Ngerinya Dosa Umbar Aib dan Caci Maki di Medsos

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:26 WIB
loading...
A A A
Syaikh tersebut akan memberitahukan aibnya dan cara menyembuhkannya. Syaikh seperti ini jarang ditemukan di zaman sekarang. Orang yang menemukan syaikh atau ulama seperti tipe di atas, maka dia sejatinya telah menemukan seorang dokter yang handal sehingga ia tidak meninggalkan syaikh tersebut.

Baca juga: Suka Bergosip tentang Selebritas? Ini Hukumnya dalam Islam

2. Mencari teman yang jujur.

Teman yang jujur, akan peka mata batinnya dan tentu saja taat menjalankan syariat-syariat-Nya. Dia bisa menjadikan temannya itu sebagai pengawas atas dirinya untuk mengamati berbagai keadaan dan perbuatannya. Mengingatkannya terhadap akhlak dan perbuatan yang tidak disenangi.

Amirul Mukminin Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu pernah berkata, “Semoga Allah merahmati orang-orang yang menunjukkan kepada kami aib-aib kami.”

Ketika Salman radhiyallahu'anhu datang, Umar bertanya kepadanya mengenai aib-aibnya. Lalu Salman berkata, “Aku mendengar bahwa engkau memakan dua lauk sekaligus, dan bahwa engkau memiliki dua pakaian indah, yaitu satu pakaian indah untuk siang hari dan satu pakaian indah untuk malam hari.”

Umar bertanya, “Apakah ada berita lain yang tidak kau dengar? Iya menjawab tidak. Lalu Umar bertanya lagi, “Kalau yang ini sudah diwakili oleh orang lain.”

Umar juga bertanya kepada Hudzaifah radhiyallahu'anhu. “Apakah aku termasuk orang-orang munafik?” Umar radhiyallahu'anhu bertanya demikian karena barangsiapa yang tingkat kesadarannya telah tinggi, maka ia semakin curiga terhadap diri sendiri.

Hanya saja, teman seperti ini sulit ditemukan karena sedikit sekali teman yang tidak menjilat sehingga ia mau memberitahukan aib, atau yang tidak dengki, sehingga ia tidak memberitahukan melebihi yang wajib. Dahulu, generasi salaf sangat senang terhadap orang yang mengingatkan aib mereka. Namun sekarang, orang yang paling sering dibenci adalah orang yang memberitahukan aib kita.

Hal di atas (benci kepada orang yang mengingatkan aib kita), merupakan bukti lemahnya iman kita, karena akhlak yang buruk itu seperti kalajengking. Seandainya ada orang yang mengingatkan kita akan adanya kalajengking di balik pakaian salah seorang di antara kita, maka kita akan memberinya penghargaan dan sibuk membunuh kalajengking itu. Padahal akhlak yang buruk itu lebih besar bahasanya daripada kalajengking.

3. Mencari informasi tentang aib diri sendiri dari ucapan musuh

Karena pandangan kebencian itu akan mengungkapkan berbagai keburukan. Manfaat yang dipetik seseorang dari musuh sengit yang menyebutkan aib-aibnya itu lebih besar daripada manfaat yang dipetik dari seorang teman penjilat yang menutupi aib-aibnya.

4. Bergaul dengan banyak orang

Setiap hal yang ia lihat tercela di antara manusia itu ia hendaknya menjauhi.

Karena itu, senang dan berterima kasih karena orang lain sudah menyebutkan aib kita adalah sifat mulia yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang beriman. Dengan mengetahui aib sendiri, maka kita akan berusaha untuk selelau memperbaikinya.

Hanya saja, yang terkadang menjadi masalah adalah apakah kita siap jika ada teman akrab yang menunjukkan aib kita? Cara terbaik untuk menjadi ikhlas ketika ada orang lain yang menunjukkan aib kita adalah dengan bersyukur. Bersyukur kepada Allah Ta’ala karena Dia telah mengirimkan orang lain untuk menunjukkan aib kita. Jika kita sabar dan sadar bahwa aib kita memang harus dibuang dan segera memperbaiki diri, insya Allah kita akan merasa senang jika ada yang menunjukkan aib diri kita.

Baca juga: Doa Rasulullah agar Diberi Jalan Keluar dari Kesulitan Hidup
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Adakah Balasan dan Pahala...
Adakah Balasan dan Pahala dari Menutupi Aib Orang Lain dalam Islam?
Neraka Dijadikan Candaan,...
Neraka Dijadikan Candaan, Begini Ancaman Allah dalam Al Quran
Mengolok-olok dan Merendahkan...
Mengolok-olok dan Merendahkan Orang Lain Perbuatan Tercela yang Sangat Dibenci Allah SWT
Islam Melarang Mencela...
Islam Melarang Mencela dan Mengumpat Anak, Begini Alasannya
Masih Sibuk Cari Aib...
Masih Sibuk Cari Aib Orang Lain? Inilah Tips Melihat Aib Sendiri
Suka Mencari-cari Kesalahan...
Suka Mencari-cari Kesalahan dan Aib Orang? Begini Hukumnya dalam Islam
Rekomendasi
Ketika Islam Mengawali...
Ketika Islam Mengawali Peradaban Hampir dari Nol Lagi
Pluvial Carnian Fenomena...
Pluvial Carnian Fenomena Hujan 2 Juta Tahun Lalu di Bumi Terungkap
Pantai di Iran Tiba-tiba...
Pantai di Iran Tiba-tiba Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved