Kisah Hikmah : Antara Niat dan Catatan Amal
Sabtu, 08 November 2025 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Karenanya ia akan mendapatkan harapannya itu di surga. Kemudian dalam derajat akhirat ia akan menyusul orang-orang yang telah melakukannya, tanpa kepayahan dalam melakukan di dunia.” (Muhammad bin Abdillah Al-Jurdani, Mishbahuz Zhalam Syarhu Nailil Maram min Ahaditsil Anam, [Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah], halaman 17).
Hadis Nabi saw tentang Keistimewaan Niat Kisah-kisah di atas berkesesuaian dengan hadits Nabi Muhammad saw yang menjelaskan bahwa seorang hamba akan diberi pahala sesuai niatnya
Di antaranya sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam:
Artinya,“Sungguh seorang hamba melakukan banyak amal kebaikan, lalu malaikat naik membawa catatan amal yang telah distempel. Kemudian menyampaikannya ke hadapan Allah Ta'ala. Laluu Allah berkat: 'Buanglah catatan amal ini, karena pemiliknya tidak melakukan amal-amal yang ada di dalamnya ikhlah karena-Ku.' Lalu Allah menyeru kepada malaikat: 'Kalian tulislah untuknya amal ini dan ini. Kalian tulislah untuknya amal ini dan ini.' Lalu malaikat berkata: 'Wahai Tuhan kami, sungguh ia tidak melakukan amal itu sama sekali.' Lalu Allah Ta'ala menjawab: 'Sungguh ia telah meniatkannya,'” (HR Ad-Daraquthni, dari sahabat Anas dengan sanad hasan). (Al-'Iraqi, Takhrij Ahaditsil Ihya', juz IX, halaman 203).
Baca juga: Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
Hadis Nabi saw tentang Keistimewaan Niat Kisah-kisah di atas berkesesuaian dengan hadits Nabi Muhammad saw yang menjelaskan bahwa seorang hamba akan diberi pahala sesuai niatnya
Di antaranya sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam:
إن العبد ليعمل أعمالا حسنة فتصعد الملائكة في صحف مختمة فتلقى بين يدي الله تعالى، فيقول: ألقوا هذه الصحيفة فإنه لم يرد بما فيها وجهي. ثم ينادي الملائكة اكتبوا له كذا وكذا، اكتبوا له كذا وكذا. فيقولون: يا ربنا إنه لم يعمل شيئا من ذلك. فيقول الله تعالى إنه نواه. (أخرجه الدارقطني من حديث أنس بإسناد حسن )
Artinya,“Sungguh seorang hamba melakukan banyak amal kebaikan, lalu malaikat naik membawa catatan amal yang telah distempel. Kemudian menyampaikannya ke hadapan Allah Ta'ala. Laluu Allah berkat: 'Buanglah catatan amal ini, karena pemiliknya tidak melakukan amal-amal yang ada di dalamnya ikhlah karena-Ku.' Lalu Allah menyeru kepada malaikat: 'Kalian tulislah untuknya amal ini dan ini. Kalian tulislah untuknya amal ini dan ini.' Lalu malaikat berkata: 'Wahai Tuhan kami, sungguh ia tidak melakukan amal itu sama sekali.' Lalu Allah Ta'ala menjawab: 'Sungguh ia telah meniatkannya,'” (HR Ad-Daraquthni, dari sahabat Anas dengan sanad hasan). (Al-'Iraqi, Takhrij Ahaditsil Ihya', juz IX, halaman 203).
Pelajaran Hikmah
Hadis dan uraian di atas dapat diambil inspirasi dan hikmahnya, yaitu begitu pentingnya niat melakukan amal kebaikan, meskipun sepintas mustahil dilakukan karena di luar dari jangkauan. Seperti melakukan ibadah haji, berderma dengan harta dan semisalnya yang kadang tidak mampu dilakukan oleh sebagian orang. Meskipun di dunia belum mampu melakukannya karena keterbatasan, dengan niat dan harapan yang sungguh-sungguh, orang akan mendapatkan pahalanya di akhirat kelak. Wallahu a'lam.Baca juga: Niat Menentukan Ganjaran Pahala, Begini Penjelasannya
(wid)
Lihat Juga :