Inilah Pemandangan Ahli Riya Pada Hari Kiamat
Rabu, 23 September 2020 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Kekecewaan manusia akan bertambah ketika melihat fenomena ini. RasulullahShalallahu alaihi wa salam bersabda,
"Pada Hari Kiamat, Allah akan memberi keputusan (qadha) pada semua hamba-Nya. Pertama kali orang yang datang adalah orang membaca Qur'an, lalu orang yang berjihad di jalan Allah, dan orang yang banyak harta. Kemudian Allah berfirman kepada orang yang membaca Qur;an, "Bukankan Aku yang mengajarkanmu apa yang Aku turunkan pada Rasulku?" Ia berkata, "Ya, wahai Tuhan." Allah bertanya, "Apa yang engkau lakukan tentang apa yang engkau telah ketahui?" Ia menjawab, "Saya mengamalkan Al-Qur'an di waktu siang dan malam." Allah berkomentar, "Engkau telah berbohong." Malaikat berkata, "Engkau berbohong." Allah berbicara kepadanya, "Padahal sebenarnya engkau ingin dikatakan Fulan ahli membaca Qur'an, dan memang telah dikatakan demikian kepadamu."
(Baca juga : Hidup Sangat Singkat, Isilah dengan Bekal untuk Perjalanan Panjang )
Lalu datang orang yang memiliki banyak harta, Allah berkata kepadanya, "Bukankah Aku telah melapangkanmu sehingga engkau tidak membutuhkan lagi seseorang?" Ia berkata, "Ya wahai Tuhan." Allah bertanya, "Apa yang engkau lakukan pada harta yang telah Aku berikan kepadamu?" Ia berkata, "Saya melakukan Silaturrahim, dan mengeluarkan shadaqah." Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata kepadanya, "Engkau telah berbohong." Malaikat juga berkata, "Engkau berbohong" Allah berkata, "Padahal engkau ingin disebut sebagai orang yang dermawan, dan sebutan itu telah diarahkan kepadamu."
Selanjutnya, datang orang yang berjihad di jalan Allah, Allah bertanya kepadanya, "Dengan lantaran apa engkau berjihad?" Ia berkata, "Saya diperintah untuk berjihad di jalan Allah. Saya berjihad sampai terbunuh." Allah berkomentar, "Engkau berbohong." Malaikat juga berkata, "Engkau berbohong." Allah menambahkan, "Engkau ingin dikatakan pemberani dan memang telah dikatakan seperti itu." Wahai Abu Hurairah, tiga golongan itu merupakan makhluk yang pertama kali diciptakan Allah dan dimasukkan neraka pada Hari Kiamat." [HR Tirmidzi]
(Baca juga : Pasca Covid-19, Uni Eropa Dibidik Jadi Tujuan Ekspor Produk UKM )
Bahkan, Allah Ta'ala akan menyiksa orang yang pamer karena bertentangan dengan apa yang disembunyikan dalam hatinya. Karena, orang yang pamer menginginkan popularitas di antara manusia dan disenangi mereka, maka Allah SWT mempermalukannya di hadapan manusia dengan maksud supaya mereka membencinya.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Barangsiapa yang ingin mendengarkan (mengenalkan) namanya, maka Allah akan mendengarkannya, dan barang siapa yang pamer maka Allah memamerkannya." [HR Muslim]
(Baca juga : Kepolisian Italia Selidiki Dugaan Kecurangan Luis Suarez )
"Pada Hari Kiamat, Allah akan memberi keputusan (qadha) pada semua hamba-Nya. Pertama kali orang yang datang adalah orang membaca Qur'an, lalu orang yang berjihad di jalan Allah, dan orang yang banyak harta. Kemudian Allah berfirman kepada orang yang membaca Qur;an, "Bukankan Aku yang mengajarkanmu apa yang Aku turunkan pada Rasulku?" Ia berkata, "Ya, wahai Tuhan." Allah bertanya, "Apa yang engkau lakukan tentang apa yang engkau telah ketahui?" Ia menjawab, "Saya mengamalkan Al-Qur'an di waktu siang dan malam." Allah berkomentar, "Engkau telah berbohong." Malaikat berkata, "Engkau berbohong." Allah berbicara kepadanya, "Padahal sebenarnya engkau ingin dikatakan Fulan ahli membaca Qur'an, dan memang telah dikatakan demikian kepadamu."
(Baca juga : Hidup Sangat Singkat, Isilah dengan Bekal untuk Perjalanan Panjang )
Lalu datang orang yang memiliki banyak harta, Allah berkata kepadanya, "Bukankah Aku telah melapangkanmu sehingga engkau tidak membutuhkan lagi seseorang?" Ia berkata, "Ya wahai Tuhan." Allah bertanya, "Apa yang engkau lakukan pada harta yang telah Aku berikan kepadamu?" Ia berkata, "Saya melakukan Silaturrahim, dan mengeluarkan shadaqah." Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata kepadanya, "Engkau telah berbohong." Malaikat juga berkata, "Engkau berbohong" Allah berkata, "Padahal engkau ingin disebut sebagai orang yang dermawan, dan sebutan itu telah diarahkan kepadamu."
Selanjutnya, datang orang yang berjihad di jalan Allah, Allah bertanya kepadanya, "Dengan lantaran apa engkau berjihad?" Ia berkata, "Saya diperintah untuk berjihad di jalan Allah. Saya berjihad sampai terbunuh." Allah berkomentar, "Engkau berbohong." Malaikat juga berkata, "Engkau berbohong." Allah menambahkan, "Engkau ingin dikatakan pemberani dan memang telah dikatakan seperti itu." Wahai Abu Hurairah, tiga golongan itu merupakan makhluk yang pertama kali diciptakan Allah dan dimasukkan neraka pada Hari Kiamat." [HR Tirmidzi]
(Baca juga : Pasca Covid-19, Uni Eropa Dibidik Jadi Tujuan Ekspor Produk UKM )
Bahkan, Allah Ta'ala akan menyiksa orang yang pamer karena bertentangan dengan apa yang disembunyikan dalam hatinya. Karena, orang yang pamer menginginkan popularitas di antara manusia dan disenangi mereka, maka Allah SWT mempermalukannya di hadapan manusia dengan maksud supaya mereka membencinya.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Barangsiapa yang ingin mendengarkan (mengenalkan) namanya, maka Allah akan mendengarkannya, dan barang siapa yang pamer maka Allah memamerkannya." [HR Muslim]
(Baca juga : Kepolisian Italia Selidiki Dugaan Kecurangan Luis Suarez )
Lihat Juga :