Allah Akan Tahan Bencana Bila Manusia Banyak Bertaubat
Kamis, 28 Januari 2021 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Ustadz Abu Yahya mengisahkan, bagaimana kaum-kaum yang lebih kuat, bahkan negerinya lebih hebat daripada negeri-negeri kita. Kaum ‘Ad yang badannya luar biasa, diberikan kenikmatan pun banyak sekali. Akibat kemaksiatan mereka, Allah hancurkan.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Salat
Lihatlah Firaun, mereka Subhanallah diberikan oleh Allah kenikmatan yang banyak berupa taman-taman yang indah. Demikian pula harta yang melimpah ruah. Ternyata Allah hancurkan mereka kaum-kaum yang senantiasa memaksiati Allah, yang telah Allah ceritakan dalam Al-Qur’an. Itu semua akibat dosa-dosa mereka kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Sengaja Allah ceritakan agar kita bisa mengambil pelajaran. Akan tetapi yang bisa mengambil pelajaran hanyalah orang-orang berakal saja.
Adapun orang-orang yang tidak berakal dan tidak beriman kepada Rabbul ‘Izzati wal Jalalah, kepada Allah Jalla wa ‘Ala, mereka selalu menisbatkan ini katanya fenomena alam, katanya bumi sudah tua, katanya cuaca sedang tidak bersahabat dan yang lainnya. Padahal semua itu makhluk-makhluk Allah, mereka hanya tunduk kepada Allah, mereka adalah pasukan-pasukan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Bagi Allah mudah untuk menahan langit dan bumi ini, bagi Allah sangat mudah sekali untuk menjadikan suatu negara itu aman ataupun kemudian tidak aman, bagi Allah itu mudah. Tidak ada yang mustahil bagi Allah Jalla wa ‘Ala. Karena Allah عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (Maha Kuasa atas segala sesuatu).
Baca juga: Refly Harun: Ungkap Korupsi seperti Tabrak Tembok Tinggi Tebal, Bisa Terpental
Maka kewajiban kita sebagai mukmin, kita bertaubat kepada Allah, kita minta ampun kepada Allah, kita istighfar kepada Allah. Karena dengan banyak istighfar itulah Allah akan menahan bencana dari kita. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Tidak mungkin Allah mengadzab mereka selama masih istighfar (masih minta ampun) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (QS. Al-Anfal : 33)
Itu menunjukkan -Ya Akhal Islam- selama penduduk negeri terus minta ampun kepada Allah, mengakui dosa-dosa mereka di hadapan Allah, selama itu Allah tidak akan timpakan adzab kepada mereka.
Namun banyak di antara kita ternyata sombong kepada Allah. Kita lihat banyak kaum muslimin tidak mau sujud dan meletakkan dahi mereka di atas tanah untuk sujud kepada pencipta alam semesta ini. Betapa sombongnya mereka, sampai-sampai untuk untuk salat saja, untuk sujud saja, mereka tidak mau. Subhanallah..
Baca juga: Merger Indosat dan Tri Dinilai Masih Menarik Dilakukan
Maka kewajiban kita kaum mukminin di zaman sekarang adalah kita berusaha untuk mengingatkan saudara-saudara kita agar kita banyak beristighfar kepada Allah, agar kita kembali kepada Allah, agar kita minta ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar dengan itu Allah menahan adzabNya dari kita.
Allah Subhanahu wa Ta’ala sangat sayang kepada hamba-hambaNya. Allah Ta’ala berfirman:
Baca juga: Pentingnya Menjaga Salat
Lihatlah Firaun, mereka Subhanallah diberikan oleh Allah kenikmatan yang banyak berupa taman-taman yang indah. Demikian pula harta yang melimpah ruah. Ternyata Allah hancurkan mereka kaum-kaum yang senantiasa memaksiati Allah, yang telah Allah ceritakan dalam Al-Qur’an. Itu semua akibat dosa-dosa mereka kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Sengaja Allah ceritakan agar kita bisa mengambil pelajaran. Akan tetapi yang bisa mengambil pelajaran hanyalah orang-orang berakal saja.
Adapun orang-orang yang tidak berakal dan tidak beriman kepada Rabbul ‘Izzati wal Jalalah, kepada Allah Jalla wa ‘Ala, mereka selalu menisbatkan ini katanya fenomena alam, katanya bumi sudah tua, katanya cuaca sedang tidak bersahabat dan yang lainnya. Padahal semua itu makhluk-makhluk Allah, mereka hanya tunduk kepada Allah, mereka adalah pasukan-pasukan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Bagi Allah mudah untuk menahan langit dan bumi ini, bagi Allah sangat mudah sekali untuk menjadikan suatu negara itu aman ataupun kemudian tidak aman, bagi Allah itu mudah. Tidak ada yang mustahil bagi Allah Jalla wa ‘Ala. Karena Allah عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (Maha Kuasa atas segala sesuatu).
Baca juga: Refly Harun: Ungkap Korupsi seperti Tabrak Tembok Tinggi Tebal, Bisa Terpental
Maka kewajiban kita sebagai mukmin, kita bertaubat kepada Allah, kita minta ampun kepada Allah, kita istighfar kepada Allah. Karena dengan banyak istighfar itulah Allah akan menahan bencana dari kita. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Tidak mungkin Allah mengadzab mereka selama masih istighfar (masih minta ampun) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (QS. Al-Anfal : 33)
Itu menunjukkan -Ya Akhal Islam- selama penduduk negeri terus minta ampun kepada Allah, mengakui dosa-dosa mereka di hadapan Allah, selama itu Allah tidak akan timpakan adzab kepada mereka.
Namun banyak di antara kita ternyata sombong kepada Allah. Kita lihat banyak kaum muslimin tidak mau sujud dan meletakkan dahi mereka di atas tanah untuk sujud kepada pencipta alam semesta ini. Betapa sombongnya mereka, sampai-sampai untuk untuk salat saja, untuk sujud saja, mereka tidak mau. Subhanallah..
Baca juga: Merger Indosat dan Tri Dinilai Masih Menarik Dilakukan
Maka kewajiban kita kaum mukminin di zaman sekarang adalah kita berusaha untuk mengingatkan saudara-saudara kita agar kita banyak beristighfar kepada Allah, agar kita kembali kepada Allah, agar kita minta ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar dengan itu Allah menahan adzabNya dari kita.
Allah Subhanahu wa Ta’ala sangat sayang kepada hamba-hambaNya. Allah Ta’ala berfirman:
Lihat Juga :