Ketika Ujian Mendapatkan Suami yang Tidak Saleh
Minggu, 03 Januari 2021 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Rasulullah Shallahu Alaihi wa Sallam bersabda :
“Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita di dunia. Mereka itu ialah Asiah binti Muzahim isteri Firaun; Maryam binti Imran, ibunda Isa; Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad.” (Riwayat Bukhari).
(Baca juga: Ingat! Ini Sanksi Berat bagi ASN yang Terlibat Ormas Terlarang )
Dengan hadis Rasulullah itu, bisa dijelaskan bahwa memiliki suami yang tidak saleh, tidak dapat dijadikan alasan bagi muslimah untuk enggan belajar menjadi istri saleha.
Allah Ta'ala berfirman :
وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱمْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ٱبْنِ لِى عِندَكَ بَيْتًا فِى ٱلْجَنَّةِ وَنَجِّنِى مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِۦ وَنَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
"Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim." (QS At-Tahriim : 11)
(Baca juga: Harga Emas Diprediksi Bakal Tembus Rp1 Juta Per Gram Lagi )
Selain kisah Siti Asiah, ada kisah lainnya yang akan mampu menyadarkan kita bahwa menjadi seorang istri saleha, tidak memerlukan suami dengan kriteria-kritera tertentu. Karena menjadi saleha sebenarnya bisa dilakukan siapa pun asalkan mau bermujahadah atau bersungguh-sungguh.
Semoga para perempuan semuanya termasuk muslimah-muslimah akhir zaman yang saleha dan kelak menjadi ahli-ahli surga Firdaus-NYA. Tetaplah istiqamah beribadah kepada Allah Ta'ala dalam kondisi sesulit apapun. Hanya Allah tempat menyembah dan memohon pertolongan.
“Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita di dunia. Mereka itu ialah Asiah binti Muzahim isteri Firaun; Maryam binti Imran, ibunda Isa; Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad.” (Riwayat Bukhari).
(Baca juga: Ingat! Ini Sanksi Berat bagi ASN yang Terlibat Ormas Terlarang )
Dengan hadis Rasulullah itu, bisa dijelaskan bahwa memiliki suami yang tidak saleh, tidak dapat dijadikan alasan bagi muslimah untuk enggan belajar menjadi istri saleha.
Allah Ta'ala berfirman :
وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱمْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ٱبْنِ لِى عِندَكَ بَيْتًا فِى ٱلْجَنَّةِ وَنَجِّنِى مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِۦ وَنَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
"Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim." (QS At-Tahriim : 11)
(Baca juga: Harga Emas Diprediksi Bakal Tembus Rp1 Juta Per Gram Lagi )
Selain kisah Siti Asiah, ada kisah lainnya yang akan mampu menyadarkan kita bahwa menjadi seorang istri saleha, tidak memerlukan suami dengan kriteria-kritera tertentu. Karena menjadi saleha sebenarnya bisa dilakukan siapa pun asalkan mau bermujahadah atau bersungguh-sungguh.
Semoga para perempuan semuanya termasuk muslimah-muslimah akhir zaman yang saleha dan kelak menjadi ahli-ahli surga Firdaus-NYA. Tetaplah istiqamah beribadah kepada Allah Ta'ala dalam kondisi sesulit apapun. Hanya Allah tempat menyembah dan memohon pertolongan.
Lihat Juga :