Allah dan Malaikat Bershalawat Kepada Orang-Orang yang Sahur
Sabtu, 02 April 2022 - 23:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hadis ini ada sebuah pelajaran yang sangat jelas, yaitu bahwa Rasulullah SAW sangat gigih membuat umatnya gembira dengan shalawat Allah SWT kepada mereka dan permohonan ampun bagi mereka dari para Malaikat dengan sebab makan sahur.
Syaikh Ahmad ‘Abdurrahman al-Banna memberikan komentar bagi hadis ini dengan ungkapan: “Shalawat Allah kepada mereka adalah kasih sayang-Nya kepada mereka, sedangkan shalawat para Malaikat kepada mereka adalah permohonan ampun untuk mereka, maka siapa saja yang tidak sahur, ia terhalang dari rahmat Allah Azza wa Jalla dan dari permohonan ampun para Malaikat untuk mereka pada waktu tersebut.”
Ya Allah, janganlah engkau menjadikan kami orang-orang yang terhalang dari kasih sayang-Mu dan orang-orang yang terhalang dari permohonan ampun para Malaikat untuk kami. Kabulkanlah wahai Rabb Yang Mahamendengarkan do’a.
Lebih Utama
Ijma’ ulama menetapkan bahwa orang yang hendak berpuasa disunnahkan makan sahur. Namun jika ternyata ia tidak sahur, maka tidak berdosa.
Dan para ulama juga menyepakati bahwa berpuasa dengan makan sahur lebih utama dari berpuasa tanpa makan sahur.
Karena ia merupakan pembeda puasa seorang Muslim dengan puasa ahli kitab.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,
فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحور
“Yang membedakan antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim no 2545).
Selain itu, yang lebih penting lagi, bahwa pada makan sahur terdapat kebarakahan.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam berkata;
Syaikh Ahmad ‘Abdurrahman al-Banna memberikan komentar bagi hadis ini dengan ungkapan: “Shalawat Allah kepada mereka adalah kasih sayang-Nya kepada mereka, sedangkan shalawat para Malaikat kepada mereka adalah permohonan ampun untuk mereka, maka siapa saja yang tidak sahur, ia terhalang dari rahmat Allah Azza wa Jalla dan dari permohonan ampun para Malaikat untuk mereka pada waktu tersebut.”
Ya Allah, janganlah engkau menjadikan kami orang-orang yang terhalang dari kasih sayang-Mu dan orang-orang yang terhalang dari permohonan ampun para Malaikat untuk kami. Kabulkanlah wahai Rabb Yang Mahamendengarkan do’a.
Lebih Utama
Ijma’ ulama menetapkan bahwa orang yang hendak berpuasa disunnahkan makan sahur. Namun jika ternyata ia tidak sahur, maka tidak berdosa.
Dan para ulama juga menyepakati bahwa berpuasa dengan makan sahur lebih utama dari berpuasa tanpa makan sahur.
Karena ia merupakan pembeda puasa seorang Muslim dengan puasa ahli kitab.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,
فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحور
“Yang membedakan antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim no 2545).
Selain itu, yang lebih penting lagi, bahwa pada makan sahur terdapat kebarakahan.
Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam berkata;
Lihat Juga :