Doa Cinta kepada Allah dan 4 Perkara Syarat Digandakannya Pahala Amal Saleh

Rabu, 18 Desember 2024 - 05:25 WIB
loading...
A A A
Amal saleh berbeda di sisi Allah SWT dari sisi jenis amal saleh itu sendiri, maka Allah mencintainya karena keagungannya di sisi-Nya melebihi yang lainnya, seperti iman umpamanya, salat dan lainnya, demikian pula berbeda-beda dari sisi waktu pelaksanaan amal tersebut.

Terkadang melaksanakan ibadah yang mafdhul di waktunya yang disyari’atkan padanya lebih utama dan lebih dicintai di sisi Allah SWT dari pada melaksanakan amal ibadah yang lebih utama di waktu itu. Umpamanya: mengulangi ucapan muazin di waktu azan lebih utama dari membaca al-Qur`an di waktu tersebut, padahal di waktu yang lain membaca al-Qur`an adalah ibadah zikir yang paling utama.

Baca juga: Doa-doa untuk Meluluhkan Hati Suami

Terkadang Allah SWT mencintai ibadah lebih banyak dari yang lainnya, karena manfaat dan pengaruhnya sampai kepada orang lain, seperti silaturahmi, dakwah kepada Allah SWT, dan sedekah.

Menurut Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa 22/308, sebagian ulama berkata: menulis hadis lebih utama dari pada salat sunnah, dan sebagian syaikh berkata: dua rekaat yang saya laksanakan di malam hari, di mana tidak ada orang lain yang melihat lebih utama dari pada menulis seratus hadis.

"Pada imam yang lain berkata, bahkan yang lebih utama adalah melakukan ini dan ini. Dan yang lebih utama adalah bervariasi dengan berbagai kondisi manusia," ujar Ibnu Taimiyah.

Di antara amal ibadah ada yang jenisnya lebih utama, menurutnya, kemudian terkadang menjadi marjuh (kurang utama) atau dilarang darinya, seperti salat. Sesungguhnya ia lebih utama dari pada membaca al-Qur`an. Membaca al-Qur`an adalah zikir yang paling utama, dan dzikir lebih utama dari doa.

Kemudian, salat di waktu-waktu yang dilarang, seperti setelah salat fajar dan ashar, dan di waktu khutbah adalah dilarang darinya. Dan yang dilakukan pada saat itu bisa dengan membaca al-Qur`an, atau zikir, atau doa, atau mendengarkan hal itu.

Ibnul Qayyim dalam kitab ‘Madarijus Salikin’ menambahkan yang paling utama di setiap waktu dan kondisi adalah mengutamakan ridha Allah SWT di waktu dan kondisi tersebut dan melaksanakan kewajiban di waktu tersebut, tugas dan tuntutannya.

Mereka itu ahli ibadah yang mutlak, dan golongan-golongan sebelum mereka ahli ibadah yang terikat, maka bila salah seorang dari mereka keluar dari jenis yang dia bergantung dengannya dari ibadah dan memisahinya, ia melihat dirinya seolah-olah telah berkurang dan meninggalkan ibadahnya.

Baca juga: Doa-doa Ibu Hamil untuk Janinnya

Ia menyembah menurut jalan yang satu, dan pelaku ibadah mutlak tidak ada tujuan baginya dalam satu ibadah secara tersendiri yang mengutamakannya terhadap yang lainnya. Akan tetapi tujuannya adalah mencari ridha Allah SWT di mana pun adanya.

Poros ibadahnya beredar di atasnya (ridha Allah SWT). Ia senantiasa berpindah di dalam tingkatan ibadah. Setiap kali diangkat baginya satu tingkatan yang dia amalkan, ia menyibukkan diri dengannya hingga nampak tingkatan yang lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tak Disangka! 2 Salat...
Tak Disangka! 2 Salat Ini Pahalanya Seperti Ibadah Haji
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Pahala Haji Mabrur:...
Pahala Haji Mabrur: Bebas Dosa, Hilang Fakir, Nilai Jihad Wanita
Pahala Haji Tak Main-Main:...
Pahala Haji Tak Main-Main: Surga Jadi Balasannya
Belum Bisa ke Tanah...
Belum Bisa ke Tanah Suci? Ini Amalan Berpahala Setara Haji dan Umrah
Pahala dan Keutamaan...
Pahala dan Keutamaan Umrah yang Penting Diketahui
Rekomendasi
Ilmuwan Deteksi Pemicu...
Ilmuwan Deteksi Pemicu Gempa Bumi Berkekuatan 9 Magnitudo
5 Penjelajah Dunia Paling...
5 Penjelajah Dunia Paling Legendaris dalam Sejarah
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved