Ahli Hukum Islam Saja Minta Fatwa Abu Nawas

Senin, 06 Juli 2020 - 08:01 WIB
loading...
Ahli Hukum Islam Saja...
Abu Nawas bilang itu urusan remeh. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Abu Nawas adalah pujangga Arab dan merupakan salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Penyair ulung sekaligus tokoh sufi ini mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami dan hidup pada zaman Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad (806-814 M). Kisah Abu Nawas amat banyak. Ada yang konyol, lucu, dan satir. Kisah berikut dinukil dari kitab Abu Nuwas fi nawadirihi wa ba’di qasaidihi karya Salim Samsuddin). (Baca juga: Abu Nawas Mengubah Hidup Orang dan Menunjukkan Cara Melihat Setan )

Alkisah, salah seorang ahli fikih resah akan perkara hukum yang dimilikinya. Hingga akhirnya keresahan sang fakih tadi mengarahkannya untuk menemui Abu Nawas.

Singkat cerita bertemulah sang fakih dengan Abu Nawas. Tanpa basa-basi sang fakih pun mengutarakan keresahannya. (Baca juga: Abu Nawas, Abu Wardah, dan Seorang Pengemis )

“Wahai Abu Nawas, aku membutuhkan pertolonganmu. Aku ingin engkau memberikan fatwa kepadaku perihal keresahanku selama ini, dan semoga engkau mendapatkan balasan dari Allah atas kebaikanmu,” sang fakih berbasa-basi.

“Keresahan apa yang kau hadapi. Katakan saja!” kata Abu Nawas. (Baca juga: Bohongi Prajurit Kerajaan, Abu Nawas Ditangkap dan Diborgol )

“Wahai Abu Nawas, manakah yang lebih utama, berjalan di depan iring-iringan jenazah atau di belakangnya?” tanya si ahli fikih.

“Wahai ahli fikih, jangan terlalu serius dan resah perihal urusan remeh temeh seperti ini,” jawab Abu Nawas.

“Lantas fatwa apa yang bisa kau beri padaku perihal perkara ini?” sergah sang ahli fikih penasaran. (Baca juga: Abu Nawas Lapang Dada Kendati Dihina dan Dicaci Sesama Penyair )

Abu Nawas pun menjawab, “Berjalanlah sesukamu, depan-belakang, kanan-kiri itu sama saja, asal jangan kau naiki keranda jenazahnya.”

Keseriusan ahli fikih yang tadinya menyimak uraian Abu Nawas, berubah menjadi tawa. Sang ahli fikih itu pun pergi dengan rasa puas dan tertawa sepanjang perjalanan. (Baca juga: Para Santri Mengkritik Cara Mengajar Abu Nawas )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Mansa Musa dan Kisah...
Mansa Musa dan Kisah Haji Termegah dan Terkaya dalam Sejarah Dunia
Rekomendasi
Rumania Bersiap Hadapi...
Rumania Bersiap Hadapi Gelombang Panas, Peringatan Merah Dikeluarkan
4 Penemuan Nikola Tesla...
4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Cacing Api Serbu Pesisir...
Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas, Warga AS Diminta Hindari Pantai
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved