Ummul Khair, Perempuan Pemberani yang Lisannya Hanya Menyuarakan Kebenaran

Selasa, 05 Januari 2021 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Muawiyah berkata : “ Hanya itukah pujian yang engkau kemukakan?”

Ummul Khair berkata : “ Demi Allah aku tidak bermaksud menjelekkan Utsman bin Affan. Beliau selalu terdepan dalam kebaikan dan beliau kelak, Insya Allah mendapatkan derajat yang tinggi disisi Allah SWT."

Muawiyah bertanya : “ Lalu apa pendapatmu tentang Thalhah bin Ubaidillah ?”

Ummul Khair menjawab : "Apa yang kukatakan tentang Thalhah ? Beliau dibunuh dalam kondisi yang aman, beliau dibunuh dalam kondisi tidak tahu menahu tentang bahaya. Dan Allah SWT telah menjamin beliau masuk syurga.

(Baca juga: FPI Berganti Nama, Begini Pesan Habib Rizieq Shihab )

Muawiyah kembali melanjutkan pertanyaannya : “ Bagaiman pendapatmu tentang Zubair bin Al Awwam ?”

Ummul Khair menjawab : “ Beliau adalah sepupu Rasulullah SAW, sahabat dekat Rasulullah, dan Rasulullah telah menjamin syurga untuknya. Beliau selalu terdepan dalam mencari kemulian dalam Islam. Semuga Allah SWT selalu meridhai beliau. Lantas Ummul Khair diam sejenak, kemudian berkata : "Wahai Muawiyah, orang – orang Quraisy banyak yang berkata bahwa dirimu orang Quraisy yang penyabar, maka bebaskan aku dari pertanyaan- pertanyaan yang sensitif seperti ini, jika engkau mau bertanyalah tentang hal-hal yang lain”.

Kemudian Muawiyah berkata : “ Baiklah, aku tidak akan memaksamu , dan membebaskan dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak kau sukai”.

Ummul Khair ra kemudian kembali ke Kuffah dan hidup dalam kemulian hingga wafatnya.

(Baca juga: Gawat, Lama-lama Mal Bisa Tutup Jika Angka Kasus Covid-19 Terus Meningkat )

Pelajaran dari Kisah

Diantara kata – kata hikmah dari Ummul Khair adalah orang-orang cerdas adalah mereka yang menyakini bahwa umur dunia ini sangat pendek, maka mereka tidak mau menjadi penghuni tetapnya. Sebaliknya mereka menyakini kehidupan akhirat sangat panjang, hingga mereka berusaha mendapatkannya.

Itulah Ummul Khair, seorang perempuan saleha, dari kalangan shahabiyah ataupun tabi’in. Ia menjadikan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai poros hidupnya.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Bukti Ilmiah Ini Diyakini...
Bukti Ilmiah Ini Diyakini Arkeolog Gunung Padang sebagai Piramida Tertua di Dunia
Sebelum Columbus, Abu...
Sebelum Columbus, Abu Bakar Saudara Mansa Musa Telah Temukan Benua Amerika
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
4 Perempuan Muslim Terkaya...
4 Perempuan Muslim Terkaya di Dunia, Ada yang Hingga Triliunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved