Kiyai Ahmad Zahro Pertanyakan Swab Test Santri Tengah Malam, Simak Videonya

loading...
Kiyai Ahmad Zahro Pertanyakan Swab Test Santri Tengah Malam, Simak Videonya
Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Kiyai Prof DR Ahmad Zahro ingatkan seluruh ponpes di Indonesia untuk mewaspadai kebangkitan Komunis. Foto/Ist
Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof KH Ahmad Zahro mengingatkan para pengasuh pondok pesantren (ponpes) di seluruh Indonesia agar mewaspadai hal-hal mencurigakan. Ini disampaikannya dalam sebuah ceramah yang disiarkan Channel NU Garis Lurus melalui saluran Youtube, 26 September 2020. (Baca Juga: Virus Corona Bisa Disembuhkan dengan Ruqyah)

"Apa yang terjadi akhir-akhir ini. Dua hari yang lalu sekitar jam 12 malam saya mendapat pengaduan dari salah seorang pengasuh pesantren yang didatangi aparat untuk melakukan rapid test atau swab test (Covid-19) terhadap semua santri. Jam 12 malam pakai seragam tertentu, tapi bukan seragam petugas kesehatan. Saya bilang tolak, tidak mungkin pejabat negara menugasi aparatnya jam 12 malam. Kasihan juga pengasuh ponpes ini karena sendirian," kata Kiyai yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An-Najach Tambak Beras Jombang itu.

(Baca Juga: Amien Rais: Saya Melihat Komunisme Diberi Angin Kencang)

Kemudian aparat itu pulang. Lalu satu jam kemudian datang lagi aparat keamanan berseragam. Seragamnya mirip Satpol PP dan seragam polisi. Mereka meminta agar para santri dan ustaz didata.



"Saya geram karena saya ingat betul apa yang terjadi tahun 1964 lalu. Ayah saya pernah digerebek jam 10 malam," kata Kiyai Zahro yangmenjabat Sekretaris Dewan Pembina Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I).

Kiyai Zahro menceritakan, aparat itu tetap bersikeras meminta daftar nama ustaz dan santri sampai marah-marah. Melihat itu, Kiyai Zahro meminta pengasuh pesantren agar jangan sampai memberikan daftar nama-nama santri dan ustaz di ponpes itu.

"Sampai di situ memang masih ada sambungan dialognya dengan pengasuh santri itu. Tapi intinya itu, melalui saluran Youtube ini, kepada semua pengasuh ponpes di seluruh Indonesia saya sebagai Sekretaris Dewan Pembina Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I), saya serukan tolong waspada sejarah akan berulang. Ini yang terjadi pada tahun 1964 lalu," tegas Kiyai Zahro.



(Baca Juga: Gatot Nurmantyo Surati Jokowi, Waspadai PKI Gaya Baru)
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
اَمۡ حَسِبَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ اَنۡ يَّسۡبِقُوۡنَا‌ ؕ سَآءَ مَا يَحۡكُمُوۡنَ
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari azab Kami? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu!

(QS. Al-'Ankabut:4)
cover bottom ayah
preload video