Habib Rizieq Usung Revolusi Akhlak, Ini Kata Syaikh Ahmad Al-Misri
Selasa, 24 November 2020 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dihormati sahabat sampai sahabat memperhatikan gerak-gerik beliau. Nabi Muhammad berwudhu, air bekas wudhunya diambil oleh sahabat. Inilah sosok yang membahagiakan. Ketika Nabi صلى الله عليه وسلم wafat, Kota Madinah terasa seperti padam tak bercahaya.
(Baca Juga: Tanggapan Ustaz Abdul Somad Jika FPI dan Ormas Islam Dibubarkan )
Krisis Akhlak
Kemarin diutarakan adanya Revolusi Akhlak . Pertanyaannya, kita melakukan Revolusi Akhlak seperti apa? Sesungguhnya dunia Islam ingin melakukan perubahan. Beberapa tahun lalu ada gerakan dari masyarakat ingin melakukan perubahan mulai dari revolusi politik untuk menjatuhkan orang-orang yang tidak pantas menjabat puluhan tahun dan keadaan tidak membaik.
Revolusi yang dibutuhkan Islam adalah Revolusi Akhlak untuk melakukan perubahan di negeri dari atas sampai ke paling bawah. Dunia modern saat ini mengalami krisis parah apalagi ditambah dengan pandemi sehingga banyak orang kelaparan, ada yang kesulitan berobat. Sekarang kalau meninggal dinyatakan Covid-19. Na'udzubillahi min dzalik.
Syaikh Ahmad menceritakan, beberapa waktu belakangan terjadi krisis parah khususnya ekonomi. Kalau kita melihat seksama semua krisis ini terjadi karena rusaknya akhlak .
Allah berfirman:
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS Ar-Rum: 41)
Bahkan orang yang memainkan praktik politik atas nama Islam membutuhkan akhlak terpuji untuk memperbaikinya. Kita lihat krisis kesehatan berawal dari krisis akhlak. Orang miskin terhalang dari obat yang dia butuhkan.
"Banyak yang melakukan permainan penelitian ilmiah untuk menunjukkan obat-obatan yang mereka buat gak ada efek samping. Kita lihat ada wanita yang divaksin sampai lumpuh," paparnya.
Kemudian, krisis pendidikan saat ini dipermainkan harus bayar sekian buat masuk sekolah tertentu. "Dulu, saya sekolah bayar cuma 50 ribuan dan Al-Azhar kasih makan kita gratis, ada lomba tahfidz Al-Qur'an ," kata Syaikh Ahmad.
Begitu juga di dunia seni terjadi krisis akhlak. Banyak sinetron isinya pacaran. "Saya pertama ke Indonesia nonton televisi isinya sinetron oacaran sama makhluk halus. Anak-anak kita sekarang dirusak sama sinetron. Sampai anak kecil ketakutan karena ditakut-takuti hantu. Itulah kesalahan kita. Saya di Mesir lewat kuburan jam 2 malam biasa aja. Orang Mesir ada yang hidup di area kuburan biasa saja," kata Syaih Ahmad.
Selain itu, krisis Game juga menyangkut masalah akhlak . Ada Game yang diharamkan Al-Azhar yaitu Game yang menginjak Al-Qur'an . Krisis di perkantoran, orang mau masuk harus bayar uang. Bahkan untuk meraih kedudukan, naik level harus mengeluarkan uang. Inilah yang merusak moral kita.
(Baca Juga: Tanggapan Ustaz Abdul Somad Jika FPI dan Ormas Islam Dibubarkan )
Krisis Akhlak
Kemarin diutarakan adanya Revolusi Akhlak . Pertanyaannya, kita melakukan Revolusi Akhlak seperti apa? Sesungguhnya dunia Islam ingin melakukan perubahan. Beberapa tahun lalu ada gerakan dari masyarakat ingin melakukan perubahan mulai dari revolusi politik untuk menjatuhkan orang-orang yang tidak pantas menjabat puluhan tahun dan keadaan tidak membaik.
Revolusi yang dibutuhkan Islam adalah Revolusi Akhlak untuk melakukan perubahan di negeri dari atas sampai ke paling bawah. Dunia modern saat ini mengalami krisis parah apalagi ditambah dengan pandemi sehingga banyak orang kelaparan, ada yang kesulitan berobat. Sekarang kalau meninggal dinyatakan Covid-19. Na'udzubillahi min dzalik.
Syaikh Ahmad menceritakan, beberapa waktu belakangan terjadi krisis parah khususnya ekonomi. Kalau kita melihat seksama semua krisis ini terjadi karena rusaknya akhlak .
Allah berfirman:
ظَهَرَ الۡفَسَادُ فِى الۡبَرِّ وَالۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ اَيۡدِى النَّاسِ لِيُذِيۡقَهُمۡ بَعۡضَ الَّذِىۡ عَمِلُوۡا لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُوۡنَ
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS Ar-Rum: 41)
Bahkan orang yang memainkan praktik politik atas nama Islam membutuhkan akhlak terpuji untuk memperbaikinya. Kita lihat krisis kesehatan berawal dari krisis akhlak. Orang miskin terhalang dari obat yang dia butuhkan.
"Banyak yang melakukan permainan penelitian ilmiah untuk menunjukkan obat-obatan yang mereka buat gak ada efek samping. Kita lihat ada wanita yang divaksin sampai lumpuh," paparnya.
Kemudian, krisis pendidikan saat ini dipermainkan harus bayar sekian buat masuk sekolah tertentu. "Dulu, saya sekolah bayar cuma 50 ribuan dan Al-Azhar kasih makan kita gratis, ada lomba tahfidz Al-Qur'an ," kata Syaikh Ahmad.
Begitu juga di dunia seni terjadi krisis akhlak. Banyak sinetron isinya pacaran. "Saya pertama ke Indonesia nonton televisi isinya sinetron oacaran sama makhluk halus. Anak-anak kita sekarang dirusak sama sinetron. Sampai anak kecil ketakutan karena ditakut-takuti hantu. Itulah kesalahan kita. Saya di Mesir lewat kuburan jam 2 malam biasa aja. Orang Mesir ada yang hidup di area kuburan biasa saja," kata Syaih Ahmad.
Selain itu, krisis Game juga menyangkut masalah akhlak . Ada Game yang diharamkan Al-Azhar yaitu Game yang menginjak Al-Qur'an . Krisis di perkantoran, orang mau masuk harus bayar uang. Bahkan untuk meraih kedudukan, naik level harus mengeluarkan uang. Inilah yang merusak moral kita.
Lihat Juga :