Kisah Hikmah: Pesan Cinta dari Kuburan
Minggu, 15 Juni 2025 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
“Wahai Abu Ishaq, maukah engkau tunjukkan kepadaku di mana kuburan itu?” tanya Ghasuli.
“Wahai Ghasuli, bermuamalah engkau kepada Allah, niscaya Dia akan memperlihatkan kepadamu berbagai keajaiban dan keanehan,” sahut Ibrahim.
Maksud dari perkataan Ibrahim adalah ketika kita mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah mungkin saja akan menghadirkan kuasa-Nya, hal-hal yang jauh di luar dari akal nalar seorang manusia itu sendiri. Kemudian salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mencintai kekasih-Nya, yakni Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mereka yang mencintai Tuhan-Nya.
Baca juga: Kuburan Adalah Bagian dari Taman Surga Sekaligus Lubang Neraka
Tentang kecintaan kepada Allah ini, dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Allah berfirman, ‘CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungiKu.” (HR. Ahmad).
Sementara hadis lain menyebutkan bahwa mencintai Allah merupakan tanda seseorang merasakan manisnya iman.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Tiga perkara yang seseorang akan merasakan manisnya iman, satu, ia lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari yang lainnya. Dua, ia mencintai seseorang hanya karena Allah. Tiga, ia benci untuk kembali pada kekufuran sebagaimana ia benci bila dilemparkan dalam neraka.”
Baca juga: 6 Kunci untuk Lebih Dekat dengan Allah, Apa Saja?
“Wahai Ghasuli, bermuamalah engkau kepada Allah, niscaya Dia akan memperlihatkan kepadamu berbagai keajaiban dan keanehan,” sahut Ibrahim.
Maksud dari perkataan Ibrahim adalah ketika kita mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah mungkin saja akan menghadirkan kuasa-Nya, hal-hal yang jauh di luar dari akal nalar seorang manusia itu sendiri. Kemudian salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mencintai kekasih-Nya, yakni Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mereka yang mencintai Tuhan-Nya.
Baca juga: Kuburan Adalah Bagian dari Taman Surga Sekaligus Lubang Neraka
Tentang kecintaan kepada Allah ini, dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
“Allah berfirman, ‘CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintaiKu. CintaKu menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungiKu.” (HR. Ahmad).
Sementara hadis lain menyebutkan bahwa mencintai Allah merupakan tanda seseorang merasakan manisnya iman.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Tiga perkara yang seseorang akan merasakan manisnya iman, satu, ia lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari yang lainnya. Dua, ia mencintai seseorang hanya karena Allah. Tiga, ia benci untuk kembali pada kekufuran sebagaimana ia benci bila dilemparkan dalam neraka.”
Pelajaran Kisah
Cinta seorang muslim kepada Allah Subhanahu wa ta'ala mengharuskan ia mencintai Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Kenapa demikian? Sebab, Rasulullah merupakan kekasih Allah . Rasulullah SAW pun sangat mencintai umatnya. Mencintai Rasulullah merupakan tanda mencintai Allah dan mencintai Rasulullah termasuk kunci meraih cinta Allah SWT. Orang yang mencintai Rasulullah SAW akan dicintai Allah Ta'ala.Baca juga: 6 Kunci untuk Lebih Dekat dengan Allah, Apa Saja?
(wid)
Lihat Juga :