Pembaca Al-Qur'an dan Kehadiran Malaikat
Selasa, 02 Februari 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kekhusyukannya membaca kalamullah, Usaid dikagetkan dengan suara kuda yang meringkik sangat keras. Usaid pun berhenti membaca dan menengok kuda itu, khawatir ada sesuatu yang terjadi. Namun saat melihat kondisi si kuda, ternyata tak ada apapun di sana.
Ia pun kembali ke tempatnya semula dan kembali melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Belum lama ia membaca, ternyata Usaid kembali dikejutkan dengan suara kuda yang meringkik. Bahkan kali ini kuda itu terdengar menghentak-hentakkan kaki di tanah.
Usaid kembali menghentikan bacaannya dan menengok kondisi si kuda. Lagi-lagi, tak ada apapun di sana. Tak ada yang terjadi pada si kuda. Peristiwa ini terus saja terjadi.
Baca juga: Jaga Kedaulatan, DPR Minta Menkominfo Jangan Mau Ditakut-takuti OTT Asing
Lalu setelah kesekian kalinya, Usaid tengah membaca Al-Qur’an Al-Karim dan kembali mendengar suara ringkikan kuda. Kali ini ia benar-benar khawatir karena mengingat anaknya Yahya yang berada tak jauh dari posisi si kuda. Ia khawatir kuda akan menginjak putranya.
Usaid pun bergegas menuju tempat si kuda. Lalu ia dikejutkan dengan seberkas cahaya yang dipancarkan gumpalan awan. Gumpalan awan itu kemudian terbang meninggi dan lenyap.
Keesokan harinya, Usaid pergi menemui Rasulullah untuk mengisahkan kejadian aneh yang terjadi semalam. Saat berjumpa dengan beliau Shallallahu‘alaihi wa sallam, Usaid pun berkata, “Wahai Rasulullah, semalam saat aku membaca Al-Qur’an di tempat penjemuran kurmaku, tiba-tiba kudaku meringkik.”
Baca juga: Pemerintah Mau Bikin Kawasan Industri Rokok, UKM dan IKM Diajak Gabung
Rasulullah kemudian bersabda, “Bacalah (lagi Al-Qur’an), wahai Ibnu Haidar.”
Usaid menjawab, “Aku membacanya lagi dan kudaku kembali meringkik.” Rasulullah menjawab hal sama, “Bacalah terus, wahai Ibnu Haidar.”
Ia pun kembali ke tempatnya semula dan kembali melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Belum lama ia membaca, ternyata Usaid kembali dikejutkan dengan suara kuda yang meringkik. Bahkan kali ini kuda itu terdengar menghentak-hentakkan kaki di tanah.
Usaid kembali menghentikan bacaannya dan menengok kondisi si kuda. Lagi-lagi, tak ada apapun di sana. Tak ada yang terjadi pada si kuda. Peristiwa ini terus saja terjadi.
Baca juga: Jaga Kedaulatan, DPR Minta Menkominfo Jangan Mau Ditakut-takuti OTT Asing
Lalu setelah kesekian kalinya, Usaid tengah membaca Al-Qur’an Al-Karim dan kembali mendengar suara ringkikan kuda. Kali ini ia benar-benar khawatir karena mengingat anaknya Yahya yang berada tak jauh dari posisi si kuda. Ia khawatir kuda akan menginjak putranya.
Usaid pun bergegas menuju tempat si kuda. Lalu ia dikejutkan dengan seberkas cahaya yang dipancarkan gumpalan awan. Gumpalan awan itu kemudian terbang meninggi dan lenyap.
Keesokan harinya, Usaid pergi menemui Rasulullah untuk mengisahkan kejadian aneh yang terjadi semalam. Saat berjumpa dengan beliau Shallallahu‘alaihi wa sallam, Usaid pun berkata, “Wahai Rasulullah, semalam saat aku membaca Al-Qur’an di tempat penjemuran kurmaku, tiba-tiba kudaku meringkik.”
Baca juga: Pemerintah Mau Bikin Kawasan Industri Rokok, UKM dan IKM Diajak Gabung
Rasulullah kemudian bersabda, “Bacalah (lagi Al-Qur’an), wahai Ibnu Haidar.”
Usaid menjawab, “Aku membacanya lagi dan kudaku kembali meringkik.” Rasulullah menjawab hal sama, “Bacalah terus, wahai Ibnu Haidar.”