Baginda Raja Serahkan Singgasananya kepada Abu Nawas dengan Sukarela
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Belum lagi sempurna duduk Abu Nawas, tanpa basa-basi lagi Khalifah Harun Ar-Rasyid bertanya kepada Abu Nawas, "Ini para ulama yang ada di sini tak ada yang bisa menjawab pertanyaan saya," kata Baginda ditujukan kepada Abu Nawas. (Baca juga: Ahli Hukum Islam Saja Minta Fatwa Abu Nawas )
"Apa yang mesti hamba lakukan Baginda?" tanya Abu Nawas.
Rupanya sepulang salat subuh berjamaah, Khalifah sedikit iseng bertanya kepada para tokoh agama itu. "Allah itu lagi di mana dan sedang apa?"
Semua ulama yang ada saat itu tidak berani menjawab dan Khalifah Harun Ar-Rasyid saat itu memang lagi bertingkah aneh untuk menarik perhatian. Tanya kok Allah sekarang lagi apa?
Abu Nawas menyimak pertanyaan raja itu. “Saya bisa jawab tapi ada syaratnya,” kata Abu Nawas kepada sang khalifah.
“Apa syaratnya?” tanya Khalifah sedikit terkejut.
“Saya duduk di kursi singgasana Anda, dan Anda duduk di bawahnya,” jawab Abu Nawas.
Sang khalifah berpikir sejenak, tapi kemudian mengabulkan apa yang diinginkan Abu Nawas. Khalifah ingin betul mendengar jawaban itu dari si Cerdik.
Setelah Abu Nawas duduk di singgasana dan Khalifah Harun Ar-Rasyid duduk di bawah, Abu Nawas berkata lantang: “Allah sedang mengangkat Abu Nawas jadi Raja dan Harun Ar-Rasyid jadi rakyat biasa."
"Apa yang mesti hamba lakukan Baginda?" tanya Abu Nawas.
Rupanya sepulang salat subuh berjamaah, Khalifah sedikit iseng bertanya kepada para tokoh agama itu. "Allah itu lagi di mana dan sedang apa?"
Semua ulama yang ada saat itu tidak berani menjawab dan Khalifah Harun Ar-Rasyid saat itu memang lagi bertingkah aneh untuk menarik perhatian. Tanya kok Allah sekarang lagi apa?
Abu Nawas menyimak pertanyaan raja itu. “Saya bisa jawab tapi ada syaratnya,” kata Abu Nawas kepada sang khalifah.
“Apa syaratnya?” tanya Khalifah sedikit terkejut.
“Saya duduk di kursi singgasana Anda, dan Anda duduk di bawahnya,” jawab Abu Nawas.
Sang khalifah berpikir sejenak, tapi kemudian mengabulkan apa yang diinginkan Abu Nawas. Khalifah ingin betul mendengar jawaban itu dari si Cerdik.
Setelah Abu Nawas duduk di singgasana dan Khalifah Harun Ar-Rasyid duduk di bawah, Abu Nawas berkata lantang: “Allah sedang mengangkat Abu Nawas jadi Raja dan Harun Ar-Rasyid jadi rakyat biasa."
(mhy)
Lihat Juga :