Siapa Rass, Penduduk yang Diazab Allah yang Diabadikan Al Quran?

Sabtu, 03 Januari 2026 - 12:48 WIB
loading...
Siapa Rass, Penduduk...
Menurut sebagian ahli tafsir, penduduk Rass yang disebut dalam Al Quran adalah mereka yang masih termasuk dari kaumnya Nabi Syuaib as. Foto ilustrasi/ist
A A A
Siapa sebenarnya penduduk Rass diabadikan di dalam Al-Quran pada surat Al-Furqan ayat 38-39 dan Surat Qaaf ayat 12-14? Simak ulasannya berikut ini.

Allah ta'ala menjelaskan dalam firman-Nya:

وَعَادا وَثَمُودَاْ وَأَصۡحَٰبَ ٱلرَّسِّ وَقُرُونَۢا بَيۡنَ ذَٰلِكَ كَثِيرا
وَكُلّا ضَرَبۡنَا لَهُ ٱلۡأَمۡثَٰلَۖ وَكُلّا تَبَّرۡنَا تَتۡبِيرا


Artinya: "Dan (kami binasakan) kaum 'Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum- kaum tersebut. Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka perumpamaan dan masing-masing mereka itu benar-benar telah Kami binasakan dengan sehancur-hancurnya". ( QS al-Furqaan : 38-39).



Dan juga firman Allah ta'ala:

كَذَّبَتۡ قَبۡلَهُمۡ قَوۡمُ نُوح وَأَصۡحَٰبُ ٱلرَّسِّ وَثَمُودُ (١٢)
وَعَاد وَفِرۡعَوۡنُ وَإِخۡوَٰنُ لُوط (١٣)
وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡأَيۡكَةِ وَقَوۡمُ تُبَّعۚ كُلّ كَذَّبَ ٱلرُّسُلَ فَحَقَّ وَعِيدِ (١٤)


Artinya: Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud, dan kaum Aad, kaum Fir'aun dan kaum Luth, dan penduduk Aikah serta kaum Tubba' semuanya telah mendustakan Rasul- Rasul Maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan". ( QS Qaaf : 12-14).

Baca juga: 5 Kota Terkutuk yang Diazab Allah SWT, Salah Satunya Berada di Jawa

Abu Bakar Zakaria dalam bukunya yang diterjemahkan Abu Umamah Arif Hidayatullah berjudul "Paganisme Sebelum Nabi Musa as" (Islam House, 2014) mengatakan mengatakan konteks ayat di atas dan yang sebelumnya menunjukan bahwa mereka dibinasakan dan dihancurkan sampai bersih.

Lalu, siapa yang dimaksud dengan penduduk Rass? Terjadi silang pendapat di kalangan ahli sejarah ketika menyebutkan siapa mereka dan keyakinan apa yang mereka anut. Sejarawan mengatakan tentang jati diri penduduk Rass ini, dengan mengatakan sebagai berikut:

1. Kata tersebut dalam bahasa Arab berarti telaga yang sudah kering airnya. Adapun bentuk pluralnya ialah Ra'aas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Rekomendasi
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Menyebabkan Gunung-gunung Beterbangan saat Kiamat
Artikel Terkini
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Buah Penurun Kolesterol...
Buah Penurun Kolesterol yang Disebutkan dalam Al Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved