Penulis Klasik Hakim Sanai, Sudah Keluar dari Islam?
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 13:16 WIB
loading...
Hakim Sanai. Foto/Ilustrasi/Wikipedia
A
A
A
NAMA lengkapnya Hakim Abul-Majd Majdūd ibn Ādam Sanā'ī Ghaznavi , lebih dikenal sebagai Sanai. Ia adalah seorang penyair Persia abad pertengahan, yang sekarang terletak di Afghanistan. Ia lahir pada 1080 dan meninggal antara 1131 dan 1141.
Idries Shah dalam bukunya The Way of the Sufi dan diterjemahkan Joko S. Kahhar dan Ita Masyitha menjadi Jalan Sufi : Reportase Dunia Ma'rifat menyebutkan Guru Sanai dikenal sebagai guru dari Afghanistan paling awal yang menggunakan tema cinta dalam Sufisme. Ar-Rumi mengakuinya sebagai salah satu inspirasinya. (Baca juga: Penulis Klasik Hakim Jami' dalam Jalan Sufi Idries Shah )
Kaum fanatik berusaha menggolongkan Hakim Sanai sebagai orang yang keluar dari Islam , tetapi mereka tidak berhasil. Secara khas, kata-katanya tetap digunakan dengan teratur oleh keturunan spiritual (pendeta) untuk mendukung pretensi mereka.
Melalui proses yang familiar, ketika terminologi dan organisasi sufi diadopsi oleh penganut agama secara luas, bahwa perbedaan antara kaum Sufi dan penganut yang dangkal ini telah dikaburkan. (Baca juga: Jalaluddin Rumi Anggap Perempuan sebagai Suatu Pancaran Ilahi )
"Kaum fanatik berusaha lebih dari sekali untuk menyatakan bahwa Sanai bukanlah Sufi. Alasannya, bahwa pemikirannya tidak dapat dengan mudah disatukan dengan keagamaan tertentu," tutur Idries Shah.
The Walled Garden of Truth, salah satu karya Sanai yang penting, disusun dengan cara tertentu untuk memberi beberapa bacaan pada banyak bagian. Ini mempengaruhi perubahan persepsi yang dianalogikan perubahan fokus, pada obyek yang satu dan sama. Jika satu seri metode interpretasi digunakan dengan buku ini, suatu kerangka kerja paling menarik dari materi instruksional (pengajaran), atau mendekati sebuah sistem, akan terungkapkan. (Baca juga: Rumi: Cinta Terbesar Adalah Keheningan dan Tidak Bisa Diungkapkan dengan Kata-Kata )
Sanai juga dikenal karena karyanya Parliament of the Birds, yang pada permukaannya merupakan kiasan dari pencarian manusia terhadap pencerahan yang lebih tinggi. Karyanya Dervish Songs yang lirikal mewakili presentasi pengalaman Sufi.
Baca juga: KontraS : 45 Pendemo Omnibus Law Tidak Diketahui Keberadaannya
ORANG YANG TIDUR
Saat ummat manusia tetap merupakan benda semata di dunia
Maka akan dibawa serta, seperti dalam kapal, tertidur.
Apa yang dapat mereka lihat dalam tidur?
Manfaat atau hukuman apa yang ada?
Baca juga: Lagu Buruh Tani jadi Mars saat Demo Omnibus Law, Begini Asal-usulnya
KITAB YANG TERTUTUP
Perkembangan manusia adalah bila seseorang diberi kitab yang tertutup, ditulis sebelum ia lahir. Ia membawanya di dalam dirinya sampai 'meninggal'. Saat manusia menjadi subyek dalam pergerakan waktu, ia tidak tahu apa isi kitab yang tertutup itu.
TINGKAT KEBENARAN
Apa yang tampak sebagai kebenaran adalah pemutarbalikan kata dari kebenaran obyektif
MAKNA DAN TUJUAN
"Ha" dan "Ho" adalah kata-kata yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh kalau sudah diketahui maksudnya.
Baca juga: Dorong Hapus Presidential Threshold, Perludem Sebut Syarat Jadi Peserta Pemilu Sudah Berat
BAYI
Manusia tidak memperhatikan kalau dirinya seperti bayi di tangan perawat. Kadang ia bahagia, kadang sedih, atas apa yang terjadi padanya. Kadang perawat mencela anak-anak, kadang menenangkannya. Ada saatnya ia memukulnya, ada saatnya pula berbagi penderitaannya. Pribadi yang dangkal, orang asing yang lewat, mungkin berpikir bahwa perawat tersebut tidak menghiraukan anak-anak. Bagaimana ia tahu kalau hal demikian memang seharusnya dilakukan perawat?
BAGAIMANA DAN MENGAPA?
Esensi kebenaran adalah melebihi terminologi "Bagaimana?" dan "Mengapa?"
IKUTI JALAN
Jangan membicarakan kepiluanmu -- karena Dia yang berbicara.
Jangan mencari-Nya -- karena Dia yang mencari.
Dia bahkan merasakan sentuhan kaki semut;
Bila batu di bawah air bergerak --
Dia mengetahuinya.
Jika ada cacing di bebatuan
Dia tahu tubuhnya, lebih kecil dari atom.
Suara doanya, dan maksudnya yang tersembunyi,
Dia tahu melalui pengetahuan Ilahiah-Nya.
Dia memberi cacing makanannya;
Dia telah menunjukkan kepadamu jalan Ajaran.
Idries Shah dalam bukunya The Way of the Sufi dan diterjemahkan Joko S. Kahhar dan Ita Masyitha menjadi Jalan Sufi : Reportase Dunia Ma'rifat menyebutkan Guru Sanai dikenal sebagai guru dari Afghanistan paling awal yang menggunakan tema cinta dalam Sufisme. Ar-Rumi mengakuinya sebagai salah satu inspirasinya. (Baca juga: Penulis Klasik Hakim Jami' dalam Jalan Sufi Idries Shah )
Kaum fanatik berusaha menggolongkan Hakim Sanai sebagai orang yang keluar dari Islam , tetapi mereka tidak berhasil. Secara khas, kata-katanya tetap digunakan dengan teratur oleh keturunan spiritual (pendeta) untuk mendukung pretensi mereka.
Melalui proses yang familiar, ketika terminologi dan organisasi sufi diadopsi oleh penganut agama secara luas, bahwa perbedaan antara kaum Sufi dan penganut yang dangkal ini telah dikaburkan. (Baca juga: Jalaluddin Rumi Anggap Perempuan sebagai Suatu Pancaran Ilahi )
"Kaum fanatik berusaha lebih dari sekali untuk menyatakan bahwa Sanai bukanlah Sufi. Alasannya, bahwa pemikirannya tidak dapat dengan mudah disatukan dengan keagamaan tertentu," tutur Idries Shah.
The Walled Garden of Truth, salah satu karya Sanai yang penting, disusun dengan cara tertentu untuk memberi beberapa bacaan pada banyak bagian. Ini mempengaruhi perubahan persepsi yang dianalogikan perubahan fokus, pada obyek yang satu dan sama. Jika satu seri metode interpretasi digunakan dengan buku ini, suatu kerangka kerja paling menarik dari materi instruksional (pengajaran), atau mendekati sebuah sistem, akan terungkapkan. (Baca juga: Rumi: Cinta Terbesar Adalah Keheningan dan Tidak Bisa Diungkapkan dengan Kata-Kata )
Sanai juga dikenal karena karyanya Parliament of the Birds, yang pada permukaannya merupakan kiasan dari pencarian manusia terhadap pencerahan yang lebih tinggi. Karyanya Dervish Songs yang lirikal mewakili presentasi pengalaman Sufi.
Baca juga: KontraS : 45 Pendemo Omnibus Law Tidak Diketahui Keberadaannya
ORANG YANG TIDUR
Saat ummat manusia tetap merupakan benda semata di dunia
Maka akan dibawa serta, seperti dalam kapal, tertidur.
Apa yang dapat mereka lihat dalam tidur?
Manfaat atau hukuman apa yang ada?
Baca juga: Lagu Buruh Tani jadi Mars saat Demo Omnibus Law, Begini Asal-usulnya
KITAB YANG TERTUTUP
Perkembangan manusia adalah bila seseorang diberi kitab yang tertutup, ditulis sebelum ia lahir. Ia membawanya di dalam dirinya sampai 'meninggal'. Saat manusia menjadi subyek dalam pergerakan waktu, ia tidak tahu apa isi kitab yang tertutup itu.
TINGKAT KEBENARAN
Apa yang tampak sebagai kebenaran adalah pemutarbalikan kata dari kebenaran obyektif
MAKNA DAN TUJUAN
"Ha" dan "Ho" adalah kata-kata yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh kalau sudah diketahui maksudnya.
Baca juga: Dorong Hapus Presidential Threshold, Perludem Sebut Syarat Jadi Peserta Pemilu Sudah Berat
BAYI
Manusia tidak memperhatikan kalau dirinya seperti bayi di tangan perawat. Kadang ia bahagia, kadang sedih, atas apa yang terjadi padanya. Kadang perawat mencela anak-anak, kadang menenangkannya. Ada saatnya ia memukulnya, ada saatnya pula berbagi penderitaannya. Pribadi yang dangkal, orang asing yang lewat, mungkin berpikir bahwa perawat tersebut tidak menghiraukan anak-anak. Bagaimana ia tahu kalau hal demikian memang seharusnya dilakukan perawat?
BAGAIMANA DAN MENGAPA?
Esensi kebenaran adalah melebihi terminologi "Bagaimana?" dan "Mengapa?"
IKUTI JALAN
Jangan membicarakan kepiluanmu -- karena Dia yang berbicara.
Jangan mencari-Nya -- karena Dia yang mencari.
Dia bahkan merasakan sentuhan kaki semut;
Bila batu di bawah air bergerak --
Dia mengetahuinya.
Jika ada cacing di bebatuan
Dia tahu tubuhnya, lebih kecil dari atom.
Suara doanya, dan maksudnya yang tersembunyi,
Dia tahu melalui pengetahuan Ilahiah-Nya.
Dia memberi cacing makanannya;
Dia telah menunjukkan kepadamu jalan Ajaran.
(mhy)
Lihat Juga :