Musik sebagai Alat Dakwah Syaikh Maulana Makdum Ibrahim (2)
Senin, 04 Januari 2021 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Musik pun dihentikan. Kebondanu bernafas lega. Dengan tubuh yang masih lemah dia bersimpuh dan memohon kepada Sunan Bonang untuk bersedia menjadi guru dan membimbing jalan hidupnya. "Tapi..." Kebondanu ragu meneruskan ucapannya.
“Kenapa Kebondanu, teruskan ucapanmu!” ujar Sunan Bonang.
“Mungkinkah Tuhan mengampuni dosa-dosa kami yang sudah tak terhitung lagi banyaknya,” kata Kebondanu dengan ragu. “Kami sudah sering merampok, membunuh dan melakukan tindak kejahatan lainnya.”
“Pintu tobat selalu terbuka bagi siapa saja,” kata Sunan Bonang. “Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Penerima tobat.”
“Walau dosa kami setinggi gunung?” anya Kebondanu. “Ya, walau dosamu setinggi gunung dan sebanyak pasir di laut.”
Akhirnya Kebondanu benar-benar bertobat dan menjadi murid Sunan Bonang yang setia. Demikian pula anak buahnya.
Sejak saat itu Kebondanu menjadi pengikut setia dan santri yang taat. (Baca juga: Kisah Sunan Gresik: Ketika Raja Gedah Membujuk Raja Brawijaya Memeluk Islam )
Sunan Bonang memang dikenal sebagai penyebar Islam yang tak pernah lama menetap di satu wilayah. Beliau lebih sering mengembara dalam menyebarkan ajaran Islam di Tanah Jawa. Wajar jika muridnya banyak tersebar di berbagai wilayah.
Kisah Kebondanu hanyalah salah satunya. Tak kalah penting juga peristiwa pencegatan Sunan Bonang oleh Berandal Lokajaya . (Baca juga: Takluknya Brandal Lokajaya kepada Sunan Bonang )
“Kenapa Kebondanu, teruskan ucapanmu!” ujar Sunan Bonang.
“Mungkinkah Tuhan mengampuni dosa-dosa kami yang sudah tak terhitung lagi banyaknya,” kata Kebondanu dengan ragu. “Kami sudah sering merampok, membunuh dan melakukan tindak kejahatan lainnya.”
“Pintu tobat selalu terbuka bagi siapa saja,” kata Sunan Bonang. “Allah adalah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Penerima tobat.”
“Walau dosa kami setinggi gunung?” anya Kebondanu. “Ya, walau dosamu setinggi gunung dan sebanyak pasir di laut.”
Akhirnya Kebondanu benar-benar bertobat dan menjadi murid Sunan Bonang yang setia. Demikian pula anak buahnya.
Sejak saat itu Kebondanu menjadi pengikut setia dan santri yang taat. (Baca juga: Kisah Sunan Gresik: Ketika Raja Gedah Membujuk Raja Brawijaya Memeluk Islam )
Sunan Bonang memang dikenal sebagai penyebar Islam yang tak pernah lama menetap di satu wilayah. Beliau lebih sering mengembara dalam menyebarkan ajaran Islam di Tanah Jawa. Wajar jika muridnya banyak tersebar di berbagai wilayah.
Kisah Kebondanu hanyalah salah satunya. Tak kalah penting juga peristiwa pencegatan Sunan Bonang oleh Berandal Lokajaya . (Baca juga: Takluknya Brandal Lokajaya kepada Sunan Bonang )
(mhy)
Lihat Juga :