Jelang Pecah Perang, Surat Ali bin Abu Thalib dan Siti Aisyah yang Menggetarkan

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:23 WIB
loading...
A A A
"Hai Zubair, engkau dahulu adalah seorang pasukan berkuda Rasulullah SAW dan pembela beliau. Dan engkau hai Thalhah, engkau adalah salah seorang kami-tua kaum Muhajirin. Seandainya dulu kalian tidak mau membai'atku, itu akan lebih mudah bagi kalian untuk keluar dari bai'at yang sudah kalian ikrarkan sendiri."

Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah

"Kalian menuduh aku telah membunuh Utsman. Padahal aku, kalian dan penduduk Madinah semua mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi. Kalian menuduh aku melindungi para pembunuh Utsman. Padahal anak-anak Utsman sendiri semuanya menyatakan taat kepadaku dan mengadukan orang-orang yang membunuh ayah mereka kepadaku. Tetapi kalau ternyata Utsman memang mati terbunuh karena madzlum atau zalim, misalnya, lantas kalian berdua mau apa?!"

"Kalian berdua telah mengikrarkan bai'at kepadaku, tetapi sekarang kalian melakukan dua perbuatan yang amat tercela: menciderai bai'at kalian sendiri dan menghasut Ummul Mukminin hingga meninggalkan rumah."

Sedang kepada Ummul Mukminin, Sitti Aisyah r.a., Ali bin Abu Thalib r.a. mengirim sepucuk surat. Isinya antara lain: "Bunda telah keluar meninggalkan rumah dengan perasaan marah demi Allah dan Rasul-Nya. Bunda menuntut suatu persoalan yang bukan menjadi urusan Bunda. Apa urusan kaum wanita dengan peperangan atau pertempuran?"

"Bunda menuntut balas atas kematian Utsman, demi Allah, orang-orang yang menghadapkan Bunda kepada marabahaya serta menghasut Bunda supaya berbuat pelanggaran, jauh lebih besar dosanya terhadap diri Bunda dibanding dengan pembunuh-pembunuh Utsman bin Affan."

"Aku tidak marah jika Bunda tidak marah, dan aku tidak membuat keguncangan jika Bunda tidak membuat keguncangan. Kuharap supaya Bunda tetap bertakwa kepada Allah dan pulang kembali ke rumah Bunda."

Baca juga: Thalhah bin Ubaidillah, Berjalan di Muka Bumi Sesudah Kematiannya

Sebagai jawaban terhadap surat Ali bin Abu Thalib r.a., Thalhah dan Zubair menulis: "Engkau telah menempuh jalan seperti yang kau tempuh sepeninggal Utsman sekarang ini; dan engkau tidak akan kembali lagi selama engkau merasa perlu menempuh jalan yang sedang kautempuh. Jalankanlah apa yang menjadi kemauanmu. Engkau tidak akan merasa puas selama kami belum taat, dan kami tidak akan taat kepadamu untuk selama-lamanya. Lakukanlah apa saja yang hendak kau perbuat."

Sedangkan Ummul Mukminin, Sitti Aisyah r.a. hanya menulis jawaban singkat: "Persoalannya sudah jelas. Engkau tidak perlu menyalahkan lagi. Wassalam." (Bersambung)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Kerudung...
Kisah Hikmah : Kerudung Tipis Hafsah binti Abdurrahman
Beginilah Pesan Khalifah...
Beginilah Pesan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Pada Para Pemungut Pajak
Kisah Zubair bin Awwam:...
Kisah Zubair bin Awwam: Hawari Nabi yang Syahid Dibunuh Pengikut Ali
Prestasi Ali bin Abi...
Prestasi Ali bin Abi Thalib Selama menjadi Khalifah
11 Istri Rasulullah...
11 Istri Rasulullah SAW Beserta Keistimewaanya
Khalifah Bani Umayyah...
Khalifah Bani Umayyah Marwan bin Hakam: Nabi Muhammad Pernah Melaknat Leluhurnya
Rekomendasi
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Serangga Purba Tertangkap...
Serangga Purba Tertangkap Basah Bercinta Terabadikan Selama Jutaan Tahun
Artikel Terkini
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved