Tingkatkan Mutu Ponpes, Majelis Masyayikh Gelar Asesmen Perdana Ma’had Aly
Jum'at, 19 September 2025 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Majelis Masyayikh juga memanfaatkan aplikasi Syamil untuk mendukung pencatatan data asesmen. Inovasi ini menunjukkan upaya mengintegrasikan tradisi pesantren dengan teknologi modern untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi proses asesmen.
Anggota Majelis Masyayikh, KH. Muhyiddin Khotib, menambahkan asesmen ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Dewan Masyayikh, lembaga pesantren dan masyarakat.
“Dengan asesmen ini, pesantren semakin terbuka dan dapat menunjukkan standar akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, tanpa kehilangan identitasnya. Ini bentuk akuntabilitas sekaligus pengakuan terhadap pesantren di mata publik,” tambahnya.
Sementara itu, Mudir Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi perwakilan dari salah satu Ma’had Aly sasaran asesmen, Muhammad Qodri mengungkapkan apresiasinya.
“Bagi kami, asesmen ini menjadi penyemangat sekaligus bahan evaluasi. Kami merasa didampingi, bukan dihakimi. Harapan kami, melalui asesmen ini mutu Ma’had Aly semakin diakui masyarakat luas, sekaligus menjaga dan menegaskan ruh keilmuan pesantren,” tuturnya.
Hasil asesmen perdana ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam membangun dan memperkuat budaya mutu Ma’had Aly. Dengan demikian, lulusan Ma’had Aly diharapkan semakin terjamin mutunya, hak-hak sipilnya tanpa kehilangan kekhasan pesantren.
Langkah tersebut sekaligus meneguhkan pesantren sebagai lembaga pencetak ulama yang berintegritas, pewaris otoritatif tradisi keilmuan Islam dan mampu menjawab tantangan zaman.
Anggota Majelis Masyayikh, KH. Muhyiddin Khotib, menambahkan asesmen ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Dewan Masyayikh, lembaga pesantren dan masyarakat.
“Dengan asesmen ini, pesantren semakin terbuka dan dapat menunjukkan standar akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, tanpa kehilangan identitasnya. Ini bentuk akuntabilitas sekaligus pengakuan terhadap pesantren di mata publik,” tambahnya.
Sementara itu, Mudir Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi perwakilan dari salah satu Ma’had Aly sasaran asesmen, Muhammad Qodri mengungkapkan apresiasinya.
“Bagi kami, asesmen ini menjadi penyemangat sekaligus bahan evaluasi. Kami merasa didampingi, bukan dihakimi. Harapan kami, melalui asesmen ini mutu Ma’had Aly semakin diakui masyarakat luas, sekaligus menjaga dan menegaskan ruh keilmuan pesantren,” tuturnya.
Hasil asesmen perdana ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam membangun dan memperkuat budaya mutu Ma’had Aly. Dengan demikian, lulusan Ma’had Aly diharapkan semakin terjamin mutunya, hak-hak sipilnya tanpa kehilangan kekhasan pesantren.
Langkah tersebut sekaligus meneguhkan pesantren sebagai lembaga pencetak ulama yang berintegritas, pewaris otoritatif tradisi keilmuan Islam dan mampu menjawab tantangan zaman.
(shf)
Lihat Juga :