Islam Masuk ke Jawa: Kisah Sultan Al-Ghabbah Sampai Ruqyah Syaikh Subakir

Rabu, 23 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Muhammad Dhiyauddin mengatakan setelah Pulau Jawa dan Pulau Bawean yang diruqyah oleh Syaikh Subakir, maka Pulau Jawa disebutkan telah siap menerima dakwah Islam para mubaligh berikutnya yaitu dakwah Walisongo.

Di antara anggota Walisongo yang berdakwah di Jawa pada periode awal yaitu Syaikh Maulana Malik Ibrahim. (Baca juga: Kisah Sunan Ampel (1): Dari Champa Menuju Majapahit Ajarkan Falsafah Molimo )

Walisongo
Menurut Solichin Salam dalam bukunya berjudul "Sekitar Walisongo", kata Walisongo merupakan gabungan dua kata yang berasal dari kata wali dan songo.

Kata wali berasal dari bahasa Arab, satu singkatan dari kata waliyullah yang berarti orang yang mencintai dan dicintai Allah. Sedangkan kata songo berasal dari bahasa Jawa yang berarti sembilan. Jadi, Wali Songo berarti wali yang berjumlah sembilan, yaitu sembilan orang yang mencintai dan dicintai Allah.

Mereka dipandang sebagai ketua mubaligh Islam yang bertugas mengislamkan daerah-daerah dan penduduk yang belum memeluk Islam di Jawa. Sembilan wali (Wali Songo) tersebut adalah Sunan Gresik (Syaikh Maulana Malik Ibrahim), Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, Sunan Kalijaga, dan Sunan Gunung Jati.

Wali Songo mendakwahkan Islam dengan damai, santun, serta tanpa paksaan. Gerakan damai yang dilakukan oleh Wali Songo menunjuk pada usaha-usaha penyampaian dakwah Islam melalui prinsip maw’izhatul hasanah wa mujadalah billati hiya ahsan, yaitu sebuah metode penyampaian ajaran Islam melalui cara dan tutur bahasa yang baik.

Ajaran Islam yang dikemas oleh Walisongo sebagai ajaran yang sederhana dan dikaitkan dengan pemahaman masyarakat setempat atau dapat dipahami dengan Islam yang dibumikan sesuai adat budaya dan kepercayaan penduduk setempat melalui proses asimilasi dan sinkretisme.

Kehadiran Walisongo juga berkaitan dengan proses menguatnya kembali unsur-unsur budaya asli Nusantara. Melalui prinsip dakwah yang kemudian oleh para ulama disebut dengan al-muhafazah ‘alal qadimish shalih wal akhdu bil jadilil ashlah, yaitu memelihara khazanah masa lalu yang baik serta mengadopsi perkembangan terbaru yang lebih baik.

Melalui prinsip tersebut, menurut Suyoto, unsur-unsur budaya lokal yang sudah ada sebelum Islam masuk ke Nusantara yang dianggap sesuai dengan sendi-sendi tauhid kemudian diserap ke dalam dakwah Islam. Pelaksanaan dakwah dengan cara tersebut memang memerlukan waktu yang lama, akan tetapi berlangsung secara damai.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Apakah Walisongo Keturunan...
Apakah Walisongo Keturunan Nabi Muhammad SAW?
Silsilah Nasab Sunan...
Silsilah Nasab Sunan Gunung Jati yang Tersambung kepada Rasulullah SAW
Lebaran Ketupat, Peninggalan...
Lebaran Ketupat, Peninggalan Wali Songo Hanya Ada di Indonesia
Biografi Sunan Kalijaga,...
Biografi Sunan Kalijaga, Sejarah Hingga Cara Berdakwah
Kisah Sayyid Abdul Aziz,...
Kisah Sayyid Abdul Aziz, Keturunan Nabi Muhammad yang Jadi Raja Islam Pertama Nusantara
Ulama Kurdistan Ikut...
Ulama Kurdistan Ikut Andil Memasukkan Tradisi Maulid ke Indonesia
Rekomendasi
Tablet Berusia 3.500...
Tablet Berusia 3.500 Tahun Ditemukan, Isinya Daftar Belanja
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved