu bersihkanlah halaman rumahmu, jangan kamu menyerupai orang-orang Yahudi." (Riwayat Tarmizi)
Lambang-Lambang Kemusyrikan
Seorang muslim tidak dilarang untuk menghias rumahnya dengan karangan bunga yang warna-warni, dan ukiran-ukiran serta hiasan yang halal.
Sebab Allah telah berfirman:
قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ ۚ
Baca juga: Pengembang Rumah Subsidi Tetap Optimistis di Tengah Pandemi
Untuk itulah Allah Taala berfirman dalam hubungannya dengan mengetengahkan kenikmatannya kepada manusia:
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنۢ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا
"Allah menjadikan untuk kamu rumah-rumah kamu sebagai tempat ketenangan." (QS an-Nahl: 80)
Rasulullah SAW senang sekali rumah yang luas, dan dimasukkan sebagai unsur kebahagiaan duniawi.
Maka sabdanya: "Empat hal yang membawa kebahagiaan, yaitu perempuan salehah , rumah yang luas, tetangga yang baik dan kendaraan yang enak." (Riwayat Ibnu Hibban)
Baca juga: Survei: 87% Perempuan Merasa Makeup Buat Mood Lebih Terjaga
Dan doa yang sering diucapkan Nabi ialah: "Ya Allah! Ampunilah dosaku, luaskanlah rumahku, berilah barakah dalam rezekiku! Kemudian beliau ditanya: Mengapa doa ini yang banyak engkau baca, ya Rasulullah? Maka jawab Nabi: Apa ada sesuatu yang lain yang kamu cintai?" (Riwayat Nasa'i dan Ibnu Sunni)
Rasulullah juga memerintahkan supaya rumah-rumah kita itu bersih, agar nampak syiar Islam yang diantaranya ialah bersih, dan agar merupakan tanda yang dapat membedakan seorang muslim dengan orang lain yang menurut penilaian agamanya, bahwa kotor itu merupakan salah satu wasilah untuk berkorban kepada Allah.
Baca juga: Doa Mustajab Muhammad bin Wasi’ di Tengah Kecamuk Perang
Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah itu baik, Dia suka kepada yang baik. Dia juga bersih, suka kepada yang bersih. Dia juga mulia, suka kepada yang mulia. Dia juga dermawan, sangat suka kepada yang dermawan. Oleh karena itu bersihkanlah halaman rumahmu, jangan kamu menyerupai orang-orang Yahudi." (Riwayat Tarmizi)
Lambang-Lambang Kemusyrikan
Seorang muslim tidak dilarang untuk menghias rumahnya dengan karangan bunga yang warna-warni, dan ukiran-ukiran serta hiasan yang halal.
Sebab Allah telah berfirman:
قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ ۚ
Lihat Juga :