Canda Ala Sufi

Nashruddin kepada Istrinya: Sungguh, Kamu Sangat Keras Kepala

loading...
Nashruddin kepada Istrinya: Sungguh, Kamu Sangat Keras Kepala
Ilustrasi/Ist
Suatu ketika, Nashruddin enggan memberi makan keledainya. Dia lalu berkata pada istrinya, "Tolong, beri makan keledai kita itu." Namun, istrinya tak mau melakukannya, sehingga keduanya bertengkar.

Mereka lalu saling diam. Sebelum melakukan itu, mereka telah bersepakat bahwa yang pertama kali bicara harus memberi makan keledai itu.

Nashruddin beranjak ke sebuah tempat di sebelah kamarnya. Dia lalu diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun hingga berjam-jam.

Baca juga: Diberi Tahu Istrinya Gemar Ngelayap, Ini Jawaban Nashruddin

Melihat sikap suaminya itu, istri Nashruddin langsung keluar dan menuju rumah tetangganya serta tinggal di sana hingga malam tiba.

Di sana, dia mengadukan ikhwal suaminya yang keras kepala itu dan dia bertekad akan membiarkannya hingga mati kelaparan.

Setelah malam tiba, masuklah seorang pencuri yang mengambil seluruh isi rumah itu.

Melihat pencuri yang sedang bersuka ria mengambil barang miliknya itu, Nashruddin tetap diam. Dia tidak melakukan tindakan apapun, apalagi bicara. Sehingga, pencuri itu menyangka bahwa dia bisu dan lumpuh. Setelah menguras seluruh isi rumah, sang pencuri mendekat padanya dan mengambil topinya, kemudian melarikan lari.

Baca juga: Begini Cara Nashruddin Meredakan Amarah Lelaki yang Dikecewakan Wanita

Tak lama, istri Nashruddin merasa kasihan padanya dan takut kalau-kalau suaminya itu mati kelaparan. Karena itu, dia mengutus putra tetangganya untuk memberikan makanan padanya. Setelah masuk ke rumah, anak itu melihat Nashruddin seperti patung; tidak bergerak sedikit pun.

Dia lalu berkata padanya, "Aku diperintah oleh istrimu untuk memberikan makanan padamu."
halaman ke-1
cover top ayah
وَجَاوَزۡنَا بِبَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ الۡبَحۡرَ فَاَتۡبـَعَهُمۡ فِرۡعَوۡنُ وَجُنُوۡدُهٗ بَغۡيًا وَّعَدۡوًا‌ ؕ حَتّٰۤى اِذَاۤ اَدۡرَكَهُ الۡغَرَقُ قَالَ اٰمَنۡتُ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا الَّذِىۡۤ اٰمَنَتۡ بِهٖ بَنُوۡۤا اِسۡرَآءِيۡلَ وَ اَنَا مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ
Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir‘aun dan bala tentaranya mengikuti mereka, untuk menzhalimi dan menindas (mereka). Sehingga ketika Fir‘aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang Muslim (berserah diri).”

(QS. Yunus:90)
cover bottom ayah
preload video