Penjelasan Syaikh Utsaimin Tentang Cara Membedakan Darah Haid dan Istihadhah
Rabu, 23 Desember 2020 - 09:04 WIB
loading...
Menurut Syaik Ibnu Utsaimin rahimahullah ada empat ciri membedakan jenis darah haid dan istihadhah ini. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Seorang perempuan ditakdirkan untuk mengalami menstruasi atau haid dalam setiap bulannya. Namun dalam kondisi tertentu , terkadang ada seorang muslimah yang tidak dapat membedakan antara datangnya darah haid atau darah istihadhah.
(Baca juga: Hidup Mengalami Takdir Buruk, Bagaimana Menyikapinya? )
Nah, untuk mengetahui hal ini, berikut penjelasan Syaik Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam kitab 'asy-Syarhul Mumti' yang menjelaskan ada empat ciri membedakan jenis darah haid dan istihadhah ini.
1. Warna
Warna darah haid hitam, sedangkan darah istihadhah berwarna merah.
2. Kekentalan
Darah haid lebih kental, sedangkan istihadhah lebih encer.
(Baca juga: Inilah Sayembara Setan : Memisahkan Antara Suami Istri)
3. Bau
Bau darah haid menyengat (amis). Adapun darah istihadhah tidak begitu amis, seperti keumuman darah biasa.
4. Pembekuan atau kering
Darah haid tidak membeku (atau tidak cepat kering) karena darah tersebut membeku ketika berada di rahim kemudian pecah dan meleleh, sehingga tidak segera membeku (proses sampai membeku cukup lama). Berbeda halnya darah dengan darah istihadhah, ia akan segera membeku. Sebab, darah istihadhah hanyalah darah biasa yang keluar dari pembuluh darah.
(Baca juga: Selain Merupakan Sifat Para Nabi, Inilah Manfaat Dahsyat Bersyukur )
Mengutip penjelasan Ustadz Abu Ishaq Abdullah, jika salah satu dari ciri darah haid tersebut ada, dan keluar pada waktunya (walaupun mungkin maju 12 hari), kuat dugaan bahwa darah tersebut adalah haid. Namun, jika ternyata darah keluar jauh sebelum waktunya jadikan ciri warna sebagai patokan. Sebab, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(Baca juga: Hidup Mengalami Takdir Buruk, Bagaimana Menyikapinya? )
Nah, untuk mengetahui hal ini, berikut penjelasan Syaik Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam kitab 'asy-Syarhul Mumti' yang menjelaskan ada empat ciri membedakan jenis darah haid dan istihadhah ini.
1. Warna
Warna darah haid hitam, sedangkan darah istihadhah berwarna merah.
2. Kekentalan
Darah haid lebih kental, sedangkan istihadhah lebih encer.
(Baca juga: Inilah Sayembara Setan : Memisahkan Antara Suami Istri)
3. Bau
Bau darah haid menyengat (amis). Adapun darah istihadhah tidak begitu amis, seperti keumuman darah biasa.
4. Pembekuan atau kering
Darah haid tidak membeku (atau tidak cepat kering) karena darah tersebut membeku ketika berada di rahim kemudian pecah dan meleleh, sehingga tidak segera membeku (proses sampai membeku cukup lama). Berbeda halnya darah dengan darah istihadhah, ia akan segera membeku. Sebab, darah istihadhah hanyalah darah biasa yang keluar dari pembuluh darah.
(Baca juga: Selain Merupakan Sifat Para Nabi, Inilah Manfaat Dahsyat Bersyukur )
Mengutip penjelasan Ustadz Abu Ishaq Abdullah, jika salah satu dari ciri darah haid tersebut ada, dan keluar pada waktunya (walaupun mungkin maju 12 hari), kuat dugaan bahwa darah tersebut adalah haid. Namun, jika ternyata darah keluar jauh sebelum waktunya jadikan ciri warna sebagai patokan. Sebab, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
Lihat Juga :