Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim

Rabu, 08 Juli 2026 - 13:16 WIB
loading...
A A A
Syair tersebut menjelaskan bahwa seseorang tidak akan memperoleh ilmu secara sempurna kecuali dengan enam syarat, yaitu kecerdasan, kesungguhan, kesabaran, kesiapan berkorban, bimbingan guru, dan waktu belajar yang panjang.

Dari enam syarat tersebut, terdapat satu poin yang sangat penting, yakni irsyadu ustadz atau bimbingan seorang guru. Hal ini menunjukkan bahwa proses belajar dalam Islam bukan sekadar membaca atau mendengar materi, melainkan juga mendapatkan arahan, koreksi, dan teladan dari seorang pendidik.

Jangan Belajar Agama Secara Otodidak

Para ulama salaf juga telah mengingatkan bahaya belajar agama tanpa guru. Mereka berkata:

لَا تَقْرَؤُوا الْقُرْآنَ عَلَى الْمُصْحَفِيِّينَ وَلَا تَأْخُذُوا الْعِلْمَ مِنَ الصُّحُفِيِّينَ


Artinya: "Janganlah kalian belajar Al-Qur'an kepada orang yang belajar Al-Qur'an secara otodidak dan janganlah mengambil ilmu agama dari orang-orang yang tidak memiliki guru."

Ungkapan tersebut menegaskan pentingnya sanad keilmuan dalam Islam. Belajar secara mandiri tanpa bimbingan guru berisiko melahirkan kesalahan dalam memahami dalil, bahkan dapat menimbulkan pemahaman yang menyimpang.

Bijak Memanfaatkan Internet

Internet, media sosial, maupun teknologi AI dapat menjadi sarana yang bermanfaat untuk menambah wawasan dan memperluas akses terhadap ilmu agama. Namun, teknologi sebaiknya diposisikan sebagai media pendukung, bukan sebagai pengganti guru.

Setiap muslim perlu selektif dalam memilih sumber kajian, memastikan materi berasal dari ulama atau lembaga yang kredibel, serta tidak ragu bertanya langsung kepada guru ketika menemukan persoalan agama yang membutuhkan penjelasan lebih mendalam.

Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menghilangkan tradisi keilmuan Islam yang menempatkan guru sebagai pembimbing utama dalam memahami ajaran agama secara benar dan bertanggung jawab.

Baca juga: Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Kumpulan Doa Saat Menuntut...
Kumpulan Doa Saat Menuntut Ilmu yang Penting Diketahui
Tips Sukses Menuntut...
Tips Sukses Menuntut Ilmu, Simak Kiat Ulama Yaman Ini!
Kumpulan Ayat Al-Quran...
Kumpulan Ayat Al-Quran Tentang Menuntut Ilmu, Cek di Sini!
Rekomendasi
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Ironi Para Ilmuwan Hebat...
Ironi Para Ilmuwan Hebat yang Tak Pernah Memenangkan Nobel
Artikel Terkini
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Infografis
Harus Tahu, Ini Bagian...
Harus Tahu, Ini Bagian Mobil yang Wajib Dicek Sebelum Mudik!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved