Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW

Rabu, 04 Februari 2026 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Ushom pun senang dan keluar pergi memberitahuku. Lalu kami mendengar tentang beritamu wahai Rasulullah! Beberapa hari setelah itu, ada seorang laki-laki lagi yang bernama Thoriq hendak menyembelih sembelihan di dekat berhala itu.

Ketika ia mengangkat tangannya untuk menyembelih maka terdengar suara yang berasal dari perut berhala itu: "Hai Thoriq! Nabi yang benar telah diutus. Didatangkan kepadanya suatu wahyu Firman Allah Yang Maha Mulia dan Maha Pencipta. Thoriq pun pergi menuju keramaian dan berteriak mengatakan perkataan suara Berhala itu di antara orang-orang sehingga kabar-kabarmu pun meyakinkan kami. Akan tetapi kami hidup di kalangan orang-orang yang membuat kebohongan tentangmu dan yang membenarkanmu.

Tiga hari yang lalu aku hendak menyembelih sembelihan di dekat berhala. Ketika aku mengangkat tanganku untuk menyembelihnya maka aku mendengar suara yang keras dari perut berhala dengan bahasa yang jelas: "Hai Ghossan bin Malik Al-Amiri! Telah datang kebenaran seorang Nabi keturunan Hasyim di Tuhamah. Orang-orang yang menolongnya akan mendapatkan keselamatan dan orang-orang yang menghinakannya akan mendapatkan kekecewaan. Ia adalah Nabi yang memberi petunjuk dan mengajak menyembah Allah sampai Hari Kiamat." Kemudian berhala itu melompat dari tanah dan jatuh telungkup.

Mendengar cerita Ghossan, Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama membaca Takbir dan diiringi oleh para Sahabat. Laki-laki itu (Ghossan) berkata. "Aku memiliki tiga syair bait. Apakah anda mengizinkanku membacakannya untukmu?:

Rasulullah pun mengizinkannya. Kemudian Ghossan berkata: "Aku mempercepat perjalanan mencari (Muhammad) melewati tanah datar. Dan naik ke tanah- tanah berpasir agar aku bisa menolong manusia terbaik dengan pertolongan yang dikukuhkan. Dan aku akan menguatkan ikatan-ikatan (ajaran)mu dengan ikatan (hati)ku. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Allah adalah Haq (kebenaran) Yang Maha Esa. Agama Islam ini adalah agama yang aku percayai selama aku masih hidup."

Demikian kisah berhala yang dapat berbicara menyampaikan kebenaran Rasulullah SAW. Semoga kisah ini menambah keimanan dan kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah.

Baca juga: Tadabur Surat As Shaffat Ayat 123-132 : Kisah Nabi Ilyas yang Kaumnya Menyembah Baal
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Siapa Pemasang Kiswah...
Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Rekomendasi
Es Antartika Tiba-tiba...
Es Antartika Tiba-tiba Mencair, Ilmuwan Mulai Panik
Petir dan Guntur, Bukti...
Petir dan Guntur, Bukti Keajaiban Ciptaan Allah Ta'ala
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved