Membaca Selawat Nabi, Satu-satunya Amalan yang Langsung Diterima Allah SWT
Senin, 05 Januari 2026 - 21:25 WIB
loading...
Membaca selawat merupakan satu-satunya amalan yang pasti diterima Allah dan menjadi wasilah mendapatkan syafaat Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam . Foto ilustrasi/SIndonews
A
A
A
Membaca selawatnabi merupakan satu-satunya amalan yang pasti diterima Allah dan menjadi wasilah mendapatkan syafa'at Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam . Apalagi jika dibaca pada Hari Jumat, maka selawat seorang muslim akan ditampakkan kepada Rasulullah SAW.
Dalam satu Hadis, Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam berpesan: "Perbanyaklah membaca selawat untukku di hari Jumat, karena sesungguhnya hari Jumat itu adalah hari yang disaksikan oleh para Malaikat."
Al‐Habib Ibrahim bin Aqil bin Yahya, seorang Ulama dan Mufti di Kota Taiz, Yaman (lahir tahun 1327 H/1908 pernah memberi nasihat yang patut kita teladani. Kecintaan beliau kepada Baginda Nabi Muhammad sungguh luar biasa. Beliau banyak menulis syair tentang cinta kepada Allah dan Baginda Rasulullah.
Beliau pernah berkata, setiap ibadah dapat dirusak oleh riya dan kesombongan kecuali selawat atas Nabi . Karena itu perbanyaklah membaca selawat karena merupakan wasilah mendapatkan Syafa'at dan amalan yang pasti diterima oleh Allah apapun keadaan orangnya.
Baca juga: Bacaan Selawat Umum dan Khusus yang Penting Diketahui
Betapa banyak keutamaan selawat sebagaimana diterangkan dalam Hadis. Selawat yang didasari dengan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, niscaya lisan kita tidak akan pernah bosan berselawat.
Artinya: "Barangsiapa yang berselawat kepadaku hari Jumat sebanyak 80 kali niscaya Allah mengampuni dosanya selama 80 tahun." Ada yang bertanya kepada beliau: "Wahai Rasulullah, bagaimana cara bersholawat atasmu? Beliau menjawab: "Ucapkanlah 'Allahumma sholli 'ala Muhammadin 'Abdika wa Rasulika An-Nabiyyil Ummiy, ini dihitung sekali". (Hadis Hasan menurut Al-Hafizh Al-Iraqi dan Ibnu An-Nu'man)
Allahumma Sholli 'Alaa Muhammadin 'Abdika wa Rosulika An-Nabiyyil Ummiyi wa 'ala Alihi wa shahbihi wa sallim Tasliimaa.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada pemimpin kami Muhammad, hamba-Mu, dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, serta kepada keluarganya, sahabatnya dan berilah mereka keselamatan."
Allohumma shollii 'alaa Muhammadin wa 'ala Aali Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya." (HR An-Nasa'i, shahih)
Allahumma sholli 'alaa Muhammadin wa’alaa Aali Muhammadin, Kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiima wa 'alaa Aali Ibrahiima, wa Baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa Aali Muhammadin, Kamaa Baarakta 'alaa Ibraahima wa 'alaa Aali Ibraahima, Fil 'Aalamiina innaka hamiidun Majiidun.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Bulan Rajab, Inilah 15 Rekomendasi Selawat untuk Peringatan Isra Mikraj
Dalam satu Hadis, Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam berpesan: "Perbanyaklah membaca selawat untukku di hari Jumat, karena sesungguhnya hari Jumat itu adalah hari yang disaksikan oleh para Malaikat."
Al‐Habib Ibrahim bin Aqil bin Yahya, seorang Ulama dan Mufti di Kota Taiz, Yaman (lahir tahun 1327 H/1908 pernah memberi nasihat yang patut kita teladani. Kecintaan beliau kepada Baginda Nabi Muhammad sungguh luar biasa. Beliau banyak menulis syair tentang cinta kepada Allah dan Baginda Rasulullah.
Beliau pernah berkata, setiap ibadah dapat dirusak oleh riya dan kesombongan kecuali selawat atas Nabi . Karena itu perbanyaklah membaca selawat karena merupakan wasilah mendapatkan Syafa'at dan amalan yang pasti diterima oleh Allah apapun keadaan orangnya.
Baca juga: Bacaan Selawat Umum dan Khusus yang Penting Diketahui
Betapa banyak keutamaan selawat sebagaimana diterangkan dalam Hadis. Selawat yang didasari dengan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, niscaya lisan kita tidak akan pernah bosan berselawat.
Bacaan Selawat di Hari Jumat
Dalam satu Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda:مَنْ صَلَّى عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثَمَانِينَ مَرَّةً غُفِرَ لَهُ ذُنُوبُ ثَمَانِينَ سَنَةٍ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ الصَّلَاةُ عَلَيْك قَالَ تَقُولُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِك وَنَبِيِّك وَرَسُولِك النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَتَعْقِدُ وَاحِدَةً
Artinya: "Barangsiapa yang berselawat kepadaku hari Jumat sebanyak 80 kali niscaya Allah mengampuni dosanya selama 80 tahun." Ada yang bertanya kepada beliau: "Wahai Rasulullah, bagaimana cara bersholawat atasmu? Beliau menjawab: "Ucapkanlah 'Allahumma sholli 'ala Muhammadin 'Abdika wa Rasulika An-Nabiyyil Ummiy, ini dihitung sekali". (Hadis Hasan menurut Al-Hafizh Al-Iraqi dan Ibnu An-Nu'man)
اَللَّٰہُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَیٰ سَیِّدِنَا مُحَمَّدِ عَبْدِڪَ وَرَسُوْلِڪَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وعَلَی آلِــهِہ وَصَحْبِـهِہ وَسَلِّمْ تَسْلِيـمَا
Allahumma Sholli 'Alaa Muhammadin 'Abdika wa Rosulika An-Nabiyyil Ummiyi wa 'ala Alihi wa shahbihi wa sallim Tasliimaa.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada pemimpin kami Muhammad, hamba-Mu, dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, serta kepada keluarganya, sahabatnya dan berilah mereka keselamatan."
Bacaan Selawat Ringkas
Selain selawat di atas, umat muslim dapat membaca selawat ringkas berikut. Bacaan selawat ini merupakan selawat yang sangat masyhur di tengah umat muslim.اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Allohumma shollii 'alaa Muhammadin wa 'ala Aali Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya." (HR An-Nasa'i, shahih)
Selawat Ibrahimiyah
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وعلى آلِ إبْراهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما بَاركْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آل إبراهيم في العالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma sholli 'alaa Muhammadin wa’alaa Aali Muhammadin, Kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiima wa 'alaa Aali Ibrahiima, wa Baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa Aali Muhammadin, Kamaa Baarakta 'alaa Ibraahima wa 'alaa Aali Ibraahima, Fil 'Aalamiina innaka hamiidun Majiidun.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Bulan Rajab, Inilah 15 Rekomendasi Selawat untuk Peringatan Isra Mikraj
(wid)
Lihat Juga :