Bolehkan Salat di Tempat Maksiat? Ini Penjelasannya

loading...
Bolehkan Salat di Tempat Maksiat? Ini Penjelasannya
Setiap muslim harus memperhatikan dimana ia mendirikan salat agar terhindar dari gangguan jin dan setan. Foto ilustrasi/Ist
Salat merupakan rukun Islam kedua setelah bersyahadat. Salat menjadi sangat penting karena merupakan ibadah yang diwajibkan bagi setiap muslim yang baligh. Namun, setiap muslim harus memperhatikan dimana ia mendirikan salat.

Muncul pertanyaan, bagaimana hukum jika salat di tempat-tempat maksiat? Berikut penjelasan Ustaz Galih Maulana Lc (pengajar di Rumah Fiqih Indonesia) dalam bukunya "Syarat Sah Salat Mazhab Syafi'i". (Baca Juga: 5 Syarat Sahnya Salat Menurut Mazhab Syafi'i)

Ustaz Galih mengatakan, salat di tempat maksiat hukumnya makruh. Sebab tempat maksiat itu adalah tempat berkumpulnya setan atau jin. Dalilnya adalah hadits Nabi صلى الله عليه وسلم berikut:

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, beliau berkata: Kami istirahatmalam ketika safar bersama Nabi صلى الله عليه وسلم, kami tidak bangun (di waktu subuh) sampai terbit matahari, kemudian Nabi bersabda: "Siapkan kendaraan masing-masing (untuk perjalanan), sesungguhnya setan-setan hadir di tempat ini. (HR. Muslim)

(Baca Juga: Sebanyak 54.277 Orang Positif Corona Masih dalam Perawatan)



Ketika Nabi bangun kesiangan, Nabi tidak segera melaksanakan salat subuh, namun malah mengajak para sahabat untuk berlalu dari tempat tersebut dengan alasan adanya setan. Ini menunjukan makruhnya salat di tempat hadir dan berkumpulnya setan. (Baca Juga: Bolehkah Menjulurkan Pakaian Melebihi Mata Kaki Ketika Salat?)

Tempat berkumpulnya setan bukan terbatas hanya di tempat angker saja, tetapi juga di tempat-tempat maksiat, sehingga apabila salat di tempat tersebut hukumnya makruh.

(Baca Juga: Sikapi Penusukan Syekh Ali Jaber, Menag Sepakat Ulama Wajib Dilindungi)

"Salat di tempat bersemayam setan hukumnya makruh secara ittifaq, yaitu seperti tempat jual beli khamr, bar, tempat rawan pungli dan selainnya yang termasuk tempat maksiat." (Al-Majmu’ syarh al-Muhadzab: Jilid 3 Hal 162). (Baca Juga: Menyedihkan! Salat Bertahun-tahun Tapi Tidak Diterima, Apa Sebab?)

Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
cover top ayah
وَاٰتٰٮكُمۡ مِّنۡ كُلِّ مَا سَاَلۡـتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ لَا تُحۡصُوۡهَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَـظَلُوۡمٌ كَفَّارٌ
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

(QS. Ibrahim:34)
cover bottom ayah
preload video