Kemenag Susun Standar Mutu Khidmah Ma’had Aly pada Masyarakat

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:05 WIB
loading...
Kemenag Susun Standar...
Kemenag Susun Standar Mutu Khidmah Ma’had Aly pada Masyarakat/Kemenag
A A A
Kementerian Agama (Kemenag) menyusun standar mutu khidmah (pengabdian) mahasiswa Ma’had Aly kepada masyarakat. Standar mutu ini dibahas bersama dalam Halaqah Pengembangan Khidmah Takhasusiyah Ma’had Aly.

Acara ini berlangsung tiga hari, 22–24 Agustus 2025 di Serpong, Banten. Hadir, para pemangku kepentingan dari Majelis Masyayikh, AMALI, pimpinan Ma’had Aly, muhadir (dosen), hingga penyusun kerangka mutu dan metode pelaksanaan khidmah sebagai bagian integral dari sistem kurikulum Ma’had Aly.

Sekretarus Majelis Masyayikh, KH. Muhyiddin Khotib, menyampaikan bahwa khidmah merupakan roh Ma’had Aly. Pengabdian kepada masyarakat merupakan pilar utama kurikulum Ma’had Aly, di samping tarbiyah (pendidikan dan pengajaran) dan baḥṡ (karya ilmiah). “Khidmah bukan sekadar aktivitas sosial. Ia adalah jalan spiritual dan epistemik yang menyambungkan antara sanad keilmuan, praktik keberagamaan, dan transformasi sosial. Ilmu itu tidak cukup ditulis—ia harus dihidupkan,” tegas KH Muhyidin di Tangerang, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: 11 Amalan Sebelum Tidur yang Pahalanya Bisa Penghapus Dosa

Dalam konteks Ma’had Aly, kata Muhyidin, khidmah harus dimaknai sebagai pengejawantahan dari ilmu yang dipelajari santri—baik melalui dakwah, karya ilmiah aplikatif, maupun pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, khidmah merupakan ruh pendidikan pesantren yang paling membedakan Ma’had Aly dari pendidikan tinggi konvensional.

“Standar mutu Ma’had Aly tidak dapat disamakan dengan kampus umum. Ma’had Aly harus berpijak pada teks, manhaj, sanad, adab, dan keberkahan. Dan semua itu berpuncak pada khidmah yang nyata untuk umat,” ujarnya.

Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly, Mahrus, penyusunan standar mutu khidmah ini merupakan bagian dari transformasi sistem pendidikan pesantren agar tetap kontekstual dan adaptif tanpa kehilangan identitas keilmuannya. “Khidmah bukan hanya domain pengabdian sosial biasa. Ia harus hadir sebagai jembatan antara hasil baḥṡ (karya ilmiah) Ma'had Aly dengan kebutuhan masyarakat. Kita tidak ingin ilmu hanya berhenti di rak-rak perpustakaan, tapi harus menjelma menjadi maslahat,” jelas Mahrus.

Ada tiga dimensi utama khidmah. Pertama, khidmah lil-‘Ilmi wa Ahlīhi, yaitu pengabdian berbasis intelektual yang mewajibkan santri untuk menjaga, mengembangkan, dan mengamalkan ilmu secara aktif dan produktif. Kedua, khidmah dakwah (tabligh wa irsyad), yaitu pengabdian dalam bentuk dakwah lisan, tulisan, dan keteladanan sosial. Ketiga, khidmah pemberdayaan (tanmiyah wa islah), yaitu pengabdian berbasis solusi sosial seperti pendidikan, advokasi, hingga pemberdayaan ekonomi komunitas.

Seluruh dimensi ini ditekankan harus diintegrasikan dengan hasil baḥṡ agar ilmu yang dikembangkan benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Hari Raya Iduladha 1447...
Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah Serentak pada Rabu 27 Mei 2026
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Iduladha 2026 pada 17 Mei
Kemenag Siapkan Beasiswa...
Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
Breaking News: Pemerintah...
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
Kemenag: Secara Hisab,...
Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Rekomendasi
10 Lubang Terdalam di...
10 Lubang Terdalam di Bumi, Nomor 8 Dipercaya sebagai Istana Kerajaan Jin
Mengenal Ibnu Batuttah,...
Mengenal Ibnu Batuttah, Backpacker Legend Muslim Abad ke-14
Penemuan Pintu Besar...
Penemuan Pintu Besar di Pegunungan Kazakhstan Dikaitkan dengan Alien
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved