Jelang Pecah Perang, Surat Ali bin Abu Thalib dan Siti Aisyah yang Menggetarkan

Kamis, 28 Januari 2021 - 08:23 WIB
loading...
Jelang Pecah Perang,...
Ilustrasi/Ist
A A A
Waktu Sitti Aisyah r.a. mendengar, bahwa pasukan Ali bin Abu Thalib r.a . sudah tiba dekat Bashrah, dari jurusan lain, ia segera menulis surat kepada Zaid bin Shuhan Al-Abdiy:

Baca juga: Muslim Bashrah Menolak Ajakan Siti Aisyah Perangi Khalifah Ali bin Abu Thalib

"Dari Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq , isteri Nabi SAW, kepada ananda yang setia Zaid bin Shuhan. Hendaknya engkau tetap tinggal di rumah. Cegahlah orang-orang jangan sampai membantu Ali. Kuharap dapat segera menerima kabar tentang yang kuinginkan darimu. Bagiku, engkau adalah seorang kerabat yang paling dapat dipercaya. Wassalam."

Buku " Sejarah Hidup Imam Ali ra " karya H.M.H. Al Hamid Al Husaini mengungkapkan menjawab surat Sitti Aisyah r.a. di atas, Zaid bin Shuhan menulis:

"Dari Zaid bin Shuhan kepada Aisyah binti Abu Bakar. Sesungguhnya Allah telah memberi perintah kepada Ibu dan kepadaku.

Ibu diperintahkan supaya tetap tinggal di rumah, dan aku diperintahkan supaya berjuang.

Surat Ibu sudah kuterima. Ibu memerintahkan supaya aku menjalankan sesuatu yang berlainan dari pada apa yang diperintahkan Allah kepadaku. Aku akan berbuat seperti apa yang diperintahkan Allah kepadaku dan hendaknya Ibu pun berbuat seperti yang diperintahkan Allah kepada Ibu.

Perintah Ibu tidak dapat kupatuhi, dan surat Ibu tidak akan terjawab lagi. Wassalam."

Baca juga: Kisruh Pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib: Soal Unta, Siti Aisyah Dibohongi

Menurut Abu Bikrah, ketika Asy Syi'biy menceritakan pengalamannya dalam perang "Jamal" (Unta) mengatakan, bahwa waktu Thalhah dan Zubair datang menjumpai Sitti Aisyah, kulihat semua perintah dan larangan berada di tangannya.

Waktu itu aku segera teringat kepada sebuah hadis yang kudengar berasal dari Rasulullah SAW yang mengatakan: "Sesuatu kaum tidak akan berhasil jika urusannya dipimpin oleh seorang wanita."

Teringat itu aku cepat-cepat menjauhkan diri. Dalam peperangan tersebut, unta yang bernama "Askar" (yang dikendarai Siti Aisyah r.a.) merupakan lambang satu-satunya bagi pasukan Thalhah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Kerudung...
Kisah Hikmah : Kerudung Tipis Hafsah binti Abdurrahman
Beginilah Pesan Khalifah...
Beginilah Pesan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Pada Para Pemungut Pajak
Kisah Zubair bin Awwam:...
Kisah Zubair bin Awwam: Hawari Nabi yang Syahid Dibunuh Pengikut Ali
Prestasi Ali bin Abi...
Prestasi Ali bin Abi Thalib Selama menjadi Khalifah
11 Istri Rasulullah...
11 Istri Rasulullah SAW Beserta Keistimewaanya
Khalifah Bani Umayyah...
Khalifah Bani Umayyah Marwan bin Hakam: Nabi Muhammad Pernah Melaknat Leluhurnya
Rekomendasi
Anomali Magnetik Aneh...
Anomali Magnetik Aneh Ditemukan di Peta Baru Danau Rotorua
Mobil Tiba-tiba Terbang...
Mobil Tiba-tiba Terbang Akibat Cuaca Panas Ekstrem di AS
Arus Besar Laut Samudera...
Arus Besar Laut Samudera Atlantik Berubah, Bumi Dalam Bahaya
Artikel Terkini
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Infografis
Perang Pecah, Fakta...
Perang Pecah, Fakta Kekuatan Militer Azerbaijan dan Armenia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved