Asal-usul Diturunkannya Lailatul Qadar, Yuk Simak!

Selasa, 25 Maret 2025 - 05:00 WIB
loading...
Asal-usul Diturunkannya...
Asal-usul Lailatul Qadar ini, ternyata tidak lepas dari kisah Syamun Al-Ghazi alaihissalam, salah satu Nabi dari kalangan Bani Israil yang dikenal tangguh melawan kezaliman di zamannya. Syamun Al-Ghazi sering dijuluki Samson. Foto ilustrasi/youtube
A A A
Asal-usul diturunkannya Lailatul Qadar memiliki sejarah dan kisah menarik. Inilah salah satu nikmat besar yang Allah karuniakan kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Asal-usul Lailatul Qadar ini, ternyata tidak lepas dari kisah Syam'un Al-Ghazi 'alaihissalam , salah satu Nabi dari kalangan Bani Israil yang dikenal tangguh melawan kezaliman di zamannya. Syam'un Al-Ghazi sering dijuluki Samson.

Nama Syam'un sendiri artinya "yang berasal dari matahari". Sedangkan Al-Ghazi, artinya yang berasal dari Ghazi (Ghaza, Palestina). Beliau memiliki kelebihan dapat melunakkan besi hingga merobohkan istana. Kelemahannya ada pada rambutnya. Wallahu A'lam.

Dalam tafsir Ibnu Katsir diceritakan, setelah Bani Israil ditinggal wafat Nabi Musa 'alaihissalam, mereka melakukan berbagai macam pelanggaran syariat, hingga Allah menghukum mereka dengan munculnya penguasa zalim yang menjajah mereka. Banyak yang dijarah, dibunuh, hingga Taurat dirampas mereka. Hingga ada seorang wanita hamil berharap akan melahirkan anak lelaki calon Nabi.

Allah mengabulkan harapan mereka dan lahirlah seorang anak lelaki yang diberi nama Syam'un. Dalam riwayat lain Samuel. Setelah dewasa, Nabi ini diminta oleh masyarakat Bani Israil, agar menunjuk seseorang sebagai pemimpin mereka, sehingga bisa dilakukan perang melawan penjajah. Lalu sang Nabi menunjuk orang yang saleh namanya Thalut. Hingga terjadilah perang melawan Jalut, dan Daud berhasil membunuh Jalut. (Tarsir Ibnu Katsir, 1/665).

Tentang siapa sosok Nabi itu, ada dua pendapat ulama. Ada yang mengatakan Syam'un dan ada yang mengatakan Syamuel. (Tarsir Ibn Katsir, 1/665)

Baca juga: Kisah Nabi Samson dalam Surat Al-Baqarah Ayat 246

Kisah Nabi Syam'un Al-Ghazi

Dalam Kitab Muqasyafatul Qulub karangan Imam Al-Ghazali diceritakan bahwa Rasulullah SAW berkumpul bersama para sahabat di bulan Ramadan. Kemudian Rasulullah bercerita tentang seorang Nabi dari kalangan Bani Israil bernama Syam'un Al-Ghozi yang membuat beliau tersenyun.

Dikisahkan, Nabi Syam'un berperang melawan penguasa yang zalim. Keperkasaan Nabi Syam'un dipergunakan untuk menentang penguasa Bani Israil yang dikenal sangat zalim kala itu. Sang raja Bani Israil mencari jalan untuk menundukkan Nabi Syam'un. Berbagai cara dilakukan termasuk menyediakan emas dan harta berlimpah sebagai hadiah. Singkat cerita, Nabi Syam'un Ghazi terperdaya oleh istrinya.

Karena cintanya kepada istrinya, Nabi Syam'un berkata pada istrinya, "Jika engkau ingin mendapatkanku dalam keadaan tak berdaya, maka ikatlah aku dengan potongan rambutku." Sang istri pun diam-diam mengikat Nabi Syam'um saat tertidur. Lalu beliau dibawa ke hadapan sang raja.

Nabi Syam'un disiksa hingga dibutakan matanya dan dipertontonkan di istana raja. Karena diperlakukan sedemikian hebatnya, Nabi Syam'un berdoa memohon pertolongan Allah. Doa Nabi Syam'un dikabulkan Allah. Istana raja bersama seluruh masyarakatnya hancur beserta isteri dan para kerabat yang mengkhianatinya.

Kemudian Nabi Syam'un bersumpah kepada Allah akan menebus semua dosa-dosanya dengan menumpas semua kebathilan dan kekufuran yang lamanya 1.000 bulan tanpa henti. Riwayat lain menyebutkan, ketika doanya dikabulkan Allah, Nabi Syam'un menggunakan kekuatannya untuk meruntuhkan seluruh istana sehingga mengorbankan raja dan istri beliau sendiri.

Setelah kejadian itu, Nabi Syam'un bersumpah untuk beribadah selama 1.000 bulan (83 tahun 4 bulan). Ketika Rasulullah SAW selesai menceritakan kisah Nabi Syam'un yang berjihad fisabilillah selama 1.000 bulan, para sahabat berkata: "Ya Rasulullah, kami ingin juga beribadah seperti Nabiyullah Syam'un Ghozi."

Kemudian Rasulullah diam sejenak dan Malaikat Jibril pun datang dan mewahyukan kepada Rasulullah tentang satu malam yang sangat agung. Bahwa pada bulan Ramadhan ada satu malam, di mana malam itu lebih baik daripada 1.000 bulan. Itulah Lailatul Qadar yang jika seorang mendapatkannya, maka malam itu lebih baik daripada ibadah 83 tahun 4 bulan atau menyamai ibadahnya Nabi Syam'un seribu bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Menyambut Kedatangan...
Menyambut Kedatangan Lailatul Qadar dengan Iktikaf Sesuai Sunnah Rasulullah
Apakah Kemuliaan Malam...
Apakah Kemuliaan Malam Lailatul Qadar hanya Diberikan pada Umat Muslim Saja? Begini Penjelasannya
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Tiga Lempeng Tektonik...
Tiga Lempeng Tektonik Aktif Pemicu Gempa Bumi di Indonesia
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Artikel Terkini
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved