Meraih Derajat Takwa dengan Puasa Lahir Batin
Senin, 04 Mei 2020 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Prinsip dasar lainnya adalah menegakkan salat. Karena itu di dalam bulan Ramadhan terdapat amalan salat tarawih yang hukumnya sunnah muakkad, atau sangat dianjurkan sesuai Alquran dan hadist, serta beberapa pendapat ulama.
Selain doa dan pengharapan, esensi salat yang disebut Alquran sebanyak 99 kali, melekat pada predikat wayuqîmûna sebagai perintah tegakkanlah. Dalam hal amalan salat, yang ditegakkan itu adalah punggung yakni tulang belakang, yaitu menjalankan seluruh rangkaian gerakan salat dengan cara yang benar.
Selain tuma'ninah, juga harus diikuti dengan meluruskan atau menegakkan tulang belakang pada seluruh posisi gerakan salat. Hanya dengan cara salat yang benar, seorang muslim akan dapat mengembalikan fungsi tulang belakangnya, dan mencapai kesehatan dhohir secara sempurna. Alquran merumuskan itu dengan pernyataan rukuk dan sujudlah, bersama (seperti) orang yang sedang sungguh-sungguh rukuk dan sujud.
Sebaliknya bagi yang melanggar kaidah thzohir dan bathin di atas, mereka tidak akan mendapatkan manfaat apapun, malah bisa saja akan timbul penyakit atau menjadi sakit. Itulah langkah-langkah amalan puasa agar dapat mencapai insan yang mutaqiin, dengan selalu menjalankan dan terus menerus menjaga diri, serta tidak melanggar larangan kaidah syariah.
Jangan sampai puasa yang kita jalani menjadi sia-sia. Dalam kaitan itu, pesan Rasulullah saw sangat penting diperhatikan, “Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga...”
Selamat menjalani puasa thzohir dan bathin. Selamat meraih derajat ketaqwaan.
Selain doa dan pengharapan, esensi salat yang disebut Alquran sebanyak 99 kali, melekat pada predikat wayuqîmûna sebagai perintah tegakkanlah. Dalam hal amalan salat, yang ditegakkan itu adalah punggung yakni tulang belakang, yaitu menjalankan seluruh rangkaian gerakan salat dengan cara yang benar.
Selain tuma'ninah, juga harus diikuti dengan meluruskan atau menegakkan tulang belakang pada seluruh posisi gerakan salat. Hanya dengan cara salat yang benar, seorang muslim akan dapat mengembalikan fungsi tulang belakangnya, dan mencapai kesehatan dhohir secara sempurna. Alquran merumuskan itu dengan pernyataan rukuk dan sujudlah, bersama (seperti) orang yang sedang sungguh-sungguh rukuk dan sujud.
Sebaliknya bagi yang melanggar kaidah thzohir dan bathin di atas, mereka tidak akan mendapatkan manfaat apapun, malah bisa saja akan timbul penyakit atau menjadi sakit. Itulah langkah-langkah amalan puasa agar dapat mencapai insan yang mutaqiin, dengan selalu menjalankan dan terus menerus menjaga diri, serta tidak melanggar larangan kaidah syariah.
Jangan sampai puasa yang kita jalani menjadi sia-sia. Dalam kaitan itu, pesan Rasulullah saw sangat penting diperhatikan, “Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga...”
Selamat menjalani puasa thzohir dan bathin. Selamat meraih derajat ketaqwaan.
(mhy)
Lihat Juga :