Rahasia Doa dan Zikir Sebelum Iqamah, Waktu Mustajab yang Sering Terlupakan
Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:00 WIB
loading...
Waktu antara azan dan iqamah dalam setiap salat fardhu adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan berzikir, seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.. Foto ilustrasi/sindonews
A
A
A
Banyak umat muslim yang biasanya hanya menunggu iqamah tanpa menyadari bahwa momen tersebut memiliki keutamaan besar. Sebenarnya, waktu antara azan dan iqamah dalam setiap salat fardhu adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan berzikir , seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.
Selama shaf disusun, zikir dapat dilakukan secara perlahan sebelum iqamah . Kebiasaan ini tidak hanya meningkatkan iman Anda, tetapi juga membuat Anda merasa lebih tenang dan penuh keberkahan. Selain itu, orang-orang yang beragama Islam disarankan untuk menghindari menghabiskan waktu ini untuk berbicara tentang hal-hal duniawi dan sebaliknya meningkatkan jumlah istighfar dan doa mereka.
Ad-du'ā'u baynal-ażāni wal-iqāmati lā yuraddu
Artinya: Doa tidak ditolak di antara adzan dan iqamah.
Ini berarti bahwa setiap orang yang beragama Islam memiliki kesempatan yang sangat baik untuk meminta apa pun kepada Allah SWT dalam waktu yang sangat singkat namun penuh dengan pahala.
Sangat disarankan untuk membaca zikir sebelum salat untuk menenangkan hati. Bacaan zikir seperti:
Baca juga: Usia Anda Sudah 40 Tahun? Ini Zikir yang Cocok!
Allahumma innî as-alukal-‘âfiyah fid-dunya wal-âkhirah
Artinya: “Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat”
Allâhu lâ Ilâha illa Huwal hayyul qayyumu. Lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ naûm. laHû mâ fissamâwâti wa mâ fil ardhi. man dzal ladzii yasfa'u 'indahû illâ bi idznihi. ya'lamu mâ baina aidiihim wa mâ khalfahum. wa lâ yuhithûna bi syai-in min 'ilmihii illâ bi mâsyâ-a. wasi'a kursiyyuhussamâwâti wal ardha. wa lâ ya-udhû hifzhuhumâ wahuwal 'aliyyul azhiim.
Artinya: "Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Allahumma Rabba hadzihi ad-da'wati at-tâmmati, wa ash-shalâti al-qâimati, shalli 'ala sayyidina muhammadin wa âtihi su'lahu yaumal qiyâmah
Artinya: "Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan sholat yang tetap didirikan, rahmatilah Nabi Muhammad dan berikan padanya permintaannya di hari kiamat."
Amalan ini dapat dilakukan di setiap salat fardhu: Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Menjadi kebiasaan melakukannya akan membuat Anda lebih tenang dan fokus dalam beribadah.
Jadi, waktu antara azan dan iqamah adalah kesempatan emas untuk memperbanyak doa dan zikir; itu adalah panggilan salat. (M/G Tasya Rosmalina)
Baca juga: Inilah Rahasia Umur 40 Tahun, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Selama shaf disusun, zikir dapat dilakukan secara perlahan sebelum iqamah . Kebiasaan ini tidak hanya meningkatkan iman Anda, tetapi juga membuat Anda merasa lebih tenang dan penuh keberkahan. Selain itu, orang-orang yang beragama Islam disarankan untuk menghindari menghabiskan waktu ini untuk berbicara tentang hal-hal duniawi dan sebaliknya meningkatkan jumlah istighfar dan doa mereka.
Contoh doa yang bisa dibaca antara lain:
الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ لاَ يُرَدُّ
Ad-du'ā'u baynal-ażāni wal-iqāmati lā yuraddu
Artinya: Doa tidak ditolak di antara adzan dan iqamah.
Ini berarti bahwa setiap orang yang beragama Islam memiliki kesempatan yang sangat baik untuk meminta apa pun kepada Allah SWT dalam waktu yang sangat singkat namun penuh dengan pahala.
Sangat disarankan untuk membaca zikir sebelum salat untuk menenangkan hati. Bacaan zikir seperti:
سُبْحَانَ اللهِ
(Subḥānallāh) – Maha Suci Allahالْحَمْدُ لِلَّهِ
(Alḥamdulillāh) – Segala puji bagi Allahاللَّهُ أَكْبَرُ
(Allāhu Akbar) – Allah Maha Besarلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ
(Lā ilāha illallāh) – Tiada Tuhan selain AllahBaca juga: Usia Anda Sudah 40 Tahun? Ini Zikir yang Cocok!
Doa di Antara Azan dan Iqamah.
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِيْ الدُّنْيَا وَالْأَخِرَةِ
Allahumma innî as-alukal-‘âfiyah fid-dunya wal-âkhirah
Artinya: “Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat”
Dianjurkan dengan membaca dengan ayat kursi:
اللهُ لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allâhu lâ Ilâha illa Huwal hayyul qayyumu. Lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ naûm. laHû mâ fissamâwâti wa mâ fil ardhi. man dzal ladzii yasfa'u 'indahû illâ bi idznihi. ya'lamu mâ baina aidiihim wa mâ khalfahum. wa lâ yuhithûna bi syai-in min 'ilmihii illâ bi mâsyâ-a. wasi'a kursiyyuhussamâwâti wal ardha. wa lâ ya-udhû hifzhuhumâ wahuwal 'aliyyul azhiim.
Artinya: "Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Doa Setelah Iqamah
اللّٰهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Allahumma Rabba hadzihi ad-da'wati at-tâmmati, wa ash-shalâti al-qâimati, shalli 'ala sayyidina muhammadin wa âtihi su'lahu yaumal qiyâmah
Artinya: "Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan sholat yang tetap didirikan, rahmatilah Nabi Muhammad dan berikan padanya permintaannya di hari kiamat."
Amalan ini dapat dilakukan di setiap salat fardhu: Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Menjadi kebiasaan melakukannya akan membuat Anda lebih tenang dan fokus dalam beribadah.
Jadi, waktu antara azan dan iqamah adalah kesempatan emas untuk memperbanyak doa dan zikir; itu adalah panggilan salat. (M/G Tasya Rosmalina)
Baca juga: Inilah Rahasia Umur 40 Tahun, Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Lihat Juga :