Kisah Waliyullah Imam Sari as-Saqathi dan Seorang Pejabat Istana

Minggu, 01 November 2020 - 10:38 WIB
loading...
A A A
"Sekarang pergilah engkau seorang diri."Melihat itu istrinya menjerit: "Aku tidak sampai hati membiarkannya. Lalu anak itu ditariknya ke dalam dekapnnya.

"Aku memberikan kuasa padamu jika engkau menginginkan untuk menuntut perceraian," kata Ahmad kepada istrinya.

Maka kembalilah Ahmad ke padang belantara. Bertahun-tahun telah berlalu. Kemudian pada suatu malam, pada waktu salat Isya, seseorang mendatangi Sari as-Saqathi di tempat kediamannya. Orang itu berkata kepada Sari as-Saqathi:

"Ahmad mengutus aku untuk menjumpai engkau. Ia berpesan begini: "Hidupku hampir berakhir. Tolonglah aku."

Imam Sari as-Saqathi pergi ke tempat Ahmad. Ia menemukan Ahmad yang sedang terbaring di atas tanah di dalam sebuah pemakaman. Ia sedang menantikan saat-saat terakhirnya. Lidahnya masih bergerak-gerak. Sari as-Saqathi mendengar bahwa Ahmad sedang membacakan ayat yang berbunyi: "Untuk yang seperti ini bekerjalah wahai para pekerja."

Imam Sari as-Saqathi mengangkat kepalanya dari atas tanah, mengusapkan dan mendekapkan ke dadanya. Ahmad Yazid membuka matanya, terlihatlah olehnya sang Syeikh lalu ia berkata: "Guru, engkau datang tepat pada waktunya. Hidupku akan berakhir sesaat lagi."

Sesaat kemudian ia mengembuskan nafas yang terakhir. Sambil menangis, Imam Sari as-Saqathi kembali ke kota untuk menyelesaikan urusan-urusan Ahmad. Di dalam perjalanan ini ia menyaksikan orang ramai berbondong-bondong berjalan ke arah luar kota.

"Hendak ke manakah kalian?" kata Sari as-Saqathi kepada mereka.

"Tidakkah engkau tau, kemarin malam terdengar sebuah seruan dari atas langit 'barang siapa ingin mensalatkan jenazah sahabat kesayangan Allah, pergilah ke pemakaman di Syuniziyah!"

Begitulah akhir indah kisah hidup Ahmad Yazid yang meninggalkan kesenangan dunia. Ia memilih menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah hingga akhirnya mendapatkan keridhoan-Nya. Betapa hebatnya bimbingan seorang guru, mudah-mudahan kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran. (Baca Juga: Imam Sari As-Saqathi, 30 tahun Beristighfar karena Ucapan Alhamdulillah )

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Perkuat Mutu Pendidikan...
Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren, Majelis Masyayikh Gelar Pelatihan Asesmen Dikdasmen
Rekomendasi
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Fenomena Cahaya Aneh...
Fenomena Cahaya Aneh Berwarna-warni Terlihat di Langit Kanada
Surat dari Setan Milik...
Surat dari Setan Milik Biarawati Akhirnya Berhasil Diungkap
Artikel Terkini
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved