Kisah Hidayah : Hei, Kamu Muslimah?
Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Pemuda itu pergi dalam keadaan mabuk.
(Baca juga : Propam Polri Periksa Pilot Helikopter yang Angkut Warga )
Wanita itu memandang sang pemuda dari kejauhan. Ia tersinggung dengan kata-kata pemuda itu. Tetapi, diam-diam ia juga ingin tahu Islam. Ia kemudian memutuskan untuk mendatangi salah satu islamic center di negeri itu untuk bertanya tentang Islam. Ia disambut baik oleh imam masjid sekaligus kepala islamic center dan diberi sejumlah buku dan compack disk (CD) tentang Islam.
Kurang lebih satu bulan wanita itu mempelajari buku dan CD yang ia peroleh dari islamic center. Perlahan tapi pasti, ia menemukan kesejukan dari buku dan CD itu. Ia pun akhirnya mengucap syahadat tanda memeluk Islam. Dalam hal ini, tentu pemuda Arab pemabuk tadi ikut memperoleh pahala hidayah itu, insya Allah.
(Baca juga : KRL Commuter Line Jabodetabek Beroperasi Normal Mulai Senin Besok )
Kehidupan wanita itu pun berubah. Ia kini aktif berdakwah menyampaikan ajaran Islam. Suatu ketika, pada kesempatan peringatan International Women Day (Hari Wanita Seunia), ia diminta oleh panitia penyelenggara untuk menjadi salah satu narasumber mendampingi wanita lain dari kalangan Nasrani dan Yahudi. Ia berbicara tentang Islam sesuai yang ia ketahui dan pelajari. Mengejutkan! Selesai acara, 120 orang wanita mendatangi islamic center untuk menyatakan diri memeluk Islam.
Pertanyaannya: siapa yang paling “berjasa” atas ini semua? Tentulah pemuda pemabuk tadi.
(Baca juga : Janji Pemerintah, Industri Tekstil RI Masuk 5 Besar Dunia di 2030 )
Muslimah, hikmah kisah ini, kita memang tidak pernah tahu melalui apa dan siapa Allah memberi petunjuk kepada seseorang. Bisa saja melalui ustadz atau kyai, tetapi bisa juga melalui pemabuk atau pencuri. Nah, kalau pemabuk saja bisa menjadi faktor penyebab datangnya hidayah Allah, lalu apa yang sudah kita perbuat untuk “memancing” hidayah Allah untuk diri kita dan orang-orang di sekitar kita? Inilah yang patut kita renungkan.
Wallahu A'lam
(Baca juga : Propam Polri Periksa Pilot Helikopter yang Angkut Warga )
Wanita itu memandang sang pemuda dari kejauhan. Ia tersinggung dengan kata-kata pemuda itu. Tetapi, diam-diam ia juga ingin tahu Islam. Ia kemudian memutuskan untuk mendatangi salah satu islamic center di negeri itu untuk bertanya tentang Islam. Ia disambut baik oleh imam masjid sekaligus kepala islamic center dan diberi sejumlah buku dan compack disk (CD) tentang Islam.
Kurang lebih satu bulan wanita itu mempelajari buku dan CD yang ia peroleh dari islamic center. Perlahan tapi pasti, ia menemukan kesejukan dari buku dan CD itu. Ia pun akhirnya mengucap syahadat tanda memeluk Islam. Dalam hal ini, tentu pemuda Arab pemabuk tadi ikut memperoleh pahala hidayah itu, insya Allah.
(Baca juga : KRL Commuter Line Jabodetabek Beroperasi Normal Mulai Senin Besok )
Kehidupan wanita itu pun berubah. Ia kini aktif berdakwah menyampaikan ajaran Islam. Suatu ketika, pada kesempatan peringatan International Women Day (Hari Wanita Seunia), ia diminta oleh panitia penyelenggara untuk menjadi salah satu narasumber mendampingi wanita lain dari kalangan Nasrani dan Yahudi. Ia berbicara tentang Islam sesuai yang ia ketahui dan pelajari. Mengejutkan! Selesai acara, 120 orang wanita mendatangi islamic center untuk menyatakan diri memeluk Islam.
Pertanyaannya: siapa yang paling “berjasa” atas ini semua? Tentulah pemuda pemabuk tadi.
(Baca juga : Janji Pemerintah, Industri Tekstil RI Masuk 5 Besar Dunia di 2030 )
Muslimah, hikmah kisah ini, kita memang tidak pernah tahu melalui apa dan siapa Allah memberi petunjuk kepada seseorang. Bisa saja melalui ustadz atau kyai, tetapi bisa juga melalui pemabuk atau pencuri. Nah, kalau pemabuk saja bisa menjadi faktor penyebab datangnya hidayah Allah, lalu apa yang sudah kita perbuat untuk “memancing” hidayah Allah untuk diri kita dan orang-orang di sekitar kita? Inilah yang patut kita renungkan.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :