Tingkatkan Mutu Ponpes, Majelis Masyayikh Gelar Asesmen Perdana Ma’had Aly

Jum'at, 19 September 2025 - 19:29 WIB
loading...
Tingkatkan Mutu Ponpes,...
Majelis Masyayikh menggelar asesmen lapangan Ma’had Aly sebagai langkah nyata penjaminan mutu pendidikan pesantren sesuai UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Majelis Masyayikh untuk pertama kalinya menggelar asesmen lapangan Ma’had Aly. Hal ini sebagai langkah nyata penjaminan mutu pendidikan pesantren sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Asesmen ini berorientasi pada peningkatan mutu, bukan penghakiman atas temuan-temuan yang ada di lapangan.

Asesmen tahap awal menyasar 12 Ma’had Aly yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Lokasi tersebut meliputi Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Asesmen lapangan tahap awal ini berlangsung mulai pada 15-30 September 2025.

Baca juga: Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren, Majelis Masyayikh Gelar Pelatihan Asesmen Dikdasmen

Sebagai bentuk komitmen, 16 asesor Majelis Masyayikh terjun langsung ke lapangan termasuk delapan anggota Majelis Masyayikh. Kehadiran asesor menegaskan bahwa proses asesmen bukan sekadar formalitas, tetapi dialog keilmuan dan tata kelola yang mendalam untuk peningkatan mutu pendidikan pesantren.



Asesmen ini juga didukung oleh Dewan Masyayikh sebagai mitra strategis dalam penjaminan mutu internal pendidikan pesantren.

Ketua Majelis Masyayikh yang juga bertindak sebagai asesor, KH. Abdul Ghaffar Rozin, menyatakan asesmen perdana ini adalah momentum penting bagi pendidikan pesantren.

“Ini adalah tonggak sejarah. Kami memastikan bahwa mutu Ma’had Aly tetap terjaga, dengan tetap berakar pada tradisi pesantren. Asesmen ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mendampingi, improvement dan meneguhkan kualitas kelembagaan,” tegasnya, Jumat (19/9/2025).

Baca juga: Rumuskan Penjaminan Mutu Pesantren, Majelis Masyayikh Tegaskan Hak Rekognisi Santri

Asesmen Ma’had Aly ini berfokus pada kekhasan pesantren. Asesor tidak hanya menilai administrasi, tetapi juga mendalami aspek-aspek penting, seperti sanad keilmuan, penguasaan kitab turats, hingga kualitas karya ilmiah mahasantri dalam lingkup standar kompetensi lulusan, hingga kurikulum.

Selain itu, Majelis Masyayikh juga memanfaatkan aplikasi Syamil untuk mendukung pencatatan data asesmen. Inovasi ini menunjukkan upaya mengintegrasikan tradisi pesantren dengan teknologi modern untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi proses asesmen.

Anggota Majelis Masyayikh, KH. Muhyiddin Khotib, menambahkan asesmen ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Dewan Masyayikh, lembaga pesantren dan masyarakat.

“Dengan asesmen ini, pesantren semakin terbuka dan dapat menunjukkan standar akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, tanpa kehilangan identitasnya. Ini bentuk akuntabilitas sekaligus pengakuan terhadap pesantren di mata publik,” tambahnya.

Sementara itu, Mudir Ma’had Aly Syekh Ibrahim Al Jambi perwakilan dari salah satu Ma’had Aly sasaran asesmen, Muhammad Qodri mengungkapkan apresiasinya.

“Bagi kami, asesmen ini menjadi penyemangat sekaligus bahan evaluasi. Kami merasa didampingi, bukan dihakimi. Harapan kami, melalui asesmen ini mutu Ma’had Aly semakin diakui masyarakat luas, sekaligus menjaga dan menegaskan ruh keilmuan pesantren,” tuturnya.

Hasil asesmen perdana ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam membangun dan memperkuat budaya mutu Ma’had Aly. Dengan demikian, lulusan Ma’had Aly diharapkan semakin terjamin mutunya, hak-hak sipilnya tanpa kehilangan kekhasan pesantren.

Langkah tersebut sekaligus meneguhkan pesantren sebagai lembaga pencetak ulama yang berintegritas, pewaris otoritatif tradisi keilmuan Islam dan mampu menjawab tantangan zaman.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
HPSN 2026, P3M dan KLH...
HPSN 2026, P3M dan KLH Ajak Pesantren Atasi Darurat Sampah
Hasil Falakiyah Ponpes...
Hasil Falakiyah Ponpes di Jatim Tetapkan Awal Ramadan 2026 Jatuh pada Kamis 19 Februari
Gelar Halaqah Pesantren,...
Gelar Halaqah Pesantren, GAPPI Bahas Kemandirian Ekonomi dan Digitalisasi Zakat
Pustunastren UIN Mataram...
Pustunastren UIN Mataram Jadi Pusat Studi Pesantren dan Manuskrip Nusantara
Halaqah Pesantren 2025,...
Halaqah Pesantren 2025, Ulama Kalimantan Dorong Standardisasi Pengajar Kitab Kuning
Rekomendasi
Kisah Gajah Mada dan...
Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa dan Gunung Kelud Meletus
Malam Ini Puncak Hujan...
Malam Ini Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid, Bisa Dilihat di Indonesia?
Teliti Mumi Menjerit,...
Teliti Mumi Menjerit, Ilmuwan Temukan Fakta Menakutkan
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved