Perempuan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran, Siapa Saja Mereka?
Selasa, 02 Februari 2021 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
"Salah seorang dari kedua wanita itu berkata, 'Wahai Bapakku, ambillah dia sebagai orang yang bekerja (kepada kita), karena sesungguhnya orang yang terbaik, yang kamu ambil untuk bekerja (kepada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya'." (QS Al-Qashash: 26).
Baca juga: Kisah Hikmah : Pakaian Malu Istri Nabi Musa
Kita simak lagi kisah ratu Balqis di negeri Yaman, yang terkenal adil dan memiliki jiwa demokrasi. Ratu ini setelah menerima surat dari Nabi Sulaiman AS yang isinya seruan untuk taat kepada Allah dan menyembah kepada-Nya, lalu dia meminta pendapat kepada kaumnya dan bermusyawarah untuk mengambil sebuah putusan bersama.
Firman Allah SWT:
"Berkata dia (Balqis), 'Hai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini), aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).'
Mereka menjawab, 'Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang luar hiasa (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah yang akan kamu perintahkan'." (QS An-Naml: 32-33).
Kemudian dia berkata, sebagaimana yang telah difirmankan Allah SWT:
"Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang terhormat jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat." (QS An-Naml: 34).
Baca juga: Nabi Sulaiman Pindahkan Istana Balqis Sebelum Mata Berkedip, Begini Kisahnya
Buku Fatawa Qardhawi : Permasalahan, Pemecahan dan Hikmah karya Syaikh Yusuf Al-Qardhawi (1990) memaparkan kesimpulan dari pendapat ratu tersebut ialah bahwa penguasa-penguasa di dunia ini jika mereka hendak menguasai suatu negeri, maka mereka akan merusak dua hal, yaitu merusak negara dan moral penduduknya.
Oleh karena itu, di dalam Al-Qur'an telah disebutkan nama-nama wanita selain wanita-wanita yang tersebut di atas, yang ada hubungannya dengan kisahnya masing-masing. Misalnya, ibu Nabi Isa AS , Maryam Al-Batul.
Beliau adalah satu-satunya wanita yang namanya disebutkan dalam Al-Quran dengan nama depannya. Maryam mewakili segala sesuatu yang murni dan memegang posisi terhormat dalam Islam. Allah SWT menjadikan Maryam salah satu surah dalam Al-Quran, yang merupakan suatu kehormatan luar biasa.
“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang sesama dengan kamu).” (Surat Ali Imran Ayat 42)
Baca juga: Kisah Hikmah : Pakaian Malu Istri Nabi Musa
Kita simak lagi kisah ratu Balqis di negeri Yaman, yang terkenal adil dan memiliki jiwa demokrasi. Ratu ini setelah menerima surat dari Nabi Sulaiman AS yang isinya seruan untuk taat kepada Allah dan menyembah kepada-Nya, lalu dia meminta pendapat kepada kaumnya dan bermusyawarah untuk mengambil sebuah putusan bersama.
Firman Allah SWT:
"Berkata dia (Balqis), 'Hai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini), aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).'
Mereka menjawab, 'Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang luar hiasa (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah yang akan kamu perintahkan'." (QS An-Naml: 32-33).
Kemudian dia berkata, sebagaimana yang telah difirmankan Allah SWT:
"Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang terhormat jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat." (QS An-Naml: 34).
Baca juga: Nabi Sulaiman Pindahkan Istana Balqis Sebelum Mata Berkedip, Begini Kisahnya
Buku Fatawa Qardhawi : Permasalahan, Pemecahan dan Hikmah karya Syaikh Yusuf Al-Qardhawi (1990) memaparkan kesimpulan dari pendapat ratu tersebut ialah bahwa penguasa-penguasa di dunia ini jika mereka hendak menguasai suatu negeri, maka mereka akan merusak dua hal, yaitu merusak negara dan moral penduduknya.
Oleh karena itu, di dalam Al-Qur'an telah disebutkan nama-nama wanita selain wanita-wanita yang tersebut di atas, yang ada hubungannya dengan kisahnya masing-masing. Misalnya, ibu Nabi Isa AS , Maryam Al-Batul.
Beliau adalah satu-satunya wanita yang namanya disebutkan dalam Al-Quran dengan nama depannya. Maryam mewakili segala sesuatu yang murni dan memegang posisi terhormat dalam Islam. Allah SWT menjadikan Maryam salah satu surah dalam Al-Quran, yang merupakan suatu kehormatan luar biasa.
“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang sesama dengan kamu).” (Surat Ali Imran Ayat 42)
(mhy)
Lihat Juga :