Tahun Baru Masehi, Simbol Nasrani yang Diikuti Kaum Muslimin
Rabu, 30 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Kalender Julian kemudian dimodifikasi menjadi Kalender Gregorian dan disetujui oleh pemimpin tertinggi umat Katolik di Vatikan, Paus Gregory XIII, pada 1582. Di tahun yang sama, Paus menetapkan 1 Januari sebagai tahun baru pertama. Sejak saat itu, setiap malam pergantian tahun kian dirayakan dengan meriah di seluruh belahan dunia.
Simbol Nasrani
Jadi, Masehi adalah penisbatan kepada Nabi Isa ‘alaihis salam karena awal perhitungan penanggalan ini diambil dari tahun lahirnya Nabi Isa. Kalender masehi hakikatnya adalah simbol dari agama nasrani .
Di sisi lain, seperti yang sudah disebut di atas, sebagian penamaan bulan dalam kalender masehi diambil dari nama berhala Romawi dan kaisar-kaisarnya.
Selain Janus untuk Januari, Februari diambil dari februus, dewa kematian dan pemurnian Romawi. Bulan ini menjadi bulan perayaan ritual pemurnian di Romawi yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan ini.
Maret diambil dari mars, dewa perang Romawi. April dari aperire yang artinya membuka. Bulan April (aprilis) dalam kalender Romawi merupakan penghormatan untuk dewi venus, dewa cinta dan keindahan. Kata April diambil dari nama venus dalam bahasa Yunani yaitu aphrodite (Aphros).
Sedangkan Mei diambil dari maia maiestas. Dewi Romawi, dewi kelahiran dan perkembangbiakan keturunan. Juni diambil dari juno, dewi romawi, istri jupiter (mitologi), ada yang mengatakan dewi bulan.
Juli diambil dari Julius Caesar. Agustus diambil dari Agustus, kaisar romawi pertama.
Penjajahan
Bagi kaum muslimin, sejak dicanangkannya kalender Hijriyah oleh Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, telah menggunakan kalender Hijriyah. Namun kalender hijriyah telah dilupakan lantaran penjajahan kaum Nasrani terhadap negara-negara muslim dalam waktu amat panjang.
Syaikh Dr Abdullah bin ‘Abdurrahman Al-Jibrin mengatakan, “Kaum Muslimin telah menggunakannya kalender Hijriyah dalam kitab-kitab dan sejarah mereka, sekalipun mereka telah mengetahui kalender-kalender umat sebelum mereka.
Hal ini terus berlangsung hingga orang-orang Kristen menguasai sebagian besar negeri-negeri Islam, menjajah mereka, memaksa mereka untuk mempelajari kalender masehi, dan membuat kaum muslimin lupa dengan kalender Hijriyah kecuali apa yang dikehendaki Allah.“
Simbol Nasrani
Jadi, Masehi adalah penisbatan kepada Nabi Isa ‘alaihis salam karena awal perhitungan penanggalan ini diambil dari tahun lahirnya Nabi Isa. Kalender masehi hakikatnya adalah simbol dari agama nasrani .
Di sisi lain, seperti yang sudah disebut di atas, sebagian penamaan bulan dalam kalender masehi diambil dari nama berhala Romawi dan kaisar-kaisarnya.
Selain Janus untuk Januari, Februari diambil dari februus, dewa kematian dan pemurnian Romawi. Bulan ini menjadi bulan perayaan ritual pemurnian di Romawi yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan ini.
Maret diambil dari mars, dewa perang Romawi. April dari aperire yang artinya membuka. Bulan April (aprilis) dalam kalender Romawi merupakan penghormatan untuk dewi venus, dewa cinta dan keindahan. Kata April diambil dari nama venus dalam bahasa Yunani yaitu aphrodite (Aphros).
Sedangkan Mei diambil dari maia maiestas. Dewi Romawi, dewi kelahiran dan perkembangbiakan keturunan. Juni diambil dari juno, dewi romawi, istri jupiter (mitologi), ada yang mengatakan dewi bulan.
Juli diambil dari Julius Caesar. Agustus diambil dari Agustus, kaisar romawi pertama.
Penjajahan
Bagi kaum muslimin, sejak dicanangkannya kalender Hijriyah oleh Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, telah menggunakan kalender Hijriyah. Namun kalender hijriyah telah dilupakan lantaran penjajahan kaum Nasrani terhadap negara-negara muslim dalam waktu amat panjang.
Syaikh Dr Abdullah bin ‘Abdurrahman Al-Jibrin mengatakan, “Kaum Muslimin telah menggunakannya kalender Hijriyah dalam kitab-kitab dan sejarah mereka, sekalipun mereka telah mengetahui kalender-kalender umat sebelum mereka.
Hal ini terus berlangsung hingga orang-orang Kristen menguasai sebagian besar negeri-negeri Islam, menjajah mereka, memaksa mereka untuk mempelajari kalender masehi, dan membuat kaum muslimin lupa dengan kalender Hijriyah kecuali apa yang dikehendaki Allah.“
Lihat Juga :