Tiga Makna Isra Mikraj Menurut Abdul Mu'ti

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
Tiga Makna Isra Mikraj...
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti di hadapan jemaah Masjid At-Thalibin, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, saat memperingati Isra Mikraj. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sabar, dermawan, dan konsisten dalam melaksanakan salat, itulah nilai-nilai yang wajib diteladani dari Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang akan mengantarkan kepada kemenangan. Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti .

Isra Mikraj merupakan peristiwa yang sangat penting dalam perjalanan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan risalah Islam. Rasulullah mendapatkan kekuatan spiritual berdakwah setelah diperjalankan Isra Mikraj dengan membawa wahyu melaksanakan salat.

Pesan itu disampaikan oleh Mu'ti di hadapan jemaah Masjid At-Thalibin, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia saat memperingati Isra Mikraj bertema "Isra Mikraj Momentum Pembentukan Karakter Unggul", dengan penceramah Ustaz Das’ad Latif, Senin (19/1/2026).

Mu'ti dalam sambutan singkatnya menyampaikan tiga hal memaknai Isra Mikraj. Menurut Mu'ti, Isra Mikraj sebagai sebuah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Nabi. Isra Mikraj berlangsung ketika Nabi dalam keadaan sedang gundah gulana. Beberapa ahli menyebutkan Rasul melaksanakan Isra Mikraj pada tahun ke-11 setelah kenabian, yang pada tahun sebelumnya mengalami musibah sangat berat yaitu ditinggal wafat dua orang yang dicintai dan sangat berperan mendukung dakwah Rasul.

Baca Juga: Isra Mikraj dan Fondasi Kebangkitan Umat

Dikisahkan oleh Mu'ti, Rasul ditinggal Abu Thalib pamannya, seorang yang memiliki jasa sangat besar dalam membela dan melindunginya. Berbagai riwayat menyebutkan Abu Thalib waktu itu belum beragama Islam, bahkan ada yang menyebut sampai akhir hayatnya juga tidak memeluk Islam.

Kemudian setelahnya, ditinggal oleh istri tercinta satu-satunya pada waktu itu, yaitu Siti Khadijah. yang menjadi istri dalam keadaan suka dan duka, mendukung perjuangan dakwah Rasul dengan segenap harta yang dimilikinya dan berbagai bentuk perjuangan yang membuat Nabi Muhammad merasa kuat dalam berdakwah.

Baca Juga: Kisah Isra Mikraj, Seperti Apakah Sidratul Muntaha?

"Dua orang yang Nabi cintai itu wafat pada tahun ke-10 setelah kenabian, sehingga dalam sejarah itu disebut sebagai amul huzni atau tahun dukacita," Mu’ti berkisah.

Satu tahun setelah Isra Mikraj, Nabi diperintahkan untuk hijrah dari Makkah ke Yasrib. Meninggalkan kampung halaman demi melanjutkan perjuangan, bukan peristiwa yang mudah dilakukan. Nabi diancam oleh orang-orang kafir yang berusaha menghalangi supaya tidak hijrah. Namun, Nabi kukuh melakukannya.

Karena itu lanjut Mu’ti, dengan merekonstruksi sejarah sebagai bagian dari memahami makna Isra Mikraj, segera didapat satu pemahaman betapa Rasulullah itu mendapatkan kekuatan spiritual dalam berdakwah setelah Isra Mikraj yang di dalamnya mendapatkan wahyu untuk melaksanakan salat.

Mu’ti menunjukkan kuatnya kaitan salat dan kesabaran. Mengutip Al Baqarah 153, Yaaa ayyuhal laaziina aamanus ta'iinuu bissabri was Salaah; innal laaha ma'as-saabiriin, yang artinya "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."

Salat juga banyak dikaitkan dengan zakat dan infak. Sehingga di dalam Al-Qur'an surat Ibrahim ayat 31 disebutkan Qul li'ibādiyallażīna āmanụ yuqīmuṣ-ṣalāta wa yunfiqụ mimmā razaqnāhum sirraw wa 'alāniyatam ming qabli ay ya`tiya yaumul lā bai'un fīhi wa lā khilāl.

"Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan."

Karena itu, salat banyak dikaitkan dengan kedermawanan. Sehingga, orang yang rajin salat biasanya banyak berderma. "Itulah mengapa kalau ada pengajian, ada di masjid itu setelah salat ada kotak amal yang keliling. Itu saya kira biar segera mengamalkan ayat itu," ucap Mu’ti.

Ketiga, adalah kaitan salat dengan kemenangan. Qad aflahal mu'minuun, yang artinya sungguh akan menang orang-orang yang beriman. Siapa yang menang itu? "Allaziina hum fii Salaatihim khaashi'uun. Mereka yang senantiasa khusyuk dalam melaksanakan shalatnya."

“Saya hanya menyampaikan tiga hal itu secara ringkas dan tidak lucu, karena nanti biar yang lucu Ustaz Das’ad Latif," seloroh Mu’ti yang diikuti tawa jemaah.

Sabar, dermawan, konsisten dalam melaksanakan salat, itulah nilai-nilai yang wajib diteladani dari Isra Mikraj Nabi yang mengantarkan kepada kejayaan. Itulah makna dan spirit Isra Mikraj.

Didampingi Wamendikdasmen Atip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq, dalam peringatan Isra Mikraj ini Abdul Mu’ti menyerahkan beasiswa Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 kepada 30 siswa putra-putri karyawan Kemendikdasmen.

Mengakhiri sambutannya, Mu’ti berpesan untuk melahirkan generasi yang unggul perlu tekun, sabar, mendidik anak-anak menjadi generasi yang taat melaksanakan salat. Dengan menyitir ayat Wa`mur ahlaka biṣ-ṣalāti waṣṭabir 'alaihā, lā nas`aluka rizqā, naḥnu narzuquk, wal-'āqibatu lit-taqwā, yang artinya "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya."

"Dalam bahasa lain, generasi yang beriman dan bertakwa sebagai salah satu dari tujuan pendidikan nasional," pungkas Mu'ti.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Hukum Salat Memakai...
Hukum Salat Memakai Cadar, Begini Penjelasan Ulama dan 4 Mazhab
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Masjid Az-Zikra Sentul...
Masjid Az-Zikra Sentul Gelar Zikir Akbar Spesial Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Kapan Batas Waktu Salat...
Kapan Batas Waktu Salat Isya? Cek Penjelasannya di Sini!
Rekomendasi
10 Fenomena Alam Misterius...
10 Fenomena Alam Misterius yang Membius Mata Manusia
Jepang Luncurkan Video...
Jepang Luncurkan Video Dahsyatnya Letusan Gunung Fuji Meletus dengan AI
Dianggap Mistis, Fenomena...
Dianggap Mistis, Fenomena Halo Terjadi di Langit Inggris
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Infografis
Tiga Faktor Penyebab...
Tiga Faktor Penyebab Kecelakaan Marak di Tol Cipali Menurut Pakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved