Musik sebagai Alat Dakwah Syaikh Maulana Makdum Ibrahim (2)

loading...
Musik sebagai Alat Dakwah Syaikh Maulana Makdum Ibrahim (2)
Ilustrasi Sunan Bonang/flickrcom
Syaikh Maulana Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang pernah menaklukkan seorang pemimpin perampok dan anak buahnya hanya mempergunakan tambang dan gending. Dharma dan irama Mocopat.

Baca juga: Musik sebagai Alat Dakwah Syaikh Maulana Makdum Ibrahim (1)

Buku "Kisah dan Ajaran Wali Sanga" karya H. Lawrens Rasyidi menceritakan, suatu ketika, rombongan santri dipimpin Sunan Bonang melintasi hutan jati di kawasan Tuban , Jawa Timur. Tiba-tiba mereka dicegat gerombolan begal yang dipimpin Kebondanu . Kepala rombongan dipaksa menyerahkan uang dan harta yang dibawa.

“Kami cuma membawa gamelan,” kata Sunan Bonang yang memimpin rombongan santri.

“(Penampilan) Kalian bukan wiyaga (pemain gamelan jawa)! Coba kalian mainkan gamelan itu. Kalau kalian bohong, bukan hanya harta kalian tapi nyawa kalian juga kami cabut!” bentak Kebondanu. (Baca juga: Kisah Sunan Gresik: Ketika Kakek Bantal Menaklukkan Dewa Hujan )

Rombongan mulai memainkan perangkat musik Jawa itu. Sang pemimpin rombongan melantunkan suluk dalam macapat dengan merdu. Suluk itu berisi pesan tasawuf yang dikenal dalam masyarakat Jawa dan Madura dan ditulis dalam bentuk puisi dengan metrum (tembang) tertentu seperti sinom, wirangrong, kinanti, smaradana, atau dandanggula.

Suluk itu begitu menggetarkan hati yang mendengar. Tak terkecuali para garong. Kaki Kebondanu seketika lemas, tubuhnya menggelosor ambruk ke tanah.

“Tobaaat….ampun. Hentikan tembang kalian!” teriak Kebondanu.

Musik masih terus dimainkan.

“Tidak ada yang salah dengan tembang ini. Kalian mungkin terlalu banyak punya niat buruk dalam hidup,” kata Sunan Bonang.

“Saya nyerah….saya nurut perintah kisanak,” kata Kebondanu dengan tubuh menggeliat-geliat di atas tanah seperti cacing kepanasan. (Baca juga: Kisah Sunan Gresik: Ketika Kakek Bantal Menaklukkan Dewa Hujan )
halaman ke-1
cover top ayah
وَمِنَ الَّيۡلِ فَسَبِّحۡهُ وَاَدۡبَارَ السُّجُوۡدِ
Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai shalat.

(QS. Qaf:40)
cover bottom ayah
preload video