Nashruddin kepada Istrinya: Sungguh, Kamu Sangat Keras Kepala
Selasa, 02 Februari 2021 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Namun dia tetap membisu dan tak menjawab sepatah kata pun. Si anak kembali berkata padanya, dengan bahasa isyarat, memberi tahu bahwa seluruh isi rumah telah dirampok orang. Namun, Nashruddin tetap membisu dan takpeduli pada isyarat anak itu.
Si anak memberikan makanan itu padanya, namun dia juga tak mau bergerak. Anak itu kemudian menyuapkan makanan tersebut hingga habis.
Setelah itu, dia pulang. Sesampainya di rumah, anak itu memberikan kabar kepada istri Nashruddin bahwa seluruh isi rumahnya telah dirampok orang. Istri Nashruddin pun segera bergegas pulang.
Melihat seluruh isi rumahnya ludes, dia tertawa sambil menangis. Sementara, Nashruddin tetap saja diam sambil bersandar, bagaikan sebatang kayu.
Istri Nashruddin lalu memukulinya sambil berteriak padanya, "Apa-apaan ini?"
Nashruddin menjawab dengan tenang, "Pergilah dan berilah makan keledai itu, karena kamulah yang lebih dulu bicara. Sungguh, kamu sangat keras kepala."
Baca juga: Kapan Kiamat Tiba? Begini Jawaban Nashruddin
===
Dinukil dari Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.
Si anak memberikan makanan itu padanya, namun dia juga tak mau bergerak. Anak itu kemudian menyuapkan makanan tersebut hingga habis.
Setelah itu, dia pulang. Sesampainya di rumah, anak itu memberikan kabar kepada istri Nashruddin bahwa seluruh isi rumahnya telah dirampok orang. Istri Nashruddin pun segera bergegas pulang.
Melihat seluruh isi rumahnya ludes, dia tertawa sambil menangis. Sementara, Nashruddin tetap saja diam sambil bersandar, bagaikan sebatang kayu.
Istri Nashruddin lalu memukulinya sambil berteriak padanya, "Apa-apaan ini?"
Nashruddin menjawab dengan tenang, "Pergilah dan berilah makan keledai itu, karena kamulah yang lebih dulu bicara. Sungguh, kamu sangat keras kepala."
Baca juga: Kapan Kiamat Tiba? Begini Jawaban Nashruddin
===
Dinukil dari Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.
(mhy)
Lihat Juga :