Tiga Makna Isra Mikraj Menurut Abdul Mu'ti
Rabu, 21 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
"Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan."
Karena itu, salat banyak dikaitkan dengan kedermawanan. Sehingga, orang yang rajin salat biasanya banyak berderma. "Itulah mengapa kalau ada pengajian, ada di masjid itu setelah salat ada kotak amal yang keliling. Itu saya kira biar segera mengamalkan ayat itu," ucap Mu’ti.
Ketiga, adalah kaitan salat dengan kemenangan. Qad aflahal mu'minuun, yang artinya sungguh akan menang orang-orang yang beriman. Siapa yang menang itu? "Allaziina hum fii Salaatihim khaashi'uun. Mereka yang senantiasa khusyuk dalam melaksanakan shalatnya."
“Saya hanya menyampaikan tiga hal itu secara ringkas dan tidak lucu, karena nanti biar yang lucu Ustaz Das’ad Latif," seloroh Mu’ti yang diikuti tawa jemaah.
Sabar, dermawan, konsisten dalam melaksanakan salat, itulah nilai-nilai yang wajib diteladani dari Isra Mikraj Nabi yang mengantarkan kepada kejayaan. Itulah makna dan spirit Isra Mikraj.
Didampingi Wamendikdasmen Atip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq, dalam peringatan Isra Mikraj ini Abdul Mu’ti menyerahkan beasiswa Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 kepada 30 siswa putra-putri karyawan Kemendikdasmen.
Mengakhiri sambutannya, Mu’ti berpesan untuk melahirkan generasi yang unggul perlu tekun, sabar, mendidik anak-anak menjadi generasi yang taat melaksanakan salat. Dengan menyitir ayat Wa`mur ahlaka biṣ-ṣalāti waṣṭabir 'alaihā, lā nas`aluka rizqā, naḥnu narzuquk, wal-'āqibatu lit-taqwā, yang artinya "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya."
"Dalam bahasa lain, generasi yang beriman dan bertakwa sebagai salah satu dari tujuan pendidikan nasional," pungkas Mu'ti.
Karena itu, salat banyak dikaitkan dengan kedermawanan. Sehingga, orang yang rajin salat biasanya banyak berderma. "Itulah mengapa kalau ada pengajian, ada di masjid itu setelah salat ada kotak amal yang keliling. Itu saya kira biar segera mengamalkan ayat itu," ucap Mu’ti.
Ketiga, adalah kaitan salat dengan kemenangan. Qad aflahal mu'minuun, yang artinya sungguh akan menang orang-orang yang beriman. Siapa yang menang itu? "Allaziina hum fii Salaatihim khaashi'uun. Mereka yang senantiasa khusyuk dalam melaksanakan shalatnya."
“Saya hanya menyampaikan tiga hal itu secara ringkas dan tidak lucu, karena nanti biar yang lucu Ustaz Das’ad Latif," seloroh Mu’ti yang diikuti tawa jemaah.
Sabar, dermawan, konsisten dalam melaksanakan salat, itulah nilai-nilai yang wajib diteladani dari Isra Mikraj Nabi yang mengantarkan kepada kejayaan. Itulah makna dan spirit Isra Mikraj.
Didampingi Wamendikdasmen Atip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq, dalam peringatan Isra Mikraj ini Abdul Mu’ti menyerahkan beasiswa Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 kepada 30 siswa putra-putri karyawan Kemendikdasmen.
Mengakhiri sambutannya, Mu’ti berpesan untuk melahirkan generasi yang unggul perlu tekun, sabar, mendidik anak-anak menjadi generasi yang taat melaksanakan salat. Dengan menyitir ayat Wa`mur ahlaka biṣ-ṣalāti waṣṭabir 'alaihā, lā nas`aluka rizqā, naḥnu narzuquk, wal-'āqibatu lit-taqwā, yang artinya "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya."
"Dalam bahasa lain, generasi yang beriman dan bertakwa sebagai salah satu dari tujuan pendidikan nasional," pungkas Mu'ti.
(zik)
Lihat Juga :