Di Mana Posisi Kita? Begini Jawaban Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
Rabu, 13 Januari 2021 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hakikat Mimpi Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
“Sesungguhnya kami, para nabi, adalah yang paling banyak diuji; kemudian mereka yang kedudukannya lebih rendah dan seterusnya.”
“Aku adalah yang paling tahu tentang Allah dan yang paling takut kepada-Nya di antara kamu semua.”
Nah, bagaimana bisa sang tercinta diuji dan takut, padahal ia adalah orang pilihan dan pengabdi sempurna? Syaikh Abdul Qadir menjelaskan, hal ini dikarenakan Dia hendak membuat mereka meraih, sebagaimana telah kami tunjukkan, kedudukan-kedudukan kehidupan surgawi takkan meningkat kecuali melalui amal-amal saleh di kehidupan duniawi ini.
"Kehidupan duniawi merupakan tanah garapan kehidupan ukhrawi, dan amal-amal saleh para Nabi dan wali, setelah menunaikan perintah-perintah dan menghindari larangan-larangan, berada dalam kesabaran dan keridhaan di tengah-tengah cobaan," tuturnya.
Baca juga: Syarat Melakukan Zikir Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
"Kemudian", lanjutnya, "cobaan dijauhkan dari mereka dan mereka dianugrahi rahmat-rahmat Allah, karunia-Nya dan kasih-sayang-Nya sampai mereka menghadap Tuhan mereka di akhirat yang abadi," demikian Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani.
“Sesungguhnya kami, para nabi, adalah yang paling banyak diuji; kemudian mereka yang kedudukannya lebih rendah dan seterusnya.”
“Aku adalah yang paling tahu tentang Allah dan yang paling takut kepada-Nya di antara kamu semua.”
Nah, bagaimana bisa sang tercinta diuji dan takut, padahal ia adalah orang pilihan dan pengabdi sempurna? Syaikh Abdul Qadir menjelaskan, hal ini dikarenakan Dia hendak membuat mereka meraih, sebagaimana telah kami tunjukkan, kedudukan-kedudukan kehidupan surgawi takkan meningkat kecuali melalui amal-amal saleh di kehidupan duniawi ini.
"Kehidupan duniawi merupakan tanah garapan kehidupan ukhrawi, dan amal-amal saleh para Nabi dan wali, setelah menunaikan perintah-perintah dan menghindari larangan-larangan, berada dalam kesabaran dan keridhaan di tengah-tengah cobaan," tuturnya.
Baca juga: Syarat Melakukan Zikir Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
"Kemudian", lanjutnya, "cobaan dijauhkan dari mereka dan mereka dianugrahi rahmat-rahmat Allah, karunia-Nya dan kasih-sayang-Nya sampai mereka menghadap Tuhan mereka di akhirat yang abadi," demikian Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani.
(mhy)
Lihat Juga :