Istri pun Manusia Biasa, Jangan Paksakan Seperti Bidadari Surga

Rabu, 09 September 2020 - 07:21 WIB
loading...
Istri pun Manusia Biasa,...
Memaksa karakter seorang istri harus searus dengan dirinya adalah awal prahara. Bukan kebaikan yang didapat, justru konfliklah yang akan kerap muncul dan menghiasai rumah tangganya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Karakter perempuan itu memang unik. Kelembutan yang membalutnya ibarat pisau bermata dua, semuanya tajam. Banyak lelaki yang tumbang terhina karena terpedaya rayuan lembutnya. Tidak sedikit pula lelaki yang tegak mulia karena kasih sayang dan kesabaran yang selalu menemaninya.

Sekalipun balutan hijab menutupi keindahan tubuhnya, perempuan tetap menggoda; yaitu lewat kelembutan suaranya, karena itu perempuan dilarang berlemah lembut saat berbicara dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Lantas bagaimana ketika auratnya terumbar lepas?

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

“Wanita adalah aurat, sehingga ketika ia keluar (rumah), setan akan menjadikannya menarik sebagai objek perhatian.” (HR. at-Tirmidzi)

(Baca juga : Setan Senang Melihat Orang Beriman Bersedih )

Sehingga jangan heran, ketika sebelum menikah, seorang laki-laki akan melihat seorang perempuan yang hendak dinikahinya begitu sempurna , seolah tidak ada minusnya sedikitpun. Dialah yang paling cantik, paling menarik, paling baik, paling perhatian, dan lain sebagainya.

Tapi, setelah menikah, hari berganti hari, bulan berlalu bulan, tahun menyapa tahun, karakter masing-masing semakin jelas terlihat. Bagi yang tidak mengerti dan pemahaman agamanya lemah, konflik kerap tersulut api dan dianggapnya seolah benang kusut yang sulit terurai. Adapun bagi yang mengerti, ia adalah seni dan keindahan dari sebuah dinamika kehidupan rumah tangga.

Menurut Ustadz Saed as-Saedy, Lc, seorang suami harus mengerti, bahwa seorang istri yang selalu mendampingi dirinya bukanlah bak bidadari surga, yang tidak memiliki cacat atau kurang sedikit pun, entah fisiknya maupun akhlaknya, yang harus terlihat sempurna dan sesuai keinginannya.

(Baca juga : Mengapa Jodoh Tak Kunjung Datang? )

Jika bidadari surga digambarkan sebagai profil yang super cantik dengan segala keindahan dan kesempurnaan dirinya, maka sebagai manusia, seorang istri atau muslimah tentu banyak kekurangan. Seorang istri adalah manusia biasa, yang menyimpan banyak kekurangan dan kelemahan, yang selayakanya ditutupi dan dilengkapi oleh kelebihan suaminya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

“Janganlah seorang mukmin (suami) membenci mukminah (istri), apabila ia tidak suka dengan salah satu akhlaknya, ia tentu akan ridha dengan akhlak yang lainnya.” (HR. Muslim)

(Baca juga : Istri Tak Taat, Suami Berhak Tidak Menafkahi? )

Ustadz Saed mengingatkan, sedari awal, suami harus sadar, karakter seorang istri tidaklah sama dengan karakternya. Memaksa karakter seorang istri harus searus dengan dirinya adalah awal prahara. Bukan kebaikan yang didapat, justru konfliklah yang akan kerap muncul dan menghiasai rumah tangganya. Ketika ada hal yang perlu diputuskan, bermusyawarahlah dengannya, timbanglah sisi baik dan buruknya, sampaikanlah argumentasi dengan baik dan tanggapilah saran-sarannya dengan bijak.

Allah Ta'ala berfirman :

وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ

“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 159)

(Baca juga : Pasar Baru Bandung, Rahim Saudagar Sukses dan Kiblat Busana Muslim )

Benar, seorang suami adalah kepala rumah tangga, pemimpin bagi istri dan anakanaknya. Tapi bukan berarti kediktatoran menjadi pilihannya. Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang mengerti keadaan rakyatnya, mendengarkan keluhannya, memperhatikan kondisi mereka dan melindunginya dari segala keburukan yang mengancam.

Lihat firman Allah Ta'ala :

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

“Dan bergaulah dengan mereka (istri-istri) menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.” (QS. an-Nisa’: 19)

Hendaklah seorang suami menjadi pemimpin bijak yang dicintai anggota keluarganya. Ia harus paham, seorang istri adalah wanita yang diciptakan dari tulang rusuk yang paling bengkok.

(Baca juga : Dewas KPK Gelar Sidang Putusan Etik Firli Bahuri Pekan Depan )

Karena itu seorang suami, dituntut untuk bersikap yang adil, lembut, penyabar dan perhatian kepada istrinya. Janganlah dipaksakan karakternya, selama itu baik dan tidak keluar dari rambu-rambu agama, biarkanlah karakter itu menjadi identitasnya. Seorang suami cukup memoles dan mengarahkannya sesuai tuntunan syariat, dengan cara yang baik dan penuh kelembutan. Sebuah hadis menjelaskan:

اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ

“Hendaklah kalian saling menasihati kepada para wanita (istri) dengan kebaikan, karena sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok ialah yang paling atas. Apabila engkau memaksa untuk meluruskannya, maka ia akan patah, dan jika engkau biarkan apa adanya, ia akan tetap bengkok. Karena itu hendaklah kalian saling menasihati kepada para wanita (istri) dengan kebaikan.” (HR. Bukhari) (Baca juga : BLT Dilanjutkan, Mampukah Dorong Ekonomi? )

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Nanti Malam Takbiran,...
Nanti Malam Takbiran, Muslimah Boleh Lho Ikutan!
Pengin Cantik Alami?...
Pengin Cantik Alami? 6 Amalan Ini Bisa Diamalkan Kaum Muslimah
7 Amalan Wanita Haid...
7 Amalan Wanita Haid di Hari Lebaran, Sayang untuk Dilewatkan!
3 Hal Harus Dihindari...
3 Hal Harus Dihindari Kaum Wanita saat Merayakan Idulfitri, Apa Itu?
Rekomendasi
Fenomena Alam Ini Ternyata...
Fenomena Alam Ini Ternyata yang Bikin Pendaki di Gunung Everest Ketakutan
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved