Keutamaan Malam Jumat dan Amalan-amalan yang Dianjurkan

Kamis, 06 November 2025 - 16:45 WIB
loading...
A A A
أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَ وَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ بِنِعْمَتِكَ (بِعَمَلِي) وَ أَبُوْءُ بِذَنْبِيْ (بِذُنُوْبِيْ) فَاغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ إِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ


Aku memasuki malam ini (dengan memegang teguh) janji-Mu semampuku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari keburukan (akibat) perilakuku, karunia-Mu selalu tercurahkan atas diriku, sedangkan aku senantiasa bergelimang lumpur dosa, maka ampunilah dosa-dosaku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

Syekh Thusi, Sayid Ibnu Thawus (pengarang kitab Iqbâl al-‘Amal), Kaf’ami, dan Sayid Ibnu Baqi berkata, “Disunnahkan membaca doa berikut ini di malam dan siang hari Jumat dan Arafah.” Aku nukilkan doa tersebut dari kitab al-Mishbâh, karya Syekh Thusi ra sebagai berikut ini:

اَللَّهُمَّ مَنْ تَعَبَّأَ وَ تَهَيَّأَ وَ أَعَدَّ وَ اسْتَعَدَّ لِوِفَادَةٍ إِلَى مَخْلُوْقٍ رَجَاءَ رِفْدِهِ وَ طَلَبَ نَائِلِهِ وَ جَائِزَتِهِ فَإِلَيْكَ يَا رَبِّ تَعْبِيَتِيْ وَ اسْتِعْدَادِيْ رَجَاءَ عَفْوِكَ وَ طَلَبَ نَائِلِكَ وَ جَائِزَتِكَ، فَلاَ تُخَيِّبْ دُعَائِيْ يَا مَنْ لاَ يَخِيْبُ عَلَيْهِ سَائِلٌ (السَّائِلُ‏) وَ لاَ يَنْقُصُهُ نَائِلٌ، فَإِنِّيْ لَمْ آتِكَ ثِقَةً بِعَمَلٍ صَالِحٍ عَمِلْتُهُ وَ لاَ لِوِفَادَةِ مَخْلُوْقٍ رَجَوْتُهُ، أَتَيْتُكَ مُقِرًّا عَلَى نَفْسِيْ بِالْإِسَاءَةِ وَ الظُّلْمِ مُعْتَرِفًا بِأَنْ لاَ حُجَّةَ لِيْ وَ لاَ عُذْرَ، أَتَيْتُكَ أَرْجُوْ عَظِيْمَ عَفْوِكَ الَّذِيْ عَفَوْتَ بِهِ عَنِ الْخَاطِئِيْنَ (الْخَطَّائِينَ‏)، فَلَمْ يَمْنَعْكَ طُوْلُ عُكُوْفِهِمْ عَلَى عَظِيْمِ الْجُرْمِ أَنْ عُدْتَ عَلَيْهِمْ بِالرَّحْمَةِ، فَيَا مَنْ رَحْمَتُهُ وَاسِعَةٌ وَ عَفْوُهُ عَظِيْمٌ، يَا عَظِيْمُ يَا عَظِيْمُ يَا عَظِيْمُ، لاَ يَرُدُّ غَضَبَكَ حِلْمُكَ وَ لاَ يُنْجِيْ مِنْ سَخَطِكَ إِلاَّ التَّضَرُّعُ إِلَيْكَ، فَهَبْ لِيْ يَا إِلَهِيْ فَرَجًا بِالْقُدْرَةِ الَّتِيْ تُحْيِيْ بِهَا مَيْتَ الْبِلاَدِ وَ لاَ تُهْلِكْنِيْ غَمًّا حَتَّى تَسْتَجِيْبَ لِيْ وَ تُعَرِّفَنِي الْإِجَابَةَ فِيْ دُعَائِيْ وَ أَذِقْنِيْ طَعْمَ الْعَافِيَةِ إِلَى مُنْتَهَى أَجَلِيْ، وَ لاَ تُشْمِتْ بِيْ عَدُوِّيْ، وَ لاَ تُسَلِّطْهُ عَلَيَّ، وَ لاَ تُمَكِّنْهُ مِنْ عُنُقِيْ،


Ya Allah, ketika seseorang rela mengorbankan (waktu dan harga dirinya) serta mempersiapkan (segala sesuatu) untuk menjumpai sesamanya demi mengharapkan pemberian, anugerah, dan hadiah, maka (kini) aku rela (memngorbankan waktu dan harga diriku untuk menjumpai)-Mu demi mengharapkan ampunan, anugerah, dan hadiah-Mu, maka janganlah Kau sia-siakan doaku, Wahai Zat yang tidak pernah menyia-nyiakan peminta-Nya, curahan anugerah-Nya (kepada makhluk) takkan mengurangi (keagungan)-Nya. (Ya Allah), aku tidak datang (menghadap)-Mu dengan mengandalkan amal saleh yang pernah kukerjakan, dan tidak juga karena mengharap kepada (sesamaku); Aku datang kepada-Mu karena aku mengakui telah berbuat buruk dan zalim atas diriku sendiri, karena aku mengakui bahwa aku tidak memiliki alasan (atas perbuatan dosaku); aku datang kepada-Mu karena mengharapkan besarnya ampunan-Mu yang karenanya Kauampuni para pelaku kesalahan, panjangnya masa mereka berbuat dosa tidak mencegah-Mu untuk mencurahkan rahmat kepada mereka, wahai Zat yang rahmat-Nya luas dan ampunannya besar, Wahai Zat Yang Mahaagung, wahai Zat Yang Mahaagung, wahai Zat Yang Mahaagung, hanya lautan kesabaran-Mu yang mampu memadamkan api kemurkaan-Mu, hanya bersimpuh di haribaan-Mu yang mampu menyelamatkan(ku). Wahai Sembahanku, anugerahkanlah kepadaku kebangkitan dengan kekuatan-Mu yang mampu menghidupkan negeri-negeri yang mati, jangan Kaucelakakan aku karena kesedihan (yang menimpaku karena tidak terkabulkannya doaku) sehingga Engkau mengabulkannya dan menunjukkan hal itu kepadaku, hadirkan kepadaku kesehatan (dan keselamatan) hingga penghujung ajalku, jangan Kaubahagiakan musuhku karena (ulah)ku, dan jangan Kaujadikan ia berkuasa atas diriku.

اَللَّهُمَّ (إِلَهِيْ) إِنْ وَضَعْتَنِيْ فَمَنْ ذَا الَّذِيْ يَرْفَعُنِيْ، وَ إِنْ رَفَعْتَنِيْ فَمَنْ ذَا الَّذِيْ يَضَعُنِيْ وَ إِنْ أَهْلَكْتَنِيْ فَمَنْ ذَا الَّذِيْ يَعْرِضُ لَكَ فِيْ عَبْدِكَ أَوْ يَسْأَلُكَ عَنْ أَمْرِهِ، وَ قَدْ عَلِمْتُ أَنَّهُ لَيْسَ فِيْ حُكْمِكَ ظُلْمٌ وَ لاَ فِيْ نَقِمَتِكَ عَجَلَةٌ، وَ إِنَّمَا يَعْجَلُ مَنْ يَخَافُ الْفَوْتَ وَ إِنَّمَا يَحْتَاجُ إِلَى الظُّلْمِ الضَّعِيْفُ وَ قَدْ تَعَالَيْتَ يَا إِلَهِيْ عَنْ ذَلِكَ عُلُوّا كَبِيْرًا.


Ya Allah, jika Engkau menghinakanku, maka siapakah yang mampu mengangkat (martabat)ku. Jika Engkau mengangkat (martabat)ku, maka siapakah yang mampu menghinakanku. Jika Engkau mencelakakanku, maka siapakah yang berani memprotes tindakan-Mu terhadap hamba-Mu atau meragukan-Mu untuk urusannya, sedangkan aku tahu bahwa tiada kezaliman dalam ketentuan-Mu dan tiada ketergesa-gesaan dalam pembalasan-Mu; hanya orang yang takut tertinggal waktu yang tergesa-gesa dan hanya orang lemah yang merasa perlu (menggunakan tindak) kezaliman, dan Engkau, wahai Sembahanku, telah tersucikan dari itu semua,

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ فَأَعِذْنِيْ وَ أَسْتَجِيْرُ بِكَ فَأَجِرْنِيْ وَ أَسْتَرْزِقُكَ فَارْزُقْنِيْ وَ أَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ فَاكْفِنِيْ، وَ أَسْتَنْصِرُكَ عَلَى عَدُوِّيْ (عَدُوِّكَ) فَانْصُرْنِيْ وَ أَسْتَعِيْنُ بِكَ فَأَعِنِّيْ وَ أَسْتَغْفِرُكَ يَا إِلَهِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، آمِيْنَ آمِيْنَ آمِيْنَ‏


Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu, maka lindungilah aku; aku meminta jaminan keamanan kepada-Mu, maka kabulkanlah; aku mohon rezeki kepada-Mu, maka anugerahkanlah kepadaku; aku berpasrah diri kepada-Mu, maka cukupilah aku; aku mohon pertolongan kepada-Mu atas musuhku, maka tolonglah aku; aku mohon bantuan kepada-Mu, maka bantulah aku; dan aku mohon ampun kepada-Mu, Wahai Sembahanku, maka ampunilah aku, amin, Amin, Amin.

7. Membaca doa berikut ini 10 kali.

يَا دَائِمَ الْفَضْلِ عََلََى الْبَرِيَّةِ، يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ، يَا صَاحِبَ الْمَوَاهِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ خَيْرِ الْوَرَى سَجِيَّةً، وَ اغْفِرْ لَنَا يَا ذَا الْعُلَى فِيْ هَذِهِ الْعَشِيَّةِ


Wahai Zat yang anugerah-Nya selalu tercurahkan atas makhluk(-Nya), wahai Zat yang tangan-Nya selalu terbentang dengan pemberian, wahai Zat pemilik anugerah yang agung. Limpahkanlah shalawat(-Mu) kepada Muhammad dan keluarganya, makhluk terbaik perangainya, dan ampunilah aku di malam ini, wahai Zat Yang Maha Tinggi.

Syekh Thusi ra dan Sayid Ibnu Thawud serta yang lain menyebutkan doa berikut ini seraya berkata, “Disunnahkan membacanya di waktu sahar (dini hari) malam Jumat.”

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ هَبْ لِيَ الْغَدَاةَ رِضَاكَ وَ أَسْكِنْ قَلْبِيْ خَوْفَكَ وَ اقْطَعْهُ عَمَّنْ سِوَاكَ حَتَّى لاَ أَرْجُوَ وَ لاَ أَخَافَ إِلاَّ إِيَّاكَ


Ya Allah, curahkanlah shalawat(-Mu) kepada Muhammad dan keluarganya, anugerahkanlah ridha-Mu kepadaku di pagi ini, semayamkanlah di hatiku rasa takut kepada-Mu, putuskanlah harapannya dari selain-Mu sehingga aku tidak berharap dan takut kecuali kepada-Mu,

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ هَبْ لِيْ ثَبَاتَ الْيَقِيْنِ وَ مَحْضَ الْإِخْلاَصِ وَ شَرَفَ التَّوْحِيْدِ وَ دَوَامَ الْإِسْتِقَامَةِ وَ مَعْدِنَ الصَّبْرِ وَ الرِّضَا بِالْقَضَاءِ وَ الْقَدَرِ


Ya Allah, limpahkanlah shalawat(-Mu) kepada Muhammad dan keluarganya, anugerahkanlah kepadaku keyakinan yang tegar, keikhlasan yang murni, kemuliaan tauhid, istikamah yang langgeng, kesabaran, dan kepasrahan atas qadha` dan qadar,

يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ السَّائِلِيْنَ يَا مَنْ يَعْلَمُ مَا فِيْ ضَمِيْرِ الصَّامِتِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ اسْتَجِبْ دُعَائِيْ وَ اغْفِرْ ذَنْبِيْ وَ أَوْسِعْ رِزْقِيْ وَ اقْضِ حَوَائِجِيْ فِيْ نَفْسِيْ وَ إِخْوَانِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَ أَهْلِيْ،


Wahai Zat yang mampu memenuhi kebutuhan para peminta(-Nya) dan mengetahui segala yang tersimpan di hati orang-orang yang diam (tak berbicara), curahkanlah shalawat(-Mu) kepada Muhammad dan keluarganya, kabulkanlah doaku, ampunilah dosaku, lapangkanlah rezekiku, penuhilah seluruh kebutuhanku, (baik yang berhubungan dengan) diriku, saudara-saudaraku seagama, maupun keluargaku,

إِلَهِيْ طُمُوْحُ الْآمَالِ قَدْ خَابَتْ إِلاَّ لَدَيْكَ وَ مَعَاكِفُ الْهِمَمِ قَدْ تَعَطَّلَتْ إِلاَّ عَلَيْكَ وَ مَذَاهِبُ الْعُقُوْلِ قَدْ سَمَتْ إِلاَّ إِلَيْكَ، فَأَنْتَ الرَّجَاءُ وَ إِلَيْكَ الْمُلْتَجَأُ يَا أَكْرَمَ مَقْصُوْدٍ وَ أَجْوَدَ مَسْؤُوْلٍ، هَرَبْتُ إِلَيْكَ بِنَفْسِيْ


Wahai Sembahanku, semua titik harapan telah sirna kecuali (yang berada) di haribaan-Mu, semua semangat telah luntur kecuali (yang bergantung) kepada-Mu, dan semua jalan akal telah tertutup kecuali (yang menuju) ke hadirat-Mu, Engkau adalah satu-satunya harapan dan Engkaulah tempat pelarian, wahai Zat termulia yang diharapkan (oleh setiap makhluk) dan Zat paling dermawan yang patut dimohon, aku lari kepada-Mu,

يَا مَلْجَأَ الْهَارِبِيْنَ بِأَثْقَالِ الذُّنُوبِ أَحْمِلُهَا عَلَى ظَهْرِيْ، لاَ أَجِدُ لِيْ إِلَيْكَ شَافِعًا سِوَى مَعْرِفَتِيْ بِأَنَّكَ أَقْرَبُ مَنْ رَجَاهُ الطَّالِبُوْنَ وَ أَمَّلَ مَا لَدَيْهِ الرَّاغِبُْونَ، يَا مَنْ فَتَقَ الْعُقُوْلَ بِمَعْرِفَتِهِ وَ أَطْلَقَ الْأَلْسُنَ بِحَمْدِهِ وَ جَعَلَ مَا امْتَنَّ بِهِ عَلَى عِبَادِهِ فِيْ كِفَاءٍ لِتَأْدِيَةِ حَقِّهِ، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ عَلَى عَقْلِي سَبِيْلاً وَ لاَ لِلْبَاطِلِ عَلَى عَمَلِيْ دَلِيْلاً


Wahai tempat perlindungan orang-orang yang melarikan diri (dari dosa), dengan memikul beban dosa di punggungku, aku tidak menemukan syafaat di hadapan-Mu kecuali aku tahu bahwa Engkau adalah Zat terdekat yang diharapkan oleh para pengharap dan para perindu yang mengharapkan kebaikan di sisi-Nya, wahai Zat yang membuka akal-akal manusia dengan cahaya makrifat-Nya, membuka lidah-lidahnya dengan pujian kepada diri-Nya, dan membentangluaskan anugerah-Nya di hadapan hamba-hamba-Nya secara cukup supaya mereka dapat memenuhi hak-Nya, curahkanlah shalawat(-Mu) kepada Muhammad dan keluarganya, jangan Kau berikan jalan kepada setan untuk menembus akalku, dan jangan Kau jadikan kebatilan sebagai penunjuk jalan bagi perilakuku.

Ketika pagi hari Jumat tiba, bacalah doa berikut ini:

أَصْبَحْتُ فِيْ ذِمَّةِ اللَّهِ وَ ذِمَّةِ مَلاَئِكَتِهِ وَ ذِمَمِ أَنْبِيَائِهِ وَ رُسُلِهِ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ وَ ذِمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ ذِمَمِ الْأَوْصِيَاءِ مِنْ آلِ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ آمَنْتُ بِسِرِّ آلِ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ وَ عَلاَنِيَتِهِمْ وَ ظَاهِرِهِمْ وَ بَاطِنِهِمْ، وَ أَشْهَدُ أَنَّهُمْ فِيْ عِلْمِ اللَّهِ وَ طَاعَتِهِ كَمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ


Aku memasuki pagi ini di bawah lindungan (jaminan) Allah, para malaikat, nabi, dan rasul-Nya, serta di bawah lindungan (jaminan) Muhammad saw dan para washî dari keturunannya as, aku beriman kepada apa yang tersimpan dan yang tampak (dari) keluarga Muhammad as; lahir dan batin mereka, dan bersaksi bahwa mereka (berada dalam naungan) ilmu Allah dan taat kepada-Nya sebagaimana Muhammad saw.

Baca juga: Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Khotbah Jumat Bulan...
Khotbah Jumat Bulan Syawal: Berbenah Diri Pasca-Ramadan
Hari Ini Jumat Terakhir...
Hari Ini Jumat Terakhir Syaban, Perbanyak Doa Sambut Bulan Ramadan
4 Surat Al Quran Dianjurkan...
4 Surat Al Quran Dianjurkan Dibaca di Malam Jumat, Apa Saja?
Rekomendasi
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Sejarah dan Asal Usul...
Sejarah dan Asal Usul Pemalang, Kabupaten yang Terkait Kejayaan Kesultanan Mataram Islam
Artikel Terkini
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Infografis
5 Amalan Sunnah Saat...
5 Amalan Sunnah Saat Turun Hujan yang Dianjurkan Rasulullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved