Kisah Qais bin Shirman : Sahabat Nabi yang Tidak Sahur dan Tidak Berbuka Puasa

Kamis, 06 Maret 2025 - 08:46 WIB
loading...
Kisah Qais bin Shirman...
Kisah Qais bin Shirman yang tidak sahur dan tidak berbuka puasa karena miskin, menjadi awal turunnya surat Al-Baqarah ayat 187 tentang awal mula mengetahui ketentuan apa saja yang boleh dan dilarang selama puasa Ramadan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah sahabat Nabi Muhammad SAW ini mengandung banyak pelajaran tentang ketentuan puasa. Diceritakan Qais bin Shirmah, sahabat Rasulullah yang berasal dari kaum Anshar dan sehari-hari bekerja sebagai buruh di perkebunan kurma.

Kisah Qais bin Shirmah menjadi awal turunnya surat Al-Baqarah ayat 187 tentang awal mula mengetahui ketentuan apa saja yang boleh dan dilarang selama puasa Ramadan .

Dikisahkan, saat itu, bulan Ramadan berlangsung bertepatan dengan musim kemarau. Ketika waktu untuk berbuka telah tiba, Qais kembali ke rumahnya. Dia bertanya kepada istrinya apakah ada makanan untuk berbuka puasa. Namun, istrinya menjawab bahwa saat itumereka tidak punya makanan.

“Maafkan aku, suamiku. Hari ini kita tidak punya makanan apapun. Tunggulah sebentar, aku akan mencarikan makanan untukmu,” kata istri Qais, dikutip buku Pesona Ibadah Nabi (Ahmad Rofi’ Usmani, 2015).

Saat itu, istri Qais langsung keluar rumah dan mencari sesuatu yang bisa dimakan suaminya untuk berbuka puasa. Sedangkan Qais yang merasa lelah bekerja seharian, tertidur tanpa makan apapun untuk berbuka puasa. Tidak lama kemudian, istrinya datang membawa makanan. Tetapi ketika dia melihat suaminya tidur nyenyak, dia tidak membangunkannya. Qais bin Shirmah tidur sampai keesokan harinya.

Baca juga: Kisah Qais Shirmah : Sahabat Nabi yang Menjadi Sebab Ditentukannya Puasa Ramadan dan Aturannya

Keesokan harinya, Qais melanjutkan puasa Ramadan dan berpuasa tanpa makan sejak kemarin. Hari itu, dia kembali bekerja di kebun kurma. Namun, saat sedang bekerja, dia pingsan. Karena itu, para sahabat melaporkan kejadian tersebut kepada Rasulullah. Tidak lama kemudian, turunlah Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 187 yang berbunyi:

Artinya: “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah ayat 187).

Mengetahui hal itu, para sahabat pun merasa lega karena mereka masih diperbolehkan untuk makan dan minum sampai terbitnya fajar. Rasulullah juga bersabda,

“Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) adalah makan sahur.” (HR. Muslim).

Turunnya surat Al-Baqarah ayat 187 merupakan pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan puasa Ramadan dengan ketentuan-ketentuan yang telah dianjurkan. Tentang waktu sahur dan berbuka puasa pada bulan Ramadan yaitu dari matahari terbit sampai matahari terbenam. Kemudian, dalam ayat ini juga dijelaskan bahwa boleh bersetubuh suami-istri pada malam hari di bulan Ramadan.

Baca juga: Rukun Puasa Ramadan Beserta Syarat Wajibnya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Rekomendasi
Hama Kutu Busuk Asia...
Hama Kutu Busuk Asia Mulai Merongrong Petani di Amerika dan Inggris
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
Gunung Berapi Ditemukan...
Gunung Berapi Ditemukan Tersembunyi di Laut Selatan Pacitan
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved